
DIGEBUK TANPA SISA! Jaringan Narkoba Besar Digulung di Agam–Bukittinggi, Hampir 1 Kg Sabu dan Ribuan Paket Siap Edar Disita
AK47, Bukittinggi – Tak ada ruang lagi bagi bandar narkoba. Operasi gabungan lintas institusi yang melibatkan Tim Intel Korem 032/Wira Braja, Kodim 0304/Agam, dan Sat Narkoba Polresta Bukittinggi menghantam keras peredaran narkotika di wilayah Agam–Bukittinggi. Dua pelaku berhasil disergap, sementara barang bukti yang ditemukan mengungkap skala bisnis haram yang mencengangkan.
Pelaku utama berinisial DK tak berkutik saat diringkus di Pasar Baso. Dari tangan pria yang sehari-hari berprofesi sebagai pedagang ini, aparat membongkar praktik gelap yang jauh dari sekadar “kecil-kecilan”. Pengembangan cepat membawa tim ke Jorong Kampeh, Nagari Simarosok, hingga akhirnya SY ikut ditangkap—diduga sebagai bagian dari rantai peredaran.
Barang Bukti “Gila-Gilaan”: Nyaris 1 Kg Sabu, Ekstasi, Ganja hingga Modus Kamuflase
Apa yang ditemukan aparat bukan sekadar narkoba ini adalah “gudang berjalan”.
Dari DK, disita:
- Sabu-sabu seberat 927,27 gram (hampir 1 kilogram!)
- 184 butir pil ekstasi berbagai merek
- Ganja mencapai 1,939 kilogram
- Sabu diduga palsu 1,18 kilogram
Belum lagi ratusan paket kecil siap edar yang disembunyikan secara licik dalam bungkus makanan ringan, pipet, hingga kemasan sehari-hari untuk mengelabui petugas. Modus ini menegaskan bahwa pelaku bermain rapi, sistematis, dan terorganisir.
Aparat juga mengamankan alat hisap (bong), pirex, timbangan digital, alat pres plastik, uang tunai, serta beberapa handphone dan rekening bank yang diduga menjadi sarana transaksi gelap.
Dari SY, ditemukan ganja, alat timbang, serta perlengkapan konsumsi narkoba. Meski berdalih hanya sebagai pengguna, keterlibatannya masih terus didalami.
Bukan Pemain Kecil, Ini Jaringan!
Jumlah barang bukti yang nyaris menyentuh angka kilogram bukan lagi kategori pengguna atau pengedar eceran. Ini indikasi kuat jaringan yang lebih besar sedang beroperasi di wilayah tersebut.
DK bahkan mengaku menjual narkoba di wilayah Agam demi keuntungan pribadi pengakuan yang semakin mempertegas bahwa bisnis haram ini sudah berjalan cukup lama dan terstruktur.
TNI Buka Suara: Jika Ada Oknum, Hajar!
Dantim Intel Korem 032/Wbr, Mayor Cba Mavio, menegaskan tidak ada keterlibatan anggota TNI dalam kasus ini. Namun ia juga memberi sinyal keras: jika ada oknum yang bermain, tidak akan dilindungi.
“Kami tidak akan tutup mata. Sekecil apa pun indikasi keterlibatan, akan kami kejar dan tindak,” tegasnya.
Senada, Danrem 032/Wbr Brigjen TNI Mahfud, S.E., M.Si, mengirim pesan tanpa kompromi:
“TNI perang melawan narkoba. Tidak ada tempat bagi pengkhianat, termasuk dari internal kami. Jika terbukti, kami tindak tegas sesuai hukum,” ujarnya.
Pesan Keras: Bandar Jangan Coba-Coba!
Pengungkapan ini bukan sekadar penangkapan ini peringatan terbuka. Aparat kini bergerak cepat, senyap, dan mematikan bagi jaringan narkoba.
Dengan barang bukti sebesar ini, satu hal jelas: wilayah Sumatera Barat sedang menjadi target peredaran besar. Namun, aparat juga menunjukkan mereka tidak tinggal diam.
Satu per satu akan diburu.
Satu per satu akan ditumbangkan.
Dan bagi para pelaku: waktu kalian semakin habis.
(AK)
#TNI #Narkoba #Sabu #Headline