Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Pages

Indeks Berita

Tag Terpopuler

BIADAB! 13 Pengurus Daycare di Jogja Jadi Tersangka, 53 Bayi Diduga Disiksa di Balik Kedok Penitipan Anak

Minggu, 26 April 2026 | April 26, 2026 WIB Last Updated 2026-04-27T04:32:42Z

BIADAB! 13 Pengurus Daycare di Jogja Jadi Tersangka, 53 Bayi Diduga Disiksa di Balik Kedok Penitipan Anak



AK47, YOGYAKARTA — Sebuah fakta yang mengguncang nurani publik akhirnya terkuak. Tempat penitipan anak (daycare) di Sorosutan, Umbulharjo, Kota Yogyakarta, yang seharusnya menjadi ruang aman bagi bayi dan balita, justru diduga berubah menjadi lokasi kekerasan sistematis. Sebanyak 53 bayi dan batita dilaporkan menjadi korban. Tak tanggung-tanggung, 13 pengurus yayasan kini ditetapkan sebagai tersangka.


Kasus ini bukan terbongkar dari pengawasan resmi, melainkan dari keberanian seorang mantan pengasuh yang menolak bungkam. Ia memilih melawan, setelah tak sanggup lagi menyaksikan perlakuan yang dinilainya melampaui batas kemanusiaan.


Kapolresta Yogyakarta, Eva Guna Pandia, menegaskan bahwa laporan tersebut menjadi kunci utama pengungkapan kasus ini.

“Awalnya dari laporan karyawan. Dia melihat perlakuan terhadap balita tidak manusiawi,” ujarnya tegas.


Nurani Tak Bisa Dibungkam, Pengasuh Angkat Suara


Selama bekerja, mantan pengasuh itu diduga menyaksikan langsung praktik penelantaran hingga kekerasan terhadap anak-anak yang bahkan belum mampu berbicara. Ia memilih mundur, namun justru mendapat tekanan: ijazahnya ditahan oleh pihak yayasan.


Alih-alih takut, ia justru melapor. Langkah berani itu membuka tabir yang selama ini tertutup rapat.


Terbongkar: Kondisi Anak Diduga Diperlakukan Tidak Layak


Saat penggerebekan pada Jumat (24/4/2026), polisi menemukan kondisi yang sangat memprihatinkan. Sejumlah anak berada dalam keadaan yang tidak semestinya.


Kasatreskrim Polresta Yogyakarta, Riski Adrian, mengungkapkan bahwa anak-anak ditemukan dalam kondisi terikat pada bagian tubuh tertentu.
“Secara umum, itu tidak manusiawi,” ujarnya.


Mayoritas korban berusia di bawah dua tahun usia paling rentan, ketika mereka sepenuhnya bergantung pada orang dewasa.


30 Orang Diamankan, Dugaan Kekerasan Terstruktur


Polisi telah mengamankan 30 orang yang terdiri dari pengasuh, pengelola yayasan hingga petugas keamanan. Pemeriksaan intensif dilakukan oleh Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA).


Sementara itu, negara mulai bergerak memberikan pendampingan psikologis kepada para korban. Trauma yang ditinggalkan tidak bisa dianggap sepele ini menyangkut masa depan generasi yang bahkan belum memahami dunia.


Lebih dari Sekadar Kasus, Ini Kegagalan Sistem


Kasus ini bukan sekadar kriminal biasa. Ini adalah alarm keras tentang lemahnya pengawasan terhadap lembaga penitipan anak. Tempat yang dipercaya orang tua justru diduga menjadi ruang terjadinya kekerasan tersembunyi.


Pertanyaannya kini bukan hanya siapa yang bersalah tetapi bagaimana sistem bisa kecolongan?


Jika tempat paling “aman” saja bisa menyimpan dugaan kekerasan, maka publik berhak menuntut: siapa yang benar-benar melindungi anak-anak kita?


(AK)


#Kekerasan #Kriminal #Daerah #Daycare #Yogyakarta

×
Berita Terbaru Update