Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Timsus Bravo Polresta Padang Bekuk JW di Mess Kopi Keliling, Jejak Kejahatan Lintas Pekanbaru–Padang Dibongkar

Jumat, 06 Februari 2026 | Februari 06, 2026 WIB Last Updated 2026-02-06T13:58:07Z

Timsus Bravo Polresta Padang Bekuk JW di Mess Kopi Keliling, Jejak Kejahatan Lintas Pekanbaru–Padang Dibongkar



AK47, Padang — Pelariannya berakhir di dini hari. Sosok yang selama ini dikenal licin, berpindah kota, dan diduga menjadi otak penggelapan sepeda motor lintas provinsi akhirnya tak berkutik. Tim Khusus (Timsus) Bravo Polresta Padang sukses membekuk JW (36), pria yang dijuluki “raja penggelapan motor”, dalam operasi senyap di kawasan Tabing, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Kamis (5/2/2026) dini hari.


JW bukan pelaku sembarangan. Ia diduga telah lama menjadikan Pekanbaru dan Padang sebagai ladang kejahatan, memperdaya korban dengan berbagai modus, lalu menghilang sebelum jejaknya terendus. Banyak korban kehilangan sepeda motor, sementara pelaku terus lolos, berpindah lokasi, dan bersembunyi di balik aktivitas usaha kopi keliling yang dijadikannya kedok.


Penangkapan ini bermula dari laporan masyarakat yang resah dan mencurigai keberadaan seorang pria dengan ciri kuat mengarah pada sosok JW. Informasi itu menjadi pemicu operasi cepat Timsus Bravo saat melaksanakan patroli malam hari. Patroli yang awalnya difokuskan pada pencegahan tawuran, balap liar, dan knalpot brong, berubah menjadi perburuan target bernilai tinggi.


Dipimpin langsung oleh Dantimsus Bravo Polresta Padang, IPDA Eggy Saputra, petugas melakukan pemantauan tertutup, pengintaian, hingga memastikan identitas target. Begitu keyakinan terbentuk, perintah bergerak pun dikeluarkan.


Tanpa suara, tanpa kegaduhan, dan tanpa celah, JW disergap di mess usaha kopi keliling yang selama ini menjadi tempat persembunyiannya. Terduga pelaku diamankan tanpa perlawanan, menandai runtuhnya reputasi “kebal hukum” yang selama ini melekat padanya.

 

“Ini hasil kerja cepat dan informasi akurat dari masyarakat. Tidak ada tempat aman bagi pelaku kejahatan di Padang,” tegas IPDA Eggy Saputra.


Usai dibekuk, JW langsung digiring ke Mapolresta Padang. Penyidik kini bergerak agresif mengembangkan kasus, termasuk membuka kemungkinan keterlibatan jaringan penadah, jalur distribusi motor hasil penggelapan, serta potensi korban baru yang selama ini belum berani melapor.


Sumber kepolisian menyebutkan, jumlah motor yang diduga digelapkan tidak sedikit, dan penyidikan masih akan berkembang. Polisi juga tidak menutup kemungkinan adanya aksi kejahatan terorganisir lintas daerah, dengan JW sebagai salah satu aktor utamanya.


Polresta Padang kembali menegaskan sikap tegasnya: kejahatan jalanan, penggelapan kendaraan, dan pelaku lintas daerah akan diburu sampai ke sarangnya. Aparat mengimbau warga untuk tidak takut melapor, karena setiap informasi sekecil apa pun dapat menjadi pintu masuk pembongkaran kejahatan besar.


Penangkapan JW menjadi pesan keras bagi para pelaku kejahatan lainnya Padang bukan tempat berlindung, dan hukum akan tetap mengejar, cepat atau lambat.


(AK)


#Kriminal #Pencurian #Padang

×
Berita Terbaru Update