Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Pages

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Kapolri Rombak Besar-besaran Jajaran Polda, Kapolda Sumbar dan Jabar Berganti: Ini Daftar Pejabat yang Dimutasi

Jumat, 08 Mei 2026 | Mei 08, 2026 WIB Last Updated 2026-05-09T05:24:47Z

Kapolri Rombak Besar-besaran Jajaran Polda, Kapolda Sumbar dan Jabar Berganti: Ini Daftar Pejabat yang Dimutasi



AK47, JAKARTA — Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia, Listyo Sigit Prabowo, kembali melakukan mutasi besar-besaran di tubuh Polri. Penyegaran organisasi yang tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor: ST/960/V/KEP./2026 tertanggal 7 Mei 2026 itu menyasar jajaran strategis mulai dari tingkat Mabes Polri hingga sejumlah Kepolisian Daerah (Polda) di Indonesia.


Dalam rotasi kali ini, sedikitnya sembilan Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda), sejumlah Perwira Tinggi (Pati), hingga Perwira Menengah (Pamen) resmi mendapat penugasan baru. Langkah tersebut disebut sebagai bagian dari strategi memperkuat efektivitas organisasi, menjaga stabilitas keamanan nasional, serta mempercepat regenerasi kepemimpinan di lingkungan Korps Bhayangkara.


Mutasi ini tertuang dalam keputusan Ref Kep Kapolri Nomor: KEP/IV/2026 dan langsung menjadi perhatian publik karena menyentuh sejumlah wilayah strategis dengan dinamika keamanan yang cukup kompleks.


Salah satu perubahan paling menonjol terjadi di tubuh Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Polri (Lemdiklat Polri). Komisaris Jenderal Polisi Drs. R. Z. Panca Putra S., M.Si., resmi dipercaya menduduki jabatan sebagai Kalemdiklat Polri. Penempatan tersebut dinilai sebagai langkah penting untuk memperkuat kualitas pendidikan dan pembinaan personel Polri di tengah tuntutan reformasi institusi yang semakin tinggi.


Di tingkat kewilayahan, rotasi jabatan juga terjadi di sejumlah Polda strategis. Jabatan Kapolda Sumatera Barat yang sebelumnya diemban oleh Irjen Pol Dr. Gatot Tri Suryanta, M.Si., kini diserahterimakan kepada Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy, S.I.K.


Irjen Gatot sendiri mendapat amanah baru sebagai Pati Lemdiklat Polri. Sementara penggantinya, Irjen Djati Wiyoto Abadhy, sebelumnya menjabat sebagai Kapolda Kalimantan Utara dan dikenal memiliki pengalaman panjang di bidang reserse serta manajemen keamanan wilayah.


Pergantian ini menjadi sorotan masyarakat Sumatera Barat mengingat tantangan keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah tersebut belakangan cukup dinamis, mulai dari penanganan kriminalitas jalanan, persoalan tambang ilegal, hingga pengawasan penyakit masyarakat dan aktivitas hiburan malam.


Tak hanya Sumatera Barat, rotasi juga menyentuh wilayah Kalimantan Utara. Posisi Kapolda Kaltara kini dipercayakan kepada Brigjen Pol Agus Wijayanto, S.I.K., S.H., M.H., yang sebelumnya menjabat Karowabprof Divpropam Polri. Penunjukan Agus Wijayanto dinilai sebagai langkah strategis karena latar belakangnya di bidang pengawasan profesi dan pengamanan internal kepolisian dianggap mampu memperkuat disiplin personel di wilayah perbatasan tersebut.


Sementara itu, mutasi mengejutkan juga terjadi di Jawa Barat. Irjen Pol Dr. Rudi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H., yang sebelumnya menjabat Kapolda Jawa Barat, kini dimutasikan sebagai Pati Bareskrim Polri dalam rangka penugasan khusus.


Perubahan di Polda Jawa Barat dipandang sangat penting karena wilayah tersebut merupakan salah satu daerah dengan tingkat mobilitas masyarakat tertinggi di Indonesia serta memiliki tantangan keamanan yang kompleks menjelang agenda nasional tahun-tahun politik dan pertumbuhan kawasan industri.


Tak hanya jabatan Kapolda, mutasi kali ini juga menyasar posisi strategis di Direktorat Lalu Lintas. Nama Kombes Pol Komarudin, S.I.K., M.M., yang selama ini dikenal aktif melakukan pembenahan sistem lalu lintas di wilayah ibu kota saat menjabat Dirlantas Polda Metro Jaya, kini mendapat promosi sebagai Karowabprof Divpropam Polri.


Selama memimpin Ditlantas Polda Metro Jaya, Komarudin dikenal vokal dalam penindakan pelanggaran lalu lintas, pengembangan tilang elektronik, hingga penanganan kemacetan di sejumlah titik krusial Jakarta dan sekitarnya.


Posisinya kini digantikan oleh Kombes Pol Firman Darmansyah, S.I.K., yang sebelumnya menjabat Dirlantas Polda Sumatera Utara. Firman disebut berhasil melakukan sejumlah inovasi pengaturan lalu lintas dan penegakan hukum transportasi selama bertugas di Sumut.


Kadiv Humas Polri dalam keterangannya menegaskan bahwa mutasi dan rotasi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi yang rutin dilakukan demi menjaga ritme kerja institusi tetap optimal.


“Mutasi ini adalah bagian dari upaya Polri untuk terus melakukan regenerasi kepemimpinan dan meningkatkan efektivitas pelayanan kepada masyarakat. Setiap perwira yang ditunjuk memiliki rekam jejak yang mumpuni untuk menghadapi tantangan kamtibmas yang semakin kompleks di wilayah masing-masing,” ujarnya dalam rilis resmi di Mabes Polri, Jakarta, Sabtu (9/5/2026).


Menurut sumber internal kepolisian, proses serah terima jabatan (sertijab) dijadwalkan berlangsung dalam waktu dekat dan akan dipimpin langsung oleh Kapolri di Mabes Polri.


Pengamat kepolisian menilai mutasi besar pada pertengahan tahun 2026 ini bukan sekadar pergantian rutin, melainkan bagian dari konsolidasi internal Polri menghadapi berbagai agenda strategis nasional. Mulai dari pengamanan stabilitas sosial, penguatan penegakan hukum, hingga peningkatan kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.


Masuknya nama-nama baru di sejumlah Polda strategis seperti Jawa Barat dan Sumatera Barat diharapkan mampu menghadirkan pendekatan baru dalam pelayanan masyarakat, penanganan konflik sosial, serta pemberantasan kejahatan yang lebih profesional dan humanis.


Di sisi lain, masyarakat juga menaruh harapan besar agar mutasi kali ini tidak hanya menjadi formalitas administratif, tetapi benar-benar mampu membawa perubahan nyata di tubuh Polri.


Publik berharap para pejabat baru dapat memperkuat transparansi, meningkatkan profesionalisme anggota di lapangan, serta mempercepat respons terhadap berbagai persoalan masyarakat yang selama ini menjadi sorotan.


Dengan distribusi surat telegram yang telah dikirim ke seluruh jajaran Mabes Polri dan Polda se-Indonesia melalui Distribusi A, B, dan C, maka perombakan besar di tubuh Korps Bhayangkara ini dipastikan segera efektif dalam waktu dekat.


(AK)


#Polri #Nasional #Headline

×
Berita Terbaru Update