-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Pages

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Dari Padang ke Pucuk Komando Sriwijaya: Jejak Mayjen TNI (Purn.) Irwan Zaini, Jenderal Zeni yang Mengharumkan Ranah Minang

Kamis, 04 Juni 2026 | Juni 04, 2026 WIB Last Updated 2026-06-04T10:32:05Z

Dari Padang ke Pucuk Komando Sriwijaya: Jejak Mayjen TNI (Purn.) Irwan Zaini, Jenderal Zeni yang Mengharumkan Ranah Minang



AK47, Padang - Di tengah deretan nama besar perwira tinggi TNI Angkatan Darat, terselip satu sosok putra Minangkabau yang meniti karier dengan senyap, namun meninggalkan jejak kepemimpinan yang kuat. Namanya, Mayjen TNI (Purn.) Irwan Zaini.


Lahir di Kota Padang pada 10 Juni 1963, Irwan Zaini bukan berasal dari keluarga militer ternama. Namun dari tanah yang dikenal melahirkan banyak pemimpin nasional itu, ia tumbuh dengan semangat disiplin, kerja keras, dan tekad untuk mengabdi kepada bangsa.


Perjalanannya menuju puncak karier militer bukanlah jalan pintas. Sebaliknya, ia ditempa oleh medan tugas, pendidikan, dan pengabdian panjang selama puluhan tahun hingga akhirnya dipercaya memimpin salah satu komando teritorial terbesar di Indonesia, yaitu Kodam II/Sriwijaya.


Jenderal Zeni yang Menembus Tradisi


Irwan Zaini merupakan lulusan Akademi Militer dan memilih berkarier di Korps Zeni TNI AD, sebuah kecabangan yang menuntut kemampuan teknik, strategi, dan ketelitian tingkat tinggi.


Korps Zeni sering disebut sebagai "pasukan para insinyur tempur". Mereka bertugas membuka jalur operasi militer, membangun infrastruktur strategis, hingga menangani berbagai tantangan teknis di medan operasi.


Di korps inilah Irwan ditempa. Dari seorang komandan peleton hingga menduduki berbagai posisi strategis, kariernya terus menanjak berkat profesionalisme dan kemampuan manajerial yang mumpuni. Ia pernah menjabat sebagai Komandan Pusdikzi, Kepala Zeni Kodam Brawijaya, hingga Asisten Logistik KSAD sebelum dipercaya mengemban amanah yang lebih besar.


Saat Putra Padang Memimpin Sriwijaya


Puncak pengabdian Irwan Zaini datang ketika ia dipercaya menjadi Panglima Kodam II/Sriwijaya pada tahun 2018. Jabatan ini bukan sekadar promosi, melainkan pengakuan atas kapasitas kepemimpinan yang telah teruji selama puluhan tahun.


Sebagai Pangdam, ia memimpin wilayah pertahanan yang membentang luas di Sumatera bagian selatan, meliputi Sumatera Selatan, Jambi, Bengkulu, Lampung, dan Kepulauan Bangka Belitung. Wilayah ini memiliki tantangan tersendiri, mulai dari keamanan teritorial hingga penanganan bencana dan kebakaran hutan.


Di bawah kepemimpinannya, Kodam II/Sriwijaya dikenal aktif mendukung berbagai program pembangunan daerah, penanggulangan bencana, serta menjaga stabilitas keamanan kawasan. Dedikasinya bahkan mendapat apresiasi dari berbagai kepala daerah di wilayah tugasnya.


Pemimpin yang Tegas dan Dekat dengan Prajurit


Bagi Irwan Zaini, kepemimpinan bukan hanya soal komando. Dalam berbagai kesempatan, ia menekankan pentingnya keteladanan seorang pemimpin dan profesionalisme prajurit. Ia dikenal sebagai figur yang tegas terhadap pelanggaran disiplin, namun dekat dengan anggota di lapangan.


Ketika Sumatera dilanda bencana kabut asap akibat kebakaran hutan, Irwan berada di garis depan koordinasi penanganan bersama pemerintah daerah dan aparat terkait. Sikapnya yang keras terhadap pelaku pembakaran hutan menunjukkan komitmennya menjaga keselamatan masyarakat dan lingkungan.


Kebanggaan Ranah Minang


Menjelang masa purnatugas, Irwan Zaini kemudian mendapat amanah sebagai Perwira Ahli Tingkat III KSAD Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Perdagangan sebelum akhirnya memasuki masa pensiun.


Namun jabatan boleh berakhir, sementara jejak pengabdian tetap dikenang.


Bagi masyarakat Sumatera Barat, nama Mayjen TNI (Purn.) Irwan Zaini menjadi bukti bahwa anak daerah mampu berdiri sejajar di panggung nasional. Dari lorong-lorong Kota Padang hingga ruang komando Kodam II/Sriwijaya, ia menunjukkan bahwa kerja keras, disiplin, dan loyalitas kepada negara dapat membawa seseorang mencapai puncak pengabdian.


Kisah Irwan Zaini bukan hanya cerita seorang jenderal. Ini adalah kisah tentang seorang putra Ranah Minang yang berhasil mengubah mimpi menjadi prestasi, sekaligus mengharumkan nama kampung halamannya di jajaran elite pertahanan Indonesia.


(AK)


#TNI #Tokoh #Headline

×
Berita Terbaru Update