Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Kurang Bayar Miras Oplosan, Nyawa Melayang: Pria 29 Tahun Tewas Dikeroyok

Rabu, 25 Maret 2026 | Maret 25, 2026 WIB Last Updated 2026-03-25T08:40:45Z

Ilustrasi 



AK47, Sukabumi - Tragedi berdarah terjadi di Kota Sukabumi. Seorang pria berinisial RR (29) tewas secara mengenaskan setelah dikeroyok diduga oleh penjual miras oplosan hanya karena persoalan sepele: kurang bayar.


Peristiwa ini terjadi di sebuah lapak jamu di kawasan Jalan Lingkar Selatan, yang selama ini diduga menjadi tempat penjualan minuman keras ilegal berkedok jamu. Malam itu berubah menjadi ajang kekerasan brutal.


Menurut keterangan kepolisian, RR datang untuk membeli miras oplosan. Namun transaksi berujung cekcok. Emosi korban yang memuncak diduga memicu reaksi keras dari pelaku.


“Korban sempat marah-marah, lalu terjadi pengeroyokan oleh salah satu terduga pelaku,” ungkap pihak kepolisian.


Situasi dengan cepat berubah menjadi mencekam. RR diserang secara brutal menggunakan senjata tajam. Ia ditemukan tergeletak bersimbah darah dengan luka serius di beberapa bagian tubuh.


Korban sempat dilarikan ke RSUD R Syamsudin SH dalam kondisi kritis. Tim medis berusaha keras menyelamatkan nyawanya, namun luka yang diderita terlalu parah.


“Pasien datang dalam kondisi syok berat, kesadaran menurun, dengan luka serius di perut, dada kiri, dan pelipis,” jelas pihak rumah sakit.


Upaya medis maksimal, termasuk pemasangan ventilator dan penanganan darurat, tak mampu menyelamatkan RR. Ia menghembuskan napas terakhir sebelum sempat menjalani operasi.


Kini, kasus ini menjadi perhatian serius aparat. Polisi tengah memburu pelaku yang kabur usai kejadian. Lokasi kejadian telah dipasangi garis polisi, sementara saksi-saksi diperiksa untuk mengungkap motif dan kronologi lengkap.


Tragedi ini kembali membuka wajah kelam peredaran miras oplosan yang tak hanya merenggut nyawa karena racunnya, tapi juga memicu kekerasan mematikan di tengah masyarakat.


(AK)


#Peristiwa #Pengeroyokan #Kriminal #MirasOplosan

×
Berita Terbaru Update