-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Pages

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Tersangka Narkoba Kabur Saat Diborgol, Dua Hari Kemudian Ditemukan Meninggal di Batang Agam Begini Keterangan Polisi

Kamis, 10 September 2026 | September 10, 2026 WIB Last Updated 2026-09-10T17:24:18Z

Tersangka Narkoba Kabur Saat Diborgol, Dua Hari Kemudian Ditemukan Meninggal di Batang Agam Begini Keterangan Polisi 



AK47, Payakumbuh — Misteri kematian N (37), tersangka kasus narkotika yang sebelumnya melarikan diri saat berada dalam pengamanan polisi, kini memasuki tahap pemeriksaan lebih mendalam.


N ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di pinggiran aliran Sungai Batang Agam, Kelurahan Koto Kociak Kubu Tapak Rajo, Kecamatan Payakumbuh Barat, Kamis (10/9/2026), sekitar pukul 14.00 WIB.


Peristiwa ini menjadi sorotan karena N sebelumnya diamankan Satresnarkoba Polres Payakumbuh dalam pengungkapan kasus narkotika di kawasan Pasar Ibuh Blok Timur, Selasa (8/9/2026) malam.


Lebih jauh, N disebut masih dalam kondisi terborgol ketika berhasil meloloskan diri dari pengamanan petugas.


Dua hari berselang, pencarian terhadap dirinya berakhir dengan penemuan jenazah di kawasan aliran Sungai Batang Agam.


Rangkaian peristiwa inilah yang kemudian dijelaskan secara resmi oleh Polres Payakumbuh dalam press release yang digelar di Aula Rupattama Polres Payakumbuh, Kamis (10/9/2026).


Kapolres Payakumbuh AKBP Irwan Andeta, S.I.K., didampingi Wakapolres Payakumbuh Kompol Romarpus Almi, S.H., M.H., serta Kasat Narkoba AKP Gusmanto, S.H., M.H., memaparkan kronologi pengungkapan kasus narkotika hingga ditemukannya N dalam keadaan meninggal dunia.


Empat Orang Diamankan, Sabu dan Ganja Disita


Kapolres Payakumbuh menjelaskan, kasus tersebut bermula dari pengungkapan tindak pidana narkotika pada Selasa, 8 September 2026, sekitar pukul 19.00 WIB.


Lokasi pengungkapan berada di kawasan Pasar Ibuh Blok Timur, Payakumbuh.


Dalam operasi tersebut, personel Satresnarkoba mengamankan empat orang yang kemudian menjadi tersangka, terdiri dari tiga laki-laki dan satu perempuan.


Tidak hanya mengamankan para tersangka, polisi juga menemukan sejumlah barang bukti narkotika.


Barang bukti tersebut terdiri dari satu paket sabu-sabu ukuran sedang, 29 paket kecil sabu-sabu yang diduga siap diedarkan, serta dua paket narkotika jenis ganja kering.


Namun, ketika proses pengamanan berlangsung, situasi berubah.


Salah seorang tersangka, N, tiba-tiba berhasil melepaskan salah satu ikatan borgolnya.


Saat itu, tangan kiri N berhasil terlepas dari borgol, sedangkan tangan kanannya masih dalam keadaan terborgol.


Dalam kondisi tersebut, N kemudian mengambil kesempatan untuk melarikan diri.


Masih Terborgol, N Kabur ke Arah Sungai


N melarikan diri ke arah aliran Sungai Batang Agam yang berada di sekitar lokasi penangkapan.


Petugas Satresnarkoba yang mengetahui kejadian tersebut langsung melakukan pengejaran.


Namun, pencarian pada saat itu belum menemukan keberadaan N.


Kawasan aliran sungai kemudian menjadi salah satu titik yang diperhatikan dalam upaya mencari tersangka.


Meski telah dilakukan pengejaran, N belum berhasil ditemukan hingga akhirnya dua hari kemudian warga menemukan sesosok mayat di kawasan yang masih berada di sekitar aliran Sungai Batang Agam.


Informasi penemuan mayat tersebut kemudian ditindaklanjuti kepolisian.


Setelah dilakukan pemeriksaan dan identifikasi awal, jenazah tersebut diketahui merupakan N, tersangka perkara narkotika yang sebelumnya melarikan diri saat diamankan.


Dari Pelarian Berujung Kematian


Peristiwa tersebut menyisakan sejumlah pertanyaan yang kini harus dijawab melalui proses penyelidikan dan pemeriksaan secara objektif.


Apa yang sebenarnya terjadi terhadap N setelah berhasil melarikan diri?


Bagaimana kondisi N selama berada di sekitar kawasan sungai?


Dan yang paling penting, apa penyebab pasti kematian tersangka tersebut?


Polres Payakumbuh memastikan pertanyaan-pertanyaan tersebut tidak akan dijawab hanya berdasarkan dugaan.


Kepolisian memilih menempuh prosedur pemeriksaan medis melalui autopsi terhadap jenazah.


Autopsi untuk Pastikan Penyebab Kematian


AKBP Irwan Andeta menjelaskan, autopsi dilakukan sebagai langkah untuk memastikan penyebab kematian N secara objektif sekaligus menjadi bagian dari prosedur hukum.


Langkah tersebut menjadi penting karena N ditemukan meninggal dunia setelah sebelumnya melarikan diri dari pengamanan polisi dan menuju kawasan aliran Sungai Batang Agam.


Hasil autopsi nantinya akan menjadi salah satu bahan penting bagi penyidik dalam melakukan pendalaman terhadap rangkaian peristiwa.


Kepolisian tidak ingin penyebab kematian hanya disimpulkan berdasarkan kondisi ketika jenazah ditemukan ataupun spekulasi yang berkembang di tengah masyarakat.


Pemeriksaan medis akan memberikan dasar ilmiah bagi penyidik untuk mengetahui penyebab kematian dan membantu menyusun rangkaian peristiwa secara lebih utuh.


Dengan demikian, proses penanganan kasus tidak berhenti pada ditemukannya jenazah.


Sebaliknya, kepolisian masih memiliki pekerjaan penting untuk memastikan seluruh fakta terungkap secara terang.


Publik Menunggu Titik Terang


Kematian N kini menjadi bagian dari dua perkara yang saling berkaitan: pengungkapan kasus narkotika dan penyelidikan mengenai kematiannya setelah melarikan diri dari pengamanan.


Perkara narkotika sendiri bermula dari pengungkapan terhadap empat tersangka dengan barang bukti sabu dan ganja.


Sementara itu, kematian N membutuhkan pemeriksaan tersendiri untuk memastikan penyebabnya.


Polres Payakumbuh menegaskan bahwa seluruh proses akan dilakukan berdasarkan prosedur hukum yang berlaku.


Hasil autopsi dan pemeriksaan lanjutan nantinya diharapkan mampu menjawab berbagai pertanyaan yang muncul sejak N melarikan diri hingga akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.


Untuk sementara, satu hal telah dipastikan: N yang pada Selasa malam masih berstatus tersangka dalam perkara narkotika, dua hari kemudian ditemukan meninggal di pinggiran Batang Agam.


Kini, publik menunggu hasil pemeriksaan medis dan penyelidikan kepolisian untuk mengetahui secara pasti apa yang terjadi di antara dua titik waktu tersebut.


(AK)


#Headline #PenemuanMayat #Peristiwa 

×
Berita Terbaru Update