-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Pages

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Brigjen Aries Syahbudin Jadi Kakorlantas Polri, Gantikan Irjen Wibowo dalam Mutasi 199 Perwira

Sabtu, 10 Oktober 2026 | Oktober 10, 2026 WIB Last Updated 2026-10-11T05:17:33Z

Brigjen Aries Syahbudin Jadi Kakorlantas Polri, Gantikan Irjen Wibowo dalam Mutasi 199 Perwira



AK47, Jakarta - Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto kembali melakukan perombakan di tubuh Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri). Sebanyak 199 perwira tinggi (Pati) dan perwira menengah (Pamen) masuk dalam daftar mutasi terbaru, yang turut menyentuh sejumlah jabatan strategis di Markas Besar (Mabes) Polri.


Salah satu perubahan penting terjadi pada jabatan Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri. Brigjen Pol. Aries Syahbudin dipercaya mengisi posisi tersebut, menggantikan Irjen Pol. Wibowo.


Selain itu, pergantian juga terjadi pada posisi Wakil Kepala Badan Intelijen dan Keamanan (Wakabaintelkam) Polri. Jabatan tersebut kini dipercayakan kepada Brigjen Pol. Anom Setyadji, menggantikan Irjen Pol. Wawan Muliawan yang bergeser menjadi Analis Kebijakan Utama Bidang Gadikwa Lemdiklat Polri.


Mutasi tersebut tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2251/X/KEP/2026 tertanggal 10 Oktober 2026. Kebijakan ini menjadi bagian dari penataan personel di lingkungan Polri, dengan sejumlah perwira memperoleh penugasan baru sesuai kebutuhan organisasi.


Aries Syahbudin Pimpin Korps Lalu Lintas Polri


Penunjukan Brigjen Pol. Aries Syahbudin sebagai Kakorlantas Polri menjadi salah satu sorotan dalam mutasi kali ini. Posisi tersebut memiliki peran penting dalam pelaksanaan fungsi kepolisian di bidang lalu lintas, mulai dari pengaturan dan pengawasan lalu lintas hingga peningkatan keselamatan pengguna jalan.


Korlantas Polri juga memiliki tanggung jawab dalam mendukung kelancaran mobilitas masyarakat, mengantisipasi kepadatan kendaraan, serta mengoptimalkan pelayanan lalu lintas di berbagai wilayah.


Dengan penugasan baru tersebut, kepemimpinan Aries akan berada pada posisi strategis yang berkaitan langsung dengan kebutuhan masyarakat sehari-hari. Pelaksanaan tugas di bidang lalu lintas tidak hanya menyangkut ketertiban di jalan raya, tetapi juga bagaimana pelayanan kepolisian dapat berjalan secara efektif, profesional, dan responsif.


Pergantian dari Irjen Pol. Wibowo kepada Brigjen Pol. Aries Syahbudin menandai perubahan kepemimpinan di salah satu unsur penting Mabes Polri.


Meski demikian, mutasi jabatan tidak serta-merta berarti perubahan seluruh program yang telah berjalan. Keberlanjutan kebijakan, penyesuaian terhadap kebutuhan masyarakat, serta peningkatan kualitas pelayanan tetap menjadi bagian penting dari pelaksanaan tugas pejabat yang baru.


Wakabaintelkam Juga Berganti


Perubahan berikutnya terjadi di lingkungan Badan Intelijen dan Keamanan (Baintelkam) Polri. Brigjen Pol. Anom Setyadji mendapat amanah sebagai Wakabaintelkam Polri, menggantikan Irjen Pol. Wawan Muliawan.


Sementara itu, Wawan Muliawan mendapat penugasan baru sebagai Analis Kebijakan Utama Bidang Gadikwa Lemdiklat Polri.


Perubahan ini menambah daftar pergantian personel pada jabatan strategis di lingkungan Mabes Polri. Baintelkam memiliki fungsi penting dalam penyelenggaraan intelijen keamanan, termasuk mendukung deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.


Dalam pelaksanaan tugas kepolisian, fungsi intelijen menjadi salah satu unsur pendukung pengambilan keputusan. Informasi yang akurat dan analisis yang tepat dibutuhkan untuk membantu mengantisipasi berbagai potensi gangguan sebelum berkembang menjadi persoalan yang lebih luas.


Dengan penempatan pejabat baru, kesinambungan pelaksanaan tugas dan koordinasi antarsatuan menjadi hal penting agar fungsi organisasi tetap berjalan sesuai tanggung jawabnya.


Adapun penugasan Wawan Muliawan di lingkungan Lemdiklat Polri menempatkannya pada bidang analisis kebijakan yang berkaitan dengan tugas pendidikan dan pengembangan personel kepolisian.


Polri: Mutasi Bagian dari Dinamika Organisasi


Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir menjelaskan bahwa mutasi dan rotasi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi sekaligus mekanisme pembinaan karier personel.


Menurutnya, penempatan personel dilakukan dengan mempertimbangkan kebutuhan organisasi, kompetensi, rekam jejak, serta integritas masing-masing anggota.


“Prinsip meritokrasi menjadi bagian penting agar setiap personel yang mendapat amanah jabatan mampu menjalankan tugas secara profesional dan bertanggung jawab,” ujar Johnny dalam keterangannya, Minggu (11/10/2026).


Pernyataan tersebut menegaskan bahwa mutasi bukan semata-mata perpindahan jabatan, melainkan juga bagian dari upaya menempatkan personel sesuai kebutuhan institusi.


Dalam organisasi kepolisian dengan cakupan tugas yang luas, rotasi jabatan menjadi salah satu mekanisme untuk menyesuaikan komposisi personel, mengembangkan pengalaman kedinasan, serta menjaga kesinambungan pelaksanaan fungsi kepolisian.


Namun, penempatan jabatan strategis pada akhirnya juga membawa tanggung jawab besar. Setiap pejabat dituntut mampu menerjemahkan kebijakan organisasi menjadi pelaksanaan tugas yang terukur dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.


Pejabat Baru Diminta Segera Beradaptasi


Johnny juga menyampaikan apresiasi kepada para pejabat yang telah menyelesaikan tugasnya dan memberikan kontribusi bagi organisasi Polri.


Pengabdian para pejabat sebelumnya, menurut dia, diharapkan menjadi landasan bagi pejabat yang baru untuk melanjutkan program yang telah berjalan sekaligus meningkatkan kinerja sesuai bidang tugas masing-masing.


Kepada para personel yang memperoleh penugasan baru, Johnny berharap mereka dapat segera beradaptasi dengan lingkungan kerja, memahami karakteristik wilayah maupun satuan kerja, serta menjaga kesinambungan pelaksanaan program.


“Setiap pejabat diharapkan segera menyesuaikan diri, menjaga integritas, serta menghadirkan kinerja yang profesional dan responsif. Pada akhirnya, seluruh pelaksanaan tugas kepolisian harus berorientasi pada pelayanan dan kepentingan masyarakat,” katanya.


Pesan tersebut menjadi penekanan bahwa keberhasilan rotasi jabatan tidak cukup diukur dari terisinya posisi yang kosong. Kinerja pejabat setelah menerima amanah baru, kualitas koordinasi, dan kemampuan menjawab kebutuhan masyarakat merupakan bagian penting dari pelaksanaan tugas.


Ujian Sesungguhnya Ada pada Kinerja dan Pelayanan Publik


Di tengah perubahan susunan pejabat, masyarakat tetap menaruh perhatian pada bagaimana institusi kepolisian menjalankan tugasnya secara profesional dan akuntabel.


Pada bidang lalu lintas, perhatian masyarakat antara lain berkaitan dengan kelancaran perjalanan, keselamatan berkendara, penegakan aturan yang adil, serta kualitas pelayanan administrasi kendaraan.


Sementara pada bidang intelijen keamanan, efektivitas deteksi dini, koordinasi antarsatuan, dan dukungan terhadap pemeliharaan keamanan dan ketertiban menjadi bagian penting dari pelaksanaan tugas.


Karena itu, pergantian pejabat di lingkungan Mabes Polri membawa harapan agar pelaksanaan tugas semakin terarah dan pelayanan kepada masyarakat terus ditingkatkan.


Johnny menegaskan, penguatan organisasi melalui mutasi jabatan harus sejalan dengan komitmen Polri untuk meningkatkan kualitas pelayanan serta kepercayaan publik.


“Semangat tersebut sejalan dengan tagline Polri ‘Polisi Bersama Masyarakat’. Polri akan terus berupaya hadir dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” tutup Johnny.


Dengan ditetapkannya mutasi terhadap 199 Pati dan Pamen melalui surat telegram tertanggal 10 Oktober 2026, perhatian kini tertuju pada pelaksanaan tugas para pejabat yang mendapat penugasan baru.


Bagi Brigjen Pol. Aries Syahbudin dan Brigjen Pol. Anom Setyadji, jabatan baru tersebut membawa tanggung jawab untuk memastikan fungsi organisasi berjalan optimal. Pada akhirnya, ukuran penting dari sebuah pergantian kepemimpinan bukan hanya perubahan nama di struktur jabatan, melainkan juga kualitas pelaksanaan tugas dan manfaat yang dirasakan masyarakat.


(AK)


#KakorlantasPolri #Nasional #Polri #Headline

×
Berita Terbaru Update