-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Pages

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Dari Dojo dan Kolam Renang Menuju Panggung Nasional, Dua Siswa SMPN 25 Padang Siap Harumkan Sumatera Barat di O2SN 2026

Rabu, 05 Agustus 2026 | Agustus 05, 2026 WIB Last Updated 2026-08-05T09:09:00Z

Dari Dojo dan Kolam Renang Menuju Panggung Nasional, Dua Siswa SMPN 25 Padang Siap Harumkan Sumatera Barat di O2SN 2026



AK47, PadangSemangat, disiplin, dan kerja keras kembali membuahkan hasil membanggakan bagi dunia pendidikan Kota Padang. Dua pelajar SMP Negeri 25 Padang sukses mengukir prestasi gemilang dengan menjadi juara pada Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat Provinsi Sumatera Barat 2026. Berkat pencapaian tersebut, keduanya resmi dipercaya membawa nama Sumatera Barat pada ajang O2SN tingkat nasional yang akan berlangsung pada September mendatang.


Dua atlet muda itu adalah Veodri Ugraha Marvi, juara cabang pencak silat nomor jurus tunggal, serta Cinta Early, perenang berbakat yang berhasil menjadi yang terbaik pada cabang renang. Prestasi keduanya bukan sekadar kemenangan dalam sebuah kompetisi, melainkan bukti nyata bahwa pembinaan karakter, kedisiplinan, dan bakat yang dilakukan sekolah mampu melahirkan generasi unggul yang siap bersaing di tingkat nasional.


Kepala SMP Negeri 25 Padang, Herry Susanto, mengatakan keberhasilan dua siswanya merupakan buah dari proses panjang yang dibangun melalui latihan, kerja sama, dan dukungan dari berbagai pihak.


"Veodri berhasil menjadi juara pertama tingkat Provinsi Sumatera Barat pada cabang pencak silat, sedangkan Cinta Early menjadi yang terbaik pada O2SN cabang renang tingkat provinsi. Keduanya akan mewakili Sumatera Barat pada O2SN tingkat nasional," ujarnya di SMP Negeri 25 Padang, Rabu (5/8/2026).


Menurut Herry, sekolah tidak hanya berorientasi pada prestasi akademik, tetapi juga terus membuka ruang bagi peserta didik untuk mengembangkan kemampuan di berbagai bidang. Saat ini SMP Negeri 25 Padang memiliki 19 kegiatan ekstrakurikuler yang mencakup olahraga, seni, akademik, hingga penelitian sebagai wadah pengembangan potensi siswa.


Ia menjelaskan, pembinaan prestasi dilakukan melalui kolaborasi antara sekolah, orang tua, dan klub olahraga. Sekolah memberikan dukungan penuh terhadap pendidikan dan pengembangan karakter siswa, sementara pembinaan teknis atlet dilakukan secara berkelanjutan oleh para pelatih di klub masing-masing.


"Yang terpenting adalah anak-anak memiliki cita-cita tinggi, disiplin, dan semangat juang. Prestasi tidak datang dengan sendirinya, tetapi diraih melalui latihan yang sungguh-sungguh. Nilai inilah yang ingin kami tanamkan kepada seluruh siswa," tegasnya.


Di balik medali emas yang kini diraih, tersimpan perjuangan panjang yang tidak mudah. Bagi Veodri Ugraha Marvi, latihan enam kali dalam sepekan telah menjadi bagian dari rutinitas hidupnya. Kedisiplinan itu menjadi modal utama untuk menghadapi persaingan yang lebih berat pada O2SN tingkat nasional.


"Saya berlatih enam kali dalam seminggu sebagai persiapan menghadapi O2SN tingkat nasional pada September nanti. Terima kasih kepada SMP Negeri 25 Padang, terutama Bapak Kepala Sekolah, yang selalu memberikan dukungan," kata Veodri.


Sementara itu, Cinta Early datang dengan sederet prestasi yang membuat namanya semakin diperhitungkan di dunia renang pelajar. Siswi kelas IX.1 tersebut mengoleksi tujuh medali emas, satu medali perak, dan satu medali perunggu pada Kejuaraan Daerah (Kejurda). Tak berhenti di sana, ia juga memborong empat medali emas dan empat medali perak pada Yuyong Series.


Untuk menghadapi O2SN nasional, Cinta meningkatkan intensitas latihannya menjadi 15 kali dalam sepekan. Latihan pagi dan sore dijalaninya dengan penuh komitmen demi mewujudkan impian mengibarkan nama Sumatera Barat di podium nasional.


"Untuk persiapan nasional, intensitas latihan saya ditingkatkan menjadi 15 kali dalam seminggu. Saya berterima kasih kepada SMP Negeri 25 Padang, Dinas Pendidikan, serta Bapak Wali Kota dan Wakil Wali Kota Padang yang telah memberikan dukungan kepada saya," ujarnya.


Keberhasilan Veodri dan Cinta menjadi bukti bahwa pembinaan olahraga di sekolah yang didukung Pemerintah Kota Padang melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan berjalan pada jalur yang tepat. Sinergi antara sekolah, keluarga, pelatih, dan pemerintah telah melahirkan atlet-atlet muda yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga memiliki karakter kuat, disiplin, dan semangat pantang menyerah.


Kini, harapan masyarakat Kota Padang dan Sumatera Barat bertumpu pada dua atlet muda tersebut. Dengan bekal pengalaman, kerja keras, serta dukungan penuh dari berbagai pihak, Veodri Ugraha Marvi dan Cinta Early siap menantang atlet-atlet terbaik dari seluruh Indonesia demi mempersembahkan prestasi tertinggi dan mengharumkan nama daerah di panggung Olimpiade Olahraga Siswa Nasional 2026.


(AK)


#Headline #Padang #Olahraga #Daerah

×
Berita Terbaru Update