Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Pages

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Misteri Rem Blong di Balik Kecelakaan Maut Padang Besi, Polisi Dalami Penyebab Tabrakan Beruntun Lima Kendaraan

Minggu, 10 Mei 2026 | Mei 10, 2026 WIB Last Updated 2026-05-10T08:21:32Z

AKP Riwal Maulidinata



AK47, PADANG — Dentuman keras memecah suasana pagi di kawasan Jembatan Padang Besi, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang, Minggu (10/5/2026). Dalam hitungan detik, jalur yang biasa dipadati kendaraan itu berubah menjadi lokasi kecelakaan maut beruntun yang mengerikan.


Lima kendaraan terlibat tabrakan hebat. Besi kendaraan ringsek, kaca pecah berserakan di badan jalan, sementara jeritan korban dan kepanikan warga memenuhi lokasi kejadian.


Peristiwa tragis tersebut menyebabkan dua orang meninggal dunia dan lima lainnya mengalami luka-luka. Kini, Satlantas Polresta Padang tengah melakukan penyelidikan mendalam untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan yang mengguncang warga Kota Padang itu.


Sorotan utama penyelidikan mengarah pada dugaan rem blong pada sebuah truk Hino yang diduga menjadi pemicu tabrakan beruntun maut tersebut.


Kasat Lantas Polresta Padang, AKP Riwal Maulidinata, menegaskan bahwa pihaknya belum ingin terburu-buru mengambil kesimpulan sebelum seluruh proses penyelidikan selesai dilakukan.


“Untuk penyebab kecelakaan sementara masih kita dalami. Nanti untuk penyebab pastinya akan kita pastikan kembali setelah proses penyelidikan selesai,” ujarnya saat diwawancarai di lokasi kejadian.


Jalur Maut Berubah Jadi Lautan Besi Ringsek


Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), polisi sementara mencatat ada lima kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan beruntun tersebut. Namun jumlah itu masih mungkin bertambah seiring pendalaman data dan pemeriksaan saksi.


“Sementara dari hasil TKP kita ada lima kendaraan yang terlibat kecelakaan. Apabila ada penambahan jumlah kendaraan yang terlibat akan kami informasikan kembali,” kata AKP Riwal.


Benturan keras membuat beberapa kendaraan mengalami kerusakan parah. Bagian depan mobil hancur, bodi kendaraan penyok berat, bahkan ada kendaraan yang nyaris tak lagi berbentuk akibat kuatnya hantaman.


Warga sekitar yang mendengar suara tabrakan langsung berhamburan menuju lokasi. Sebagian mencoba menolong korban yang terjebak di dalam kendaraan, sementara yang lain membantu mengatur lalu lintas yang langsung lumpuh total.


Evakuasi berlangsung dramatis. Petugas kepolisian bersama warga harus bekerja cepat mengevakuasi korban di tengah kondisi kendaraan yang saling bertumpuk dan badan jalan yang dipenuhi serpihan kaca serta oli.


Korban Dilarikan ke Dua Rumah Sakit


Polisi mencatat sedikitnya tujuh orang menjadi korban dalam kecelakaan tersebut. Dua di antaranya dinyatakan meninggal dunia, sementara lima korban lainnya mengalami luka-luka dan harus mendapatkan penanganan medis intensif.


“Untuk korban, tadi anggota kita sudah ke Semen Padang Hospital dan RS Unand. Terdata ada tujuh korban. Dua orang meninggal dunia dan lima orang lainnya mengalami luka-luka,” jelas AKP Riwal.


Hingga kini, polisi masih melakukan pendataan serta identifikasi lebih lanjut terhadap para korban. Pihak kepolisian juga belum dapat memastikan korban meninggal berasal dari kendaraan yang mana.


“Sementara untuk yang meninggal ini belum bisa kami pastikan korban mobil mana,” ujarnya.


Di rumah sakit, suasana haru menyelimuti keluarga korban yang terus berdatangan untuk mencari kabar anggota keluarganya. Tangis pecah ketika kabar meninggalnya korban mulai dikonfirmasi pihak medis.


Dugaan Rem Blong Jadi Fokus Utama Penyelidikan


Di tengah proses penyelidikan, dugaan kegagalan sistem pengereman atau rem blong pada truk Hino menjadi perhatian utama aparat kepolisian.


Namun demikian, polisi menegaskan bahwa dugaan tersebut masih bersifat sementara dan belum dapat dipastikan sebelum pemeriksaan teknis kendaraan selesai dilakukan.


“Kita belum bisa simpulkan karena masih proses penyelidikan, sehingga nanti kita dalami lagi dan perkembangan akan kami laporkan nantinya,” kata AKP Riwal.


Pemeriksaan mendalam akan dilakukan terhadap kondisi rem, kelayakan kendaraan, hingga kemungkinan adanya faktor lain seperti kelalaian pengemudi atau kondisi jalan di kawasan tersebut.


Sopir Truk Diamankan Polisi


Sementara itu, sopir truk Hino yang terlibat dalam kecelakaan maut tersebut telah diamankan aparat kepolisian untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.


“Sopir sendiri sudah diamankan. Saat ini kita amankan di Polsek Lubuk Kilangan,” ungkap AKP Riwal.


Polisi memastikan proses penyelidikan akan dilakukan secara menyeluruh guna mengungkap kronologi sebenarnya di balik tragedi maut yang terjadi di jalur Padang Besi tersebut.


Kecelakaan ini kembali menjadi alarm keras tentang pentingnya pemeriksaan kendaraan angkutan berat sebelum beroperasi, terutama di jalur padat dan kawasan menurun yang rawan kecelakaan seperti ruas Indarung–Padang Besi.


Warga berharap tragedi memilukan ini menjadi yang terakhir, sebelum lebih banyak nyawa melayang di jalanan Kota Padang.


(AK)


#Peristiwa #Kecelakaan #Headline #Padang #Daerah

×
Berita Terbaru Update