-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Pages

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Peremajaan Accelator IPA Gunung Pangilun Masuki Tahap Kritis, Perumda Air Minum Kota Padang Bongkar Total Struktur Berusia Puluhan Tahun

Sabtu, 25 Juli 2026 | Juli 25, 2026 WIB Last Updated 2026-07-26T05:49:41Z

Peremajaan Accelator IPA Gunung Pangilun Masuki Tahap Kritis, Perumda Air Minum Kota Padang Bongkar Total Struktur Berusia Puluhan Tahun



AK47, Padang – Upaya Perumda Air Minum Kota Padang dalam menjaga keandalan layanan air bersih memasuki babak penting. Salah satu komponen vital di Instalasi Pengolahan Air (IPA) Gunung Pangilun, yakni accelator atau bak clarifier, kini tengah menjalani pembongkaran total sebagai bagian dari program rehabilitasi instalasi yang telah beroperasi selama puluhan tahun.


Langkah ini bukan sekadar pekerjaan konstruksi biasa. Di balik pembongkaran tersebut tersimpan misi besar untuk memastikan proses pengolahan air tetap berjalan optimal, aman, dan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat Kota Padang dalam jangka panjang.


Saat ini, pekerjaan difokuskan pada pembongkaran rangka tube settler, yakni struktur penyangga modul pengendap flok yang menjadi salah satu komponen utama dalam proses sedimentasi air. Hingga hari ini, 8 dari 12 keping tube settler berhasil dibongkar. Setelah seluruh rangka bagian atas selesai dilepas, pekerjaan akan dilanjutkan dengan pembongkaran rangka bawah yang selama ini menopang seluruh beban tube settler di dalam accelator.


Tahapan ini menjadi pekerjaan paling krusial karena kondisi rangka lama telah mengalami korosi cukup berat akibat usia pemakaian dan paparan air secara terus-menerus. Hasil pemeriksaan teknis menunjukkan bahwa besi penyangga tidak lagi memiliki kekuatan yang memadai untuk menopang berat modul tube settler beserta volume air selama proses pengolahan berlangsung.


Apabila tetap dipertahankan, kondisi tersebut berpotensi mengganggu stabilitas operasional instalasi bahkan meningkatkan risiko kerusakan yang lebih besar. Oleh karena itu, Perumda Air Minum Kota Padang memutuskan melakukan penggantian secara menyeluruh demi menjamin keamanan dan keandalan sistem pengolahan air.


Secara teknis, accelator di IPA Gunung Pangilun merupakan unit solids-contact clarifier berkapasitas sekitar 250 liter per detik. Unit ini memiliki kedalaman efektif sekitar 4 hingga 5 meter dengan waktu detensi rata-rata satu jam, sehingga mampu menggabungkan tiga proses utama pengolahan air koagulasi, flokulasi, dan sedimentasi dalam satu tangki sirkular.


Di dalam unit inilah partikel-partikel halus yang masih melayang di dalam air baku diproses hingga membentuk flok, kemudian diendapkan sebelum air dialirkan menuju unit filtrasi. Kinerja accelator sangat menentukan kualitas air yang akan diproses pada tahap berikutnya.


Pembongkaran total dilakukan bukan hanya untuk mengganti struktur yang telah aus, tetapi juga membuka akses pemeriksaan menyeluruh terhadap seluruh bagian internal instalasi. Selama proses tersebut, endapan yang telah menumpuk selama bertahun-tahun dibersihkan, kondisi komponen diperiksa secara detail, serta potensi kerusakan yang selama ini tersembunyi dapat diidentifikasi sejak dini.


Langkah ini diharapkan mampu mengembalikan performa sistem sehingga proses pengolahan air menjadi lebih efisien, stabil, dan menghasilkan kualitas air yang semakin baik.


Setelah seluruh struktur lama selesai dibongkar, pekerjaan akan berlanjut dengan pemasangan rangka kolom dan balok baru sebagai struktur utama, dilanjutkan pemasangan rangka dudukan, hingga pemasangan kembali 444 unit modul tube settler pada masing-masing unit accelator.


Seluruh komponen baru dirancang untuk memiliki daya tahan yang lebih baik sehingga mampu menopang operasional instalasi dalam jangka panjang sekaligus meningkatkan keandalan sistem pengolahan air bersih.


Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Padang Hendra Pebrizal melalui Kasubag Humas Adhie Zein menegaskan bahwa rehabilitasi accelator merupakan investasi infrastruktur yang sangat penting demi menjaga kualitas pelayanan kepada masyarakat.


"Rehabilitasi accelator ini bukan sekadar mengganti besi yang telah berkarat. Ini adalah upaya menyeluruh untuk memastikan jantung instalasi pengolahan air kembali bekerja secara optimal. Kami tidak ingin menunggu hingga terjadi kerusakan yang dapat mengganggu pelayanan kepada pelanggan. Karena itu, langkah preventif melalui peremajaan total menjadi pilihan terbaik," ujar Adhie Zein.


Menurutnya, setiap tahapan pekerjaan dilaksanakan berdasarkan kajian teknis yang matang dan berada di bawah pengawasan ketat agar seluruh struktur yang dibangun memenuhi standar keselamatan, kekuatan konstruksi, serta standar operasional instalasi pengolahan air minum.


"Target kami bukan hanya menyelesaikan pekerjaan tepat waktu, tetapi menghadirkan instalasi yang lebih tangguh, lebih efisien, dan lebih andal. Ketika seluruh rangka baru dan 444 unit tube settler telah terpasang, performa accelator akan meningkat secara signifikan. Dampaknya adalah kualitas proses pengolahan air menjadi lebih optimal sehingga masyarakat memperoleh layanan air minum yang semakin baik, aman, dan berkelanjutan," tutup Adhie Zein.


(AK)


#Headline #PerumdaAirMinum #Padang #Daerah

×
Berita Terbaru Update