-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Pages

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Air Baku Makin Keruh, Produksi Air Bersih Perumda Padang Terdampak, Armada Suplai Dikerahkan

Minggu, 20 September 2026 | September 20, 2026 WIB Last Updated 2026-09-20T14:09:32Z

Air Baku Makin Keruh, Produksi Air Bersih Perumda Padang Terdampak, Armada Suplai Dikerahkan



AK47, Padang - Hujan yang mengguyur kawasan hulu sungai membawa dampak hingga ke sistem pelayanan air bersih di Kota Padang. Material lumpur dan sedimen yang terbawa arus membuat kekeruhan air baku terus meningkat, sehingga proses pengolahan air di Perumda Air Minum Kota Padang belum dapat berjalan secara maksimal.


Situasi tersebut diperberat dengan sedang berlangsungnya perbaikan Accelerator 2, salah satu bagian dari sistem pengolahan air. Pekerjaan teknis ini membuat kapasitas produksi otomatis mengalami pengurangan pada saat kebutuhan pelanggan justru tetap tinggi.


Kondisi itu kemudian berdampak pada sebagian pelanggan yang mengalami gangguan atau kesulitan mendapatkan pasokan air bersih.


Direktur Operasional Perumda Air Minum Kota Padang, Afrizal Kuning, mengatakan peningkatan kekeruhan air baku kali ini terutama dipengaruhi faktor alam.


Kekeruhan air baku saat ini terus meningkat. Hujan yang terjadi di daerah hulu membawa lumpur dan material sedimen masuk ke aliran sungai. Kondisi air baku seperti ini tentu berpengaruh langsung terhadap proses pengolahan, karena kemampuan instalasi juga memiliki batas maksimal dalam mengolah air dengan tingkat kekeruhan yang tinggi,” ujar Afrizal.


Menurutnya, Perumda Air Minum harus menyesuaikan proses dan kapasitas produksi dengan kondisi air baku yang masuk. Perusahaan tidak bisa sekadar mengejar jumlah produksi, tetapi juga harus memastikan air yang dihasilkan melalui proses pengolahan tetap memenuhi ketentuan kualitas.


Kami harus menjaga keseimbangan antara kuantitas dan kualitas. Ketika air baku sangat keruh, proses pengolahan membutuhkan penanganan lebih. Jadi produksi tidak bisa dipaksakan seperti kondisi normal,” katanya.




Diperberat Perbaikan Accelerator 2


Persoalan tidak hanya datang dari kondisi alam. Pada waktu yang sama, Perumda Air Minum Kota Padang juga tengah melakukan perbaikan Accelerator 2.


Pekerjaan tersebut diperlukan untuk menjaga dan meningkatkan keandalan sistem pengolahan. Namun selama proses perbaikan berlangsung, kapasitas produksi ikut terdampak.


Saat ini Accelerator 2 juga sedang dalam proses perbaikan. Ini secara otomatis mengurangi kapasitas produksi. Jadi kondisi yang kami hadapi memang bersamaan, air baku sedang sangat keruh sementara salah satu bagian sistem pengolahan juga sedang diperbaiki,” jelas Afrizal.


Kombinasi kedua kondisi tersebut membuat pelayanan kepada pelanggan harus dilakukan dengan strategi operasional yang lebih ketat.


Perumda Air Minum terus memantau kondisi air baku sekaligus mengoptimalkan fasilitas yang masih dapat dioperasikan. Di sisi lain, pelayanan terhadap pelanggan yang mengalami kesulitan air juga dilakukan melalui pendistribusian air menggunakan armada tangki yang tersedia.


Permintaan Tinggi, Armada Terbatas


Persoalan berikutnya adalah tingginya permintaan air bersih dari masyarakat yang terdampak.


Afrizal mengakui, jumlah armada yang tersedia belum sebanding dengan banyaknya permintaan yang masuk. Karena itu, distribusi air dilakukan secara bertahap berdasarkan daftar pelanggan yang telah melaporkan kebutuhan.


Armada kami terbatas, sementara permintaan sangat banyak. Karena itu, kami melakukan pengantaran secara bertahap. Semua permintaan yang sudah masuk sudah kami data dan masuk dalam list pengantaran,” ungkapnya.


Ia memastikan pelanggan yang telah mengajukan permintaan bantuan air bersih tidak diabaikan.


Bagi pelanggan yang mengalami kesulitan air, kami pastikan permintaannya akan kami tindak lanjuti. Hanya saja, karena jumlah armada terbatas dan permintaan cukup tinggi, tentu pengantaran membutuhkan waktu dan dilakukan berdasarkan antrean serta kondisi di lapangan,” tegas Afrizal.


Ia pun meminta pelanggan untuk tidak panik dan tetap bersabar selama proses pemulihan berlangsung.


Menurut Afrizal, Perumda Air Minum memahami betul bahwa air merupakan kebutuhan dasar masyarakat. Karena itu, setiap laporan pelanggan menjadi perhatian perusahaan.


Kami mohon masyarakat, khususnya pelanggan yang terdampak, untuk bersabar. Kami memahami kebutuhan air sangat penting. Semua permintaan yang sudah masuk tetap menjadi perhatian kami dan akan kami antarkan. Kami terus berupaya agar pelayanan dapat kembali normal secepat mungkin,” ujarnya.


Tak Sekadar Mengejar Produksi


Afrizal menegaskan, dalam kondisi air baku yang mengalami kekeruhan tinggi, Perumda Air Minum tidak dapat hanya berorientasi pada peningkatan volume produksi.


Ada proses pengolahan yang harus dilakukan secara hati-hati agar kualitas air yang dihasilkan tetap terjaga.


Kami tidak ingin mengambil langkah yang hanya mengejar produksi tetapi mengabaikan kualitas. Air baku yang sangat keruh harus diolah dengan proses yang tepat. Karena itu, penyesuaian produksi merupakan bagian dari upaya menjaga kualitas pelayanan kepada masyarakat,” katanya.


Kondisi tersebut sekaligus menunjukkan bahwa pelayanan air bersih sangat dipengaruhi oleh berbagai faktor, mulai dari kondisi cuaca dan lingkungan di daerah hulu hingga kesiapan infrastruktur pengolahan di instalasi.


Hujan di kawasan hulu mungkin berlangsung dalam waktu singkat, namun dampaknya terhadap kualitas air baku dapat berlangsung hingga air kembali berada pada kondisi yang memungkinkan untuk diolah secara optimal.


Sementara itu, pekerjaan perbaikan Accelerator 2 juga terus dilakukan agar sistem pengolahan dapat kembali beroperasi dengan kapasitas yang lebih optimal.


Perumda Air Minum Kota Padang memastikan kedua persoalan tersebut terus dipantau secara intensif.


Kami terus melakukan pemantauan dan penanganan. Begitu kondisi air baku membaik dan pekerjaan perbaikan selesai, kapasitas produksi akan kami optimalkan kembali. Untuk saat ini, kami fokus menjaga proses pengolahan, sekaligus membantu pelanggan yang mengalami kesulitan melalui distribusi air,” tutur Afrizal.


Di tengah kondisi tersebut, masyarakat diimbau tetap menggunakan air secara bijak dan menyampaikan laporan apabila mengalami gangguan pelayanan.


Perumda Air Minum Kota Padang juga meminta pengertian pelanggan terhadap proses distribusi air tangki yang harus dilakukan secara bergiliran.


“Yang paling penting, pelanggan jangan khawatir. Semua permintaan yang sudah masuk kami catat. Kami akan berupaya memenuhi kebutuhan tersebut sesuai kemampuan armada yang ada. Kami tidak tinggal diam dan terus bekerja agar kondisi pelayanan segera kembali normal,” pungkas Afrizal.


(AK)


#Headline #PerumdaAirMinum #Padang

×
Berita Terbaru Update