-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Pages

Indeks Berita

Tag Terpopuler

BGN Sapu Bersih MBG! 833 Dapur Dibekukan, Ratusan Pegawai Dipecat, ASN Diduga Terlibat Judi Online dan Penyelewengan Dana

Senin, 27 Juli 2026 | Juli 27, 2026 WIB Last Updated 2026-07-27T12:41:00Z

BGN Sapu Bersih MBG! 833 Dapur Dibekukan, Ratusan Pegawai Dipecat, ASN Diduga Terlibat Judi Online dan Penyelewengan Dana



AK47, Jakarta Badan Gizi Nasional (BGN) melakukan operasi bersih-bersih besar-besaran terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Sebanyak 833 dapur MBG dibekukan secara permanen, 261 pegawai non-ASN dipecat, sementara sejumlah ASN dan PPPK kini berada di ambang pemecatan setelah diduga melakukan pelanggaran disiplin berat, mulai dari dugaan penyelewengan dana program hingga keterlibatan dalam judi online.


Langkah tegas itu diumumkan langsung oleh Kepala BGN, Sudaryono, dalam konferensi pers di Kantor BGN, Senin (27/7/2026). Ia menegaskan tidak ada lagi toleransi bagi mitra maupun pegawai yang merusak integritas program unggulan pemerintah tersebut.

 

"Kami telah menemukan ada 833 dapur yang kami suspend per hari ini," kata Sudaryono.


Berbeda dengan kebijakan sebelumnya, kali ini dapur yang dibekukan langsung ditutup dan tidak lagi menerima pembayaran dari negara.

 

"Kalau dulu disuspend masih dibayar. Sekarang tidak. Sudah suspend, tutup, tidak dibayar. Ini karena pelanggaran," tegasnya.


833 Dapur Tumbang, Wilayah Timur Paling Banyak


Data BGN menunjukkan pembekuan terjadi hampir di seluruh Indonesia dengan rincian:

  • Sumatra: 98 dapur
  • Jawa dan Madura: 311 dapur
  • Kalimantan, Sulawesi, Bali, NTT, Maluku, dan Papua: 424 dapur


Artinya, lebih dari separuh dapur yang disanksi berada di kawasan Indonesia Timur.


BGN menyebut seluruh dapur tersebut telah melalui proses evaluasi sebelum akhirnya dijatuhi sanksi permanen.


Keracunan, Sanitasi Buruk hingga IPAL Bermasalah


Sudaryono mengungkapkan, pembekuan dilakukan bukan tanpa alasan. Tim pengawas menemukan berbagai pelanggaran serius yang dinilai berpotensi membahayakan kesehatan penerima manfaat Program MBG.


Pelanggaran yang ditemukan antara lain:

  • Standar kebersihan dapur yang buruk.
  • Sanitasi tidak memenuhi ketentuan.
  • Dugaan kasus keracunan makanan.
  • Kualitas makanan di bawah standar.
  • Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) tidak memenuhi syarat.
  • Tidak mematuhi standar operasional yang telah ditetapkan BGN.


Menurutnya, seluruh pengelola sebenarnya telah diberi kesempatan untuk memperbaiki kekurangan tersebut. Namun, sebagian tetap mengabaikan peringatan.

 

"Sudah kami beri tenggat waktu untuk memperbaiki, tetapi tetap tidak dilakukan. Karena itu kami suspend secara permanen," ujar Sudaryono.


Tak Hanya Dapur, Pegawai BGN Ikut Disapu Bersih


Gelombang penindakan tidak berhenti pada mitra penyedia makanan.


BGN juga mengumumkan telah memecat 261 pegawai non-ASN, terdiri dari:

  • 224 pegawai non-ASN
  • 37 tenaga ahli


Keputusan tersebut diambil setelah investigasi internal menemukan dugaan pelanggaran disiplin.

 

"Per hari ini kami telah memberhentikan 261 pegawai non-ASN," ungkap Sudaryono.


ASN Terancam Dipecat, Dugaan Judi Online dan Penyelewengan Dana Mengemuka


Yang lebih mengejutkan, BGN juga menemukan sembilan ASN dan PPPK yang diduga melakukan pelanggaran disiplin berat.


Mereka kini tengah diproses dan berpotensi diberhentikan.


Selain itu, 39 ASN lainnya dijatuhi sanksi disiplin ringan berupa mutasi, demosi hingga sanksi administrasi.


Sudaryono mengungkapkan, dua dugaan pelanggaran yang paling serius adalah keterlibatan dalam judi online serta dugaan mengambil atau menyalahgunakan uang Program Makan Bergizi Gratis.

 

"Jangan dipikir mengambil uang sedikit itu tidak ketahuan. Sekarang informasi sangat mudah. Kami investigasi, orangnya mengaku. Demi menyelamatkan yang banyak bekerja dengan baik, kami harus menghukum orang-orang yang mencoreng nama baik lembaga," tegasnya.


Pesan Keras BGN: Tidak Ada Ampun bagi Pelanggar


Langkah besar yang diambil BGN menjadi sinyal bahwa pemerintah mulai memperketat pengawasan terhadap Program Makan Bergizi Gratis yang menyangkut anggaran besar dan jutaan penerima manfaat.


Pembekuan ratusan dapur sekaligus pemecatan ratusan pegawai menunjukkan bahwa pelanggaran terhadap standar keamanan pangan, penyimpangan administrasi, maupun dugaan penyalahgunaan kewenangan tidak lagi ditoleransi.


Ke depan, BGN memastikan evaluasi akan terus dilakukan terhadap seluruh mitra dan pegawai. Siapa pun yang terbukti melanggar aturan akan dikenai sanksi tegas, dengan tujuan menjaga kualitas layanan, melindungi kesehatan masyarakat, dan mempertahankan kepercayaan publik terhadap Program Makan Bergizi Gratis.


(AK)


#Nasional #DapurMBG #BadanGiziNasional #Headline

×
Berita Terbaru Update