
Langkah Kecil di Atas KRI Teluk Kendari, Mimpi Besar Pelajar Padang Mengenal Dunia Pertahanan Indonesia
AK47, Padang – Derap langkah ratusan pelajar memenuhi geladak Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) Teluk Kendari yang bersandar di Pelabuhan Teluk Bayur, Kota Padang, Jumat (7/8/2026). Dengan wajah penuh rasa ingin tahu, mereka menyusuri lorong-lorong kapal, mengamati ruang kendali, hingga mendengarkan penjelasan personel TNI Angkatan Laut mengenai berbagai fungsi kapal perang yang selama ini hanya mereka lihat melalui buku, televisi, maupun media sosial.
Kunjungan tersebut menjadi pengalaman yang tidak hanya menghadirkan wisata edukasi, tetapi juga membuka jendela pengetahuan baru tentang dunia kemaritiman, pertahanan negara, dan pengabdian kepada bangsa. Bagi sebagian besar pelajar, inilah kali pertama mereka menginjakkan kaki di atas kapal perang milik TNI Angkatan Laut.
Sejak memasuki kawasan pelabuhan, antusiasme para siswa sudah terlihat. Mereka bergantian mengabadikan momen, mengajukan berbagai pertanyaan kepada prajurit TNI AL, hingga memperhatikan setiap penjelasan mengenai sistem operasional kapal. Rasa penasaran itu semakin besar ketika mereka diajak melihat langsung pusat pengendalian, ruang-ruang operasional, serta mengetahui fungsi setiap lantai dan bagian kapal yang memiliki peran penting dalam menjalankan misi pertahanan negara.
Di balik suasana penuh semangat tersebut, kunjungan ini juga menjadi ruang belajar yang memberikan pengalaman nyata di luar kelas. Para siswa diajak memahami bahwa menjaga kedaulatan Indonesia bukan hanya menjadi tugas prajurit, tetapi juga membutuhkan dukungan generasi muda yang memiliki wawasan, kecintaan terhadap tanah air, serta semangat untuk terus belajar.
Salah satu rombongan yang mengikuti kunjungan edukatif tersebut berasal dari SMP IT Adzkia Padang. Puluhan siswa kelas VIII datang bersama guru pendamping untuk memanfaatkan kesempatan langka itu sebagai bagian dari pembelajaran yang menghubungkan teori dengan pengalaman langsung.
Guru pendamping SMP IT Adzkia Padang, Sasri Putri Yulia, mengatakan kegiatan tersebut memiliki nilai edukasi yang sangat besar karena mampu memberikan pengalaman yang tidak mungkin diperoleh melalui proses belajar di dalam kelas.
Menurutnya, melihat secara langsung bagaimana sebuah kapal perang beroperasi dapat memperluas cara pandang siswa mengenai dunia kemaritiman sekaligus mengenalkan berbagai profesi yang berperan penting dalam menjaga keamanan negara.
"Kesempatan seperti ini sangat jarang didapatkan. Kegiatan ini bagus untuk edukasi sekaligus memberikan motivasi kepada anak-anak. Kami membawa siswa SMP agar mereka mengenal lebih banyak profesi dan peluang di masa depan. Mudah-mudahan pengalaman ini dapat memunculkan bakat, minat, dan semangat mereka dalam meraih cita-cita," ujar Sasri.
Ia menilai kegiatan semacam ini mampu menumbuhkan rasa ingin tahu sekaligus membangun karakter siswa melalui pengalaman belajar yang menyenangkan. Tidak hanya memperoleh ilmu pengetahuan baru, para pelajar juga belajar mengenai pentingnya disiplin, tanggung jawab, kerja sama, dan dedikasi yang menjadi bagian dari kehidupan seorang prajurit.
Sasri juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Padang yang telah menghadirkan program edukatif tersebut bagi masyarakat.
"Semangat terus untuk Pemerintah Kota Padang dalam melakukan berbagai perubahan dan mendukung dunia pendidikan. Semoga kegiatan seperti ini dapat terus diadakan secara berkala karena sangat bermanfaat bagi anak-anak," katanya.
Kesan mendalam juga dirasakan salah seorang siswi kelas VIII SMP IT Adzkia Padang, Keisha Shafira Zahra. Baginya, kunjungan ke KRI Teluk Kendari memberikan pengalaman belajar yang berbeda dari biasanya.
Selama berada di atas kapal, Keisha mengaku banyak memperoleh pengetahuan baru mengenai cara kerja kapal perang, mulai dari pusat pengendalian hingga fungsi setiap bagian kapal yang saling terhubung dalam mendukung operasional.
"Saya jadi belajar tentang kegunaan kapal ini, bagaimana pusat pengendalinya, serta mengetahui fungsi setiap lantai yang ada di dalam kapal. Pengalaman ini sangat menambah wawasan saya," tuturnya.
Menurut Keisha, pengalaman tersebut tidak hanya menyenangkan, tetapi juga membuatnya semakin memahami pentingnya peran TNI Angkatan Laut dalam menjaga keamanan wilayah laut Indonesia.
"Bagus, seru. Semoga kegiatan seperti ini sering diadakan lagi," ujarnya.
Lebih dari sekadar melihat kapal perang dari dekat, kunjungan ke KRI Teluk Kendari menjadi momentum penting dalam menanamkan semangat nasionalisme kepada generasi muda. Para pelajar diajak memahami bahwa Indonesia sebagai negara kepulauan membutuhkan kekuatan maritim yang tangguh untuk menjaga wilayah perairan yang luas sekaligus melindungi kedaulatan bangsa.
Melalui kegiatan tersebut, siswa tidak hanya memperoleh pengetahuan tentang teknologi dan sistem operasional kapal perang, tetapi juga belajar menghargai pengabdian para prajurit yang setiap hari menjalankan tugas menjaga laut Indonesia.
Pengalaman menyusuri lorong-lorong KRI Teluk Kendari mungkin hanya berlangsung beberapa jam. Namun, ilmu pengetahuan, inspirasi, dan semangat yang dibawa pulang para pelajar diyakini akan bertahan jauh lebih lama. Dari atas geladak kapal perang itu, lahir harapan agar semakin banyak generasi muda yang mencintai dunia kemaritiman, menghargai perjuangan para penjaga laut, dan berani bermimpi untuk menjadi bagian dari masa depan Indonesia.
(AK)
#Headline #Padang #Daerah