-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Pages

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Hujan Ekstrem Hentikan Produksi Air Bersih di Kota Padang, Dirut Perumda: Tampung Air Gunakan Secara Bijak dan Tetap Waspada

Senin, 03 Agustus 2026 | Agustus 03, 2026 WIB Last Updated 2026-08-03T09:58:54Z

   Hujan Ekstrem Hentikan Produksi Air Bersih di Kota Padang, Dirut Perumda: Tampung Air Gunakan Secara Bijak dan Tetap Waspada



AK47, PadangHujan berintensitas tinggi yang mengguyur Kota Padang sejak Minggu malam (2/8) hingga Senin (3/8) tidak hanya meningkatkan risiko banjir, tetapi juga melumpuhkan sistem produksi air bersih Perumda Air Minum Kota Padang. Tingginya debit sungai yang membawa lumpur, pasir, kayu, dan berbagai material lainnya memaksa perusahaan menghentikan operasional seluruh intake atau pintu pengambilan air baku.


Akibatnya, seluruh Instalasi Pengolahan Air (IPA) tidak dapat memproduksi air bersih karena tingkat kekeruhan air sungai telah melampaui kapasitas pengolahan. Keputusan menghentikan produksi diambil sebagai langkah preventif untuk memastikan kualitas air yang didistribusikan kepada masyarakat tetap memenuhi standar kesehatan.


Gangguan ini berdampak pada terganggunya distribusi air bersih di sejumlah wilayah Kota Padang. Sebagian pelanggan mengalami penurunan tekanan air, sementara kawasan lain berpotensi mengalami penghentian aliran sementara hingga kondisi sungai kembali normal.


Humas Perumda Air Minum Kota Padang, Adhie Zein, menjelaskan bahwa kondisi air baku saat ini tidak memungkinkan untuk diproses.


"Kekeruhan air sungai berada pada level yang sangat tinggi akibat material yang terbawa arus. Demi menjaga kualitas air yang diterima pelanggan, seluruh intake kami hentikan sementara sampai kondisi air baku kembali layak diolah," jelasnya.


Meski produksi terhenti, aktivitas di lapangan tidak berhenti. Tim teknis Perumda tetap disiagakan di seluruh titik intake untuk memantau perkembangan cuaca, debit sungai, dan tingkat kekeruhan air. Begitu kondisi memungkinkan, petugas akan segera membersihkan material yang menyumbat intake dan mengoperasikan kembali instalasi pengolahan secara bertahap.


Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Padang, Hendra Pebrizal, menegaskan bahwa penghentian operasional merupakan keputusan yang harus diambil demi melindungi kualitas layanan kepada masyarakat.


"Kami memahami gangguan ini menimbulkan ketidaknyamanan bagi pelanggan. Namun, kami tidak ingin mengambil risiko dengan mengolah air baku yang kualitasnya tidak memenuhi standar. Prioritas kami adalah memastikan setiap tetes air yang diterima masyarakat tetap aman, bersih, dan layak digunakan," tegas Hendra.


Ia mengatakan seluruh jajaran Perumda saat ini bekerja penuh untuk mempercepat proses pemulihan. Pembersihan intake akan dilakukan segera setelah debit sungai menurun dan tingkat kekeruhan air berangsur normal.


Di tengah kondisi cuaca yang masih berpotensi hujan lebat, Hendra mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dengan menyiapkan cadangan air bersih di rumah masing-masing.


"Kami mengajak seluruh pelanggan agar memanfaatkan air yang masih mengalir untuk ditampung sebagai persediaan. Gunakan air secara hemat dan bijaksana, utamakan untuk kebutuhan penting seperti minum, memasak, dan sanitasi. Langkah sederhana ini akan sangat membantu apabila cuaca ekstrem masih berlanjut dalam beberapa waktu ke depan," ujarnya.


Hendra juga meminta masyarakat tidak panik dan terus mengikuti informasi resmi dari Perumda Air Minum Kota Padang terkait perkembangan pelayanan.


"Tim kami terus bekerja siang dan malam di lapangan. Begitu kondisi sungai membaik, seluruh intake akan segera dioperasikan kembali dan distribusi air dipulihkan secara bertahap. Kami memohon doa dan dukungan masyarakat agar cuaca segera membaik sehingga pelayanan dapat kembali normal," katanya.


Menurut Hendra, peristiwa ini menjadi pengingat bahwa perubahan cuaca ekstrem tidak hanya berdampak pada meningkatnya potensi banjir dan longsor, tetapi juga mengancam keberlangsungan layanan air bersih yang menjadi kebutuhan dasar masyarakat.


Perumda Air Minum Kota Padang menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pelanggan. Perusahaan memastikan seluruh sumber daya telah dikerahkan untuk mempercepat pemulihan sehingga pelayanan air bersih dapat kembali normal sesegera mungkin setelah kondisi sungai stabil.


Selama proses pemulihan berlangsung, Perumda mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, tidak melakukan penggunaan air secara berlebihan, serta menampung air secukupnya sebagai langkah antisipasi hingga produksi dan distribusi kembali berjalan normal.


(AK)


#Headline #Padang #Banjir #Peristiwa #Daerah #PetumdaAirMinum 

×
Berita Terbaru Update