-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Pages

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Malam Berdarah di Bayang: Dua Remaja Luka Bacok, 13 Orang Diciduk Polisi

Selasa, 18 Agustus 2026 | Agustus 18, 2026 WIB Last Updated 2026-08-19T06:17:00Z

Malam Berdarah di Bayang: Dua Remaja Luka Bacok, 13 Orang Diciduk Polisi



AK47, PESISIR SELATAN Malam yang seharusnya sunyi berubah mencekam di Kampung Luhung, Kenagarian Pasar Baru, Kecamatan Bayang, Kabupaten Pesisir Selatan. Dua kelompok remaja terlibat bentrokan pada dini hari hingga berujung jatuhnya korban luka akibat senjata tajam.


Peristiwa itu terjadi pada 18 Agustus 2026 sekitar pukul 02.00 WIB. Aksi kekerasan tersebut sontak membuat warga resah. Pertikaian antarremaja yang pecah di tengah malam itu bukan lagi sekadar keributan biasa, tetapi telah berubah menjadi aksi kekerasan yang menyebabkan dua orang terluka.


Dua remaja dilaporkan menjadi korban. Salah seorang mengalami luka robek di bagian belakang telinga, sementara korban lainnya mengalami luka akibat sabetan senjata tajam di bagian kepala.


Darah yang tertumpah dalam peristiwa tersebut menjadi alarm keras bahwa aksi kekerasan jalanan di kalangan remaja tidak bisa dipandang sebelah mata.


Polisi Tak Beri Ruang Pelaku Melarikan Diri


Begitu mendapat laporan, aparat kepolisian langsung bergerak.


Tim Opsnal Satreskrim Polres Pesisir Selatan bersama personel Polsek Bayang melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap pihak-pihak yang diduga terlibat.


Gerak cepat polisi membuahkan hasil. Belum genap 24 jam, sebanyak 13 orang remaja berhasil diamankan.


Mereka diduga memiliki keterlibatan dalam aksi pengeroyokan yang terjadi di lokasi kejadian. Para remaja tersebut kemudian dibawa ke kepolisian untuk menjalani pemeriksaan dan pendalaman.


Penangkapan dalam jumlah cukup banyak itu menunjukkan bahwa polisi tidak ingin membiarkan kasus tersebut berkembang menjadi persoalan yang lebih besar.


Terlebih, bentrokan antarkelompok berpotensi memicu aksi balasan jika tidak segera diputus.


Satu Persatu Peran Pelaku Dibongkar


Kini penyidik tengah mengurai peran masing-masing dari 13 remaja yang diamankan.


Polisi akan mendalami siapa yang memulai aksi kekerasan, siapa yang melakukan pengeroyokan, siapa yang menggunakan senjata tajam, serta bagaimana bentrokan tersebut bisa terjadi.


Barang bukti yang berkaitan dengan perkara juga telah diamankan untuk kepentingan penyidikan.


Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan konstruksi perkara berdasarkan fakta dan alat bukti, bukan sekadar dugaan.


Dengan demikian, proses hukum nantinya dapat menentukan siapa yang benar-benar memiliki peran dalam aksi kekerasan tersebut.


Terancam Jerat Pasal 170 KUHP


Kasus ini berpotensi menyeret para pelaku ke ranah pidana.


Mereka terancam dijerat Pasal 170 KUHP, yakni ketentuan mengenai kekerasan yang dilakukan secara bersama-sama di muka umum.


Ancaman hukumannya dapat mencapai lebih dari lima tahun penjara, tergantung unsur perbuatan dan akibat yang terbukti dalam proses hukum.


Namun, karena para terduga pelaku masih berusia remaja, aparat juga wajib menerapkan ketentuan khusus apabila terdapat pelaku yang masuk kategori anak sesuai peraturan perundang-undangan.


Jangan Sampai Remaja Menjadi Akrab dengan Kekerasan


Bentrokan di Kampung Luhung menyisakan pesan keras bagi semua pihak.


Perselisihan antarremaja yang tidak segera dihentikan dapat berubah menjadi kekerasan serius. Ketika senjata tajam mulai digunakan, persoalan tidak lagi sekadar soal gengsi atau pertikaian sesaat, tetapi sudah menyentuh persoalan hukum dan keselamatan jiwa.


Polisi kini masih melakukan pendalaman terhadap perkara tersebut.


Sementara itu, warga berharap pengungkapan kasus ini menjadi langkah tegas agar aksi kekerasan jalanan tidak kembali terjadi di wilayah Bayang.


13 remaja telah diamankan. Dua orang terluka. Dan satu pertanyaan besar kini berada di tangan penyidik: apa sebenarnya yang memicu malam berdarah di Kampung Luhung itu?


Jawabannya akan dibongkar melalui proses penyidikan yang masih berjalan.


(AK)


#Headline #Peristiwa #Daerah #KabupatenPesisirSelatan

×
Berita Terbaru Update