-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Pages

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Perawatan Accelator 2 IPA Gunung Pangilun Selesai, Perumda Air Minum Padang Kawal Pemulihan Distribusi hingga ke Rumah Pelanggan

Rabu, 23 September 2026 | September 23, 2026 WIB Last Updated 2026-09-23T13:47:36Z

Perawatan Accelator 2 IPA Gunung Pangilun Selesai, Perumda Air Minum Padang Kawal Pemulihan Distribusi hingga ke Rumah Pelanggan



AK47, Padang  - Setelah melalui rangkaian pekerjaan rehabilitasi, perhatian Perumda Air Minum Kota Padang kini beralih pada satu tahapan penting: memastikan sistem pengolahan dan distribusi air kembali bekerja secara optimal hingga air benar-benar mengalir lancar ke rumah-rumah pelanggan.


Direktur Operasional Perumda Air Minum Kota Padang, Afrizal Kuning, turun langsung memeriksa pekerjaan perawatan accelerator 2 Instalasi Pengolahan Air (IPA) Gunung Pangilun, Rabu (23/9/2026).


Peninjauan ini menjadi bagian dari upaya memastikan seluruh tahapan pekerjaan berjalan sesuai rencana. Tidak hanya melihat kondisi fisik fasilitas, Afrizal juga memastikan kesiapan sistem untuk memasuki tahapan pemulihan setelah proses rehabilitasi.


Menurut Afrizal, selesainya pekerjaan rehabilitasi belum berarti pelayanan air langsung kembali seperti kondisi normal. Masih ada sejumlah proses teknis yang harus dilalui agar sistem pengolahan dan jaringan distribusi dapat kembali bekerja secara aman, bertahap dan stabil.


"Setelah pekerjaan rehabilitasi selesai, kita tidak bisa langsung membuka distribusi secara penuh. Ada tahapan yang harus dilakukan dengan cermat, mulai dari normalisasi, flushing, sampai pengecekan tekanan di wilayah-wilayah yang terdampak selama proses rehabilitasi," ujar Afrizal.


Tak Sekadar Mengalir, Air Harus Kembali Stabil


Afrizal menjelaskan, proses pemulihan pelayanan membutuhkan pengawasan menyeluruh. Air yang telah melalui proses pengolahan harus dialirkan secara bertahap ke jaringan, sementara kondisi tekanan pada masing-masing wilayah terus dipantau.


Hal tersebut penting karena karakteristik jaringan distribusi tidak sama di setiap kawasan. Ada wilayah yang lebih cepat menerima aliran, sementara wilayah lainnya membutuhkan waktu lebih lama untuk kembali mendapatkan tekanan air yang optimal.


Karena itu, proses normalisasi dilakukan secara bertahap sembari tim teknis melakukan pengecekan di lapangan.


"Target kita bukan sekadar air kembali mengalir. Yang kita pastikan adalah air dapat mengalir dengan tekanan yang sesuai dan distribusinya kembali stabil. Karena itu, setiap tahapan harus kita kawal," tegasnya.


Tahapan flushing juga menjadi bagian penting dalam proses pemulihan. Setelah pekerjaan pada fasilitas pengolahan, jaringan perlu dipastikan berada dalam kondisi yang siap untuk mendukung distribusi air kepada pelanggan.


Tim Perumda Air Minum Kota Padang pun terus melakukan pemantauan terhadap wilayah-wilayah yang terdampak selama proses rehabilitasi.


Afrizal memastikan, apabila ditemukan kendala di lapangan, petugas akan segera melakukan penanganan agar proses pemulihan tidak berlarut-larut.


"Kita terus monitor. Tim tidak hanya bekerja di instalasi, tetapi juga melihat kondisi jaringan dan tekanan di wilayah pelanggan. Kalau ada titik yang membutuhkan penanganan, kita tindak lanjuti secepat mungkin," katanya.


Apresiasi untuk Kementerian PU, BPBPK dan Hutama Karya


Di tengah proses pemulihan tersebut, Afrizal menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan terhadap rehabilitasi kedua accelerator IPA Gunung Pangilun.


Ucapan terima kasih secara khusus disampaikan kepada Kementerian Pekerjaan Umum, BPBPK, Hutama Karya, serta seluruh pihak yang telah ikut membantu dan memberikan dukungan terhadap pekerjaan tersebut.


"Atas nama Perumda Air Minum Kota Padang, kami menyampaikan terima kasih kepada Kementerian PU, BPBPK, Hutama Karya dan seluruh pihak yang telah membantu serta memberikan support terhadap perbaikan kedua accelerator IPA Gunung Pangilun," ungkap Afrizal.


Menurutnya, kolaborasi berbagai pihak menjadi bagian penting dalam menjaga keberlangsungan sistem penyediaan air minum bagi masyarakat.


Ia menilai, perbaikan infrastruktur pengolahan air bukan hanya berbicara mengenai pekerjaan konstruksi atau perawatan fasilitas, tetapi menyangkut keberlanjutan pelayanan publik yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat sehari-hari.


"Ini bukan semata-mata pekerjaan memperbaiki fasilitas. Di balik pekerjaan ini ada kebutuhan masyarakat yang harus kita layani. Karena itu, seluruh proses harus kita pastikan berjalan dengan baik," ujarnya.


Pelanggan Diminta Bersabar, Tim Tetap Bergerak


Afrizal memahami bahwa selama proses rehabilitasi, sebagian pelanggan merasakan dampak terhadap distribusi air. Karena itu, ia menyampaikan apresiasi atas kesabaran, doa dan dukungan yang diberikan pelanggan kepada Perumda Air Minum Kota Padang.


"Terima kasih kepada seluruh pelanggan atas doa, dukungan dan pengertiannya selama proses rehabilitasi accelerator 2 IPA Gunung Pangilun. Kami memahami bahwa air merupakan kebutuhan dasar masyarakat, sehingga kami terus berupaya agar proses pemulihan ini berjalan secepat dan sebaik mungkin," katanya.


Ia menegaskan, Perumda Air Minum Kota Padang tidak akan berhenti pada selesainya pekerjaan fisik. Pengawasan terhadap sistem akan terus dilakukan sampai distribusi air benar-benar kembali stabil.


"Kita kawal sampai pelayanan kembali normal. Bagi kami, pekerjaan belum selesai hanya karena pekerjaan fisiknya selesai. Ukuran akhirnya adalah ketika air bisa kembali diterima pelanggan dengan distribusi yang lancar dan tekanan yang baik," kata Afrizal.


Pernyataan tersebut sekaligus menegaskan bahwa proses pemulihan pelayanan menjadi perhatian utama Perumda Air Minum Kota Padang.


Saat ini, tahapan normalisasi, flushing dan pengecekan tekanan terus dilakukan secara bertahap. Petugas juga disiagakan untuk melakukan penanganan apabila terdapat gangguan pada jaringan distribusi.


Informasi Gangguan melalui Kanal Resmi


Perumda Air Minum Kota Padang mengimbau pelanggan untuk tetap mengikuti perkembangan informasi melalui kanal komunikasi resmi perusahaan.


Bagi pelanggan yang mengalami gangguan distribusi atau membutuhkan informasi terkait pelayanan, dapat menghubungi call center, WhatsApp (WA), maupun akun Instagram resmi Perumda Air Minum Kota Padang.


Perumda Air Minum Kota Padang memastikan proses pemulihan akan terus dikawal di lapangan.


Sebab, di balik setiap tetes air yang mengalir dari keran pelanggan, terdapat rangkaian proses panjang yang harus dijaga mulai dari instalasi pengolahan, jaringan distribusi, tekanan air hingga pemantauan langsung di lapangan.


Dan setelah rehabilitasi accelerator IPA Gunung Pangilun, pekerjaan berikutnya adalah memastikan seluruh rangkaian tersebut kembali terhubung secara optimal, sehingga pelayanan air minum kepada masyarakat Kota Padang dapat berjalan semakin andal.


(AK)


#Padang #PerumdaAirMinum #Headline

×
Berita Terbaru Update