-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Pages

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Menembus Batas Negeri, Ekspedisi Andalas Hadirkan Asa di Muaro Sungai Lolo: Dari Pemeriksaan Gratis hingga Edukasi Obat yang Menyelamatkan

Minggu, 02 Agustus 2026 | Agustus 02, 2026 WIB Last Updated 2026-08-02T09:16:04Z

Menembus Batas Negeri, Ekspedisi Andalas Hadirkan Asa di Muaro Sungai Lolo: Dari Pemeriksaan Gratis hingga Edukasi Obat yang Menyelamatkan



AK47, Sumatera Barat Di balik hamparan perbukitan dan akses jalan yang tak selalu mudah dilalui, masih banyak masyarakat yang harus berjuang untuk mendapatkan layanan kesehatan. Namun, keterbatasan itu tak menyurutkan langkah Tim Ekspedisi Andalas. Dengan membawa semangat pengabdian dan kemanusiaan, mereka hadir di Nagari Muaro Sungai Lolo, Kabupaten Solok Selatan, mengantarkan layanan kesehatan langsung ke tengah masyarakat.


Bukan sekadar menggelar pemeriksaan kesehatan gratis, Ekspedisi Andalas juga membawa misi yang lebih besar: membangun kesadaran masyarakat agar mampu menjaga kesehatan secara mandiri melalui edukasi yang sederhana, namun berdampak besar bagi kehidupan sehari-hari.


Pada Rabu (8/7/2026), Los Pasar Lama Jorong Muaro berubah menjadi pusat pelayanan kesehatan. Sejak pagi, warga mulai berdatangan. Ada para lansia yang ingin memastikan tekanan darahnya tetap normal, ibu rumah tangga yang ingin mengetahui kadar gula darah dan kolesterol, hingga orang tua yang membawa anak-anak mereka untuk mengikuti pelayanan Posyandu.


Suasana penuh kehangatan langsung terasa. Tim Ekspedisi Andalas, Bidan Desa Rini, serta kader Posyandu bahu-membahu melayani masyarakat. Tak ada sekat antara mahasiswa, tenaga kesehatan, dan warga. Semua larut dalam semangat yang sama, menghadirkan pelayanan kesehatan yang mudah dijangkau oleh siapa pun.


Sebelum pemeriksaan dimulai, masyarakat mengikuti sesi edukasi kesehatan yang berlangsung interaktif. Salah satu materi utama yang disampaikan adalah DaGuSiBu (Dapatkan, Gunakan, Simpan, dan Buang Obat dengan Benar). Edukasi ini membuka wawasan warga mengenai pentingnya memperoleh obat dari sumber yang tepat, menggunakan sesuai aturan, menyimpan dengan benar, hingga membuang obat kedaluwarsa secara aman agar tidak membahayakan keluarga maupun lingkungan.


Tak sedikit peserta yang mengaku baru memahami bahwa kebiasaan menyimpan obat sembarangan atau mengonsumsi obat tanpa petunjuk tenaga kesehatan dapat menimbulkan risiko serius.


Selain itu, Tim Ekspedisi Andalas juga memberikan sosialisasi mengenai Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Warga diajak memahami manfaat kepesertaan JKN, prosedur memperoleh layanan kesehatan, hingga pentingnya memiliki perlindungan kesehatan sebagai investasi jangka panjang bagi keluarga.


Diskusi berlangsung hidup. Berbagai pertanyaan bermunculan, mulai dari tata cara penggunaan kartu JKN hingga solusi ketika menghadapi kendala saat mengakses fasilitas kesehatan.


Di sisi lain lokasi kegiatan, Posyandu berlangsung dengan penuh keceriaan. Balita menjalani penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan, serta pemantauan tumbuh kembang. Para ibu juga memperoleh penyuluhan mengenai pemenuhan gizi dan pencegahan stunting, sebagai upaya menciptakan generasi yang lebih sehat sejak usia dini.


Memasuki sesi pemeriksaan kesehatan, antusiasme masyarakat semakin tinggi. Warga bergantian menjalani pemeriksaan berat badan, tinggi badan, tekanan darah, kadar gula darah, serta kolesterol. Setiap hasil pemeriksaan langsung dijelaskan oleh tenaga kesehatan, disertai konsultasi mengenai pola hidup sehat, pengaturan pola makan, hingga langkah pencegahan penyakit tidak menular.


Sebagai bentuk pelayanan yang menyeluruh, Bidan Desa Rini bersama panitia juga menyerahkan obat-obatan dan vitamin yang disesuaikan dengan kondisi kesehatan masing-masing peserta. Pendekatan ini memastikan setiap warga memperoleh penanganan yang tepat sesuai kebutuhan medisnya.


Semangat pengabdian tersebut berlanjut dua hari kemudian, Jumat (10/7/2026), ketika Tim Ekspedisi Andalas melanjutkan kegiatan serupa di Jorong Sungai Lolo. Sejak matahari belum tinggi, masyarakat telah memadati lokasi pelayanan. Antusiasme mereka menjadi bukti bahwa kehadiran layanan kesehatan langsung di tengah nagari sangat dinantikan.


Tidak hanya menjalani pemeriksaan kesehatan, warga juga aktif berdiskusi mengenai berbagai persoalan kesehatan yang mereka hadapi. Mulai dari pencegahan hipertensi dan diabetes, pentingnya pemeriksaan kesehatan berkala, hingga penerapan pola hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari.


Kegiatan ini menjadi gambaran bahwa pelayanan kesehatan tidak cukup hanya mengobati penyakit. Edukasi, pencegahan, dan pendampingan masyarakat merupakan fondasi penting dalam menciptakan masyarakat yang sehat dan mandiri.


Kolaborasi antara Tim Ekspedisi Andalas, Bidan Desa Rini, kader Posyandu, serta masyarakat Nagari Muaro Sungai Lolo membuktikan bahwa perubahan dapat dimulai dari langkah-langkah sederhana yang dilakukan bersama. Ketika ilmu pengetahuan bertemu dengan semangat pengabdian, batas geografis bukan lagi penghalang untuk menghadirkan pelayanan yang berkualitas.


Ekspedisi Andalas tidak sekadar datang membawa alat kesehatan dan obat-obatan. Mereka membawa harapan, menumbuhkan kesadaran, serta meninggalkan jejak pengabdian yang diharapkan terus hidup di tengah masyarakat. Sebab, kesehatan bukanlah kemewahan yang hanya dinikmati sebagian orang, melainkan hak setiap warga negara yang harus dapat dijangkau, bahkan hingga ke pelosok negeri.


(AK)


#Headline #UniversitasAndalas #SumateraBarat

×
Berita Terbaru Update