-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Pages

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Geger di MAN 3 Padang! Dugaan Bom Rakitan Bikin Heboh, Densus 88 Turun Tangan Amankan Pelajar 17 Tahun

Selasa, 14 Juli 2026 | Juli 14, 2026 WIB Last Updated 2026-07-14T11:11:30Z

Geger di MAN 3 Padang! Dugaan Bom Rakitan Bikin Heboh, Densus 88 Turun Tangan Amankan Pelajar 17 Tahun



AK47, Padang Aktivitas belajar di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Padang mendadak lumpuh pada Selasa (14/7/2026) sekitar pukul 11.30 WIB setelah petugas keamanan sekolah menemukan sebuah benda mencurigakan yang diduga sebagai bom rakitan. Penemuan itu memicu kepanikan dan membuat aparat bergerak cepat mengamankan lokasi.


Tak lama setelah laporan diterima, personel Polda Sumatera Barat bersama Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri langsung diterjunkan ke lokasi. Kawasan sekolah segera disterilkan untuk memastikan tidak ada ancaman lanjutan yang dapat membahayakan ratusan warga sekolah.


Dalam pemeriksaan awal, petugas mengamankan berbagai barang yang diduga berkaitan dengan perangkat tersebut. Barang bukti yang disita meliputi sebuah kotak hitam, tas hitam, telepon genggam, petasan, pisau, anak panah, kelereng, baut, serta sejumlah barang lainnya yang kini sedang dianalisis oleh penyidik.


Dari hasil penyelidikan awal, aparat mengamankan seorang pelajar berinisial R (17) yang diduga sebagai pemilik barang-barang tersebut. Berdasarkan pengakuan awal kepada penyidik, R mengaku merakit perangkat yang diduga sebagai bahan peledak di rumah menggunakan bahan-bahan yang dibeli secara daring tanpa diketahui orang tuanya.


Temuan lain yang mengejutkan, R juga mengaku pernah bergabung dalam sejumlah grup daring yang membahas pembuatan bahan peledak. Namun, Densus 88 menegaskan bahwa seluruh pengakuan tersebut masih dalam tahap verifikasi dan belum dapat disimpulkan sebagai fakta akhir.


"Pelaku juga mengaku telah bergabung dalam sejumlah grup daring yang membahas pembuatan bahan peledak. Seluruh pengakuan tersebut masih dalam proses verifikasi dan pendalaman lebih lanjut oleh aparat penegak hukum," kata Juru Bicara Densus 88 Antiteror Polri, Kombes Pol. Mayndra Eka Wardhana, dalam keterangan tertulis.


Beruntung, insiden ini tidak menimbulkan korban jiwa maupun korban luka. Kesigapan petugas keamanan sekolah yang segera melaporkan temuan tersebut dinilai menjadi faktor penting dalam mencegah potensi risiko yang lebih besar.


Hingga kini, Densus 88 bersama Polda Sumatera Barat masih memburu fakta di balik kasus tersebut. Penyidik terus memeriksa sejumlah saksi, menelusuri asal-usul barang bukti, mendalami aktivitas digital pelaku, serta mengungkap motif di balik dugaan perakitan perangkat tersebut.


Kasus ini menjadi sorotan serius karena memperlihatkan bagaimana akses terhadap informasi berbahaya di ruang digital dapat menyeret remaja pada aktivitas yang berisiko tinggi. Aparat mengimbau masyarakat untuk tidak berspekulasi mengenai kasus ini dan menunggu hasil penyelidikan resmi yang masih terus berlangsung.


(AK)


#Headline #Peristiwa #Padang #Daerah #BomRakitan

×
Berita Terbaru Update