-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Pages

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Geger di Padang! Pelajar Diduga Belajar Merakit Bom dari Internet, Ledakan di MAN 3 Seret Densus 88 Turun Tangan

Selasa, 14 Juli 2026 | Juli 14, 2026 WIB Last Updated 2026-07-14T12:50:01Z

Geger di Padang! Pelajar Diduga Belajar Merakit Bom dari Internet, Ledakan di MAN 3 Seret Densus 88 Turun Tangan



AK47, Padang  Ledakan yang mengguncang lingkungan MAN 3 Padang membuka fakta mengejutkan. Seorang pelajar berinisial R (17) diduga merakit sendiri perangkat yang meledak setelah mengaku mempelajari pembuatan bahan peledak melalui internet. Pengakuan tersebut kini menjadi fokus penyelidikan Densus 88 Antiteror Polri bersama Polda Sumatera Barat.


Kasus ini bukan sekadar insiden ledakan di lingkungan sekolah. Aparat kini menelusuri bagaimana seorang remaja diduga mampu memperoleh pengetahuan, bahan, hingga merakit perangkat tersebut secara mandiri tanpa diketahui orang tuanya.


Juru Bicara Densus 88 Antiteror Polri, Kombes Mayndra Eka Wardhana, mengungkapkan bahwa berdasarkan pemeriksaan awal, R mengaku belajar merakit bahan peledak melalui berbagai sumber di dunia maya.


"Pelaku juga mengaku mempelajari pembuatan bahan peledak secara daring," ujar Mayndra, Selasa (14/7/2026).


Dirakit Diam-Diam di Rumah


Pemeriksaan sementara mengungkap perangkat yang diduga sebagai bom rakitan itu dirakit sendiri di rumah. Seluruh bahan disebut dibeli secara daring tanpa sepengetahuan keluarga.


Yang lebih mengkhawatirkan, penyidik juga menemukan pengakuan bahwa R bergabung dalam sejumlah grup daring yang membahas pembuatan bahan peledak. Fakta ini memperkuat dugaan adanya paparan konten berbahaya yang kini sedang ditelusuri aparat.


Meski demikian, Densus 88 menegaskan seluruh pengakuan tersebut masih dalam tahap verifikasi dan pendalaman sehingga belum dapat disimpulkan sebagai fakta hukum yang final.


Motif Masih Diselidiki, Dugaan Sasaran Didalami


Hingga kini, penyidik masih memburu jawaban atas pertanyaan terbesar dalam kasus ini: mengapa perangkat tersebut dibuat dan untuk siapa?


Informasi mengenai dugaan adanya target tertentu masih semata-mata berasal dari keterangan pelaku dan belum dapat dipastikan. Aparat masih memeriksa saksi, menganalisis barang bukti, serta menelusuri jejak digital untuk mengungkap motif sebenarnya.


Barang Bukti Disita


Dari hasil penyelidikan, aparat mengamankan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan kasus ini, antara lain kotak hitam, tas hitam, telepon genggam, petasan, pisau, anak panah, kelereng, baut, serta sejumlah barang lainnya yang kini sedang diperiksa secara forensik.


Seluruh barang bukti tersebut akan menjadi bagian penting dalam mengungkap bagaimana perangkat itu dibuat dan apakah ada pihak lain yang terlibat.


Tak Ada Korban, Alarm Serius bagi Dunia Pendidikan


Beruntung, insiden ledakan di MAN 3 Padang tidak menimbulkan korban jiwa maupun korban luka. Namun, peristiwa ini menjadi alarm serius karena terjadi di lingkungan pendidikan dan melibatkan seorang pelajar.


Densus 88 bersama Polda Sumatera Barat masih terus mendalami seluruh rangkaian peristiwa, mulai dari proses perakitan perangkat, aktivitas digital pelaku, kemungkinan adanya pengaruh dari komunitas daring, hingga motif di balik dugaan aksinya.


Kasus ini menjadi pengingat bahwa ancaman radikalisasi maupun paparan konten berbahaya di ruang digital dapat menyasar siapa saja, termasuk kalangan pelajar. Karena itu, hasil penyidikan yang sedang berlangsung diharapkan mampu mengungkap secara utuh fakta di balik insiden yang menggegerkan Kota Padang tersebut.


(AK)


#Headline #Peristiwa #Daeeah #Padang #LedakanBom

×
Berita Terbaru Update