Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Doa Menjelang Ramadan: Menyambut Bulan Ampunan dengan Hati yang Bersih

Kamis, 05 Februari 2026 | Februari 05, 2026 WIB Last Updated 2026-02-06T07:38:07Z

Ilustrasi Berdoa 



AK47 - Ketika bulan Syakban tiba, hati orang-orang beriman mulai bergetar. Syakban bukan sekadar penanda waktu, tetapi pintu gerbang menuju bulan yang paling dimuliakan oleh Allah Swt, yakni bulan suci Ramadan. Bulan di mana rahmat dilimpahkan, dosa-dosa diampuni, dan pintu surga dibuka selebar-lebarnya.


Rasulullah SAW mengajarkan bahwa Ramadan bukanlah bulan yang datang begitu saja, melainkan bulan yang disambut dengan doa, taubat, dan persiapan jiwa. Orang-orang saleh terdahulu bahkan berdoa berbulan-bulan sebelumnya agar Allah Swt mempertemukan mereka dengan Ramadan.


Allah Swt berfirman:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا تُوبُوا إِلَى اللَّهِ تَوْبَةً نَصُوحًا

“Wahai orang-orang yang beriman, bertobatlah kepada Allah dengan tobat yang sebenar-benarnya.”
(QS. At-Tahrim: 8)


Ayat ini menjadi pengingat bahwa menyambut Ramadan hendaknya diawali dengan taubat dan penyucian hati, agar ibadah yang dilakukan benar-benar bernilai di sisi Allah Swt.


Doa Menyambut Kedatangan Ramadan


Di antara doa yang dianjurkan untuk dibaca menjelang Ramadan adalah doa yang menggambarkan ketundukan seorang hamba kepada Rabb-nya, memohon keselamatan iman dan keberkahan ibadah.

اللَّهُمَّ سَلِّمْنِي لِرَمَضَانَ وَسَلِّمْ رَمَضَانَ لِي وَسَلِّمْهُ مِنِّي


Artinya:
“Ya Allah, selamatkanlah aku hingga dapat beribadah di bulan Ramadan, selamatkanlah bulan Ramadan untukku, dan jagalah aku dari dosa dan maksiat selama bulan Ramadan.”


Doa ini mengajarkan bahwa tidak semua orang diberi kesempatan bertemu Ramadan. Karena itu, mempertemukan diri dengan Ramadan adalah nikmat yang harus dimohonkan, bukan sekadar ditunggu.


Doa Agar Dipertemukan dengan Bulan Suci


Sejak memasuki bulan Rajab dan Syakban, Rasulullah SAW membiasakan diri memperbanyak doa sebagai bentuk harapan dan rindu kepada Ramadan.

اللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِي رَجَبَ وَشَعْبَانَ وَبَلِّغْنَا رَمَضَانَ


Artinya:
“Ya Allah, berkahilah kami di bulan Rajab dan Syakban, serta sampaikanlah kami ke bulan Ramadan.”


Makna doa ini sangat dalam. Seorang hamba memohon keberkahan usia, kesehatan, dan iman, agar ketika Ramadan datang ia mampu menjalani puasa, qiyamul lail, tilawah Al-Qur’an, dan amal saleh dengan penuh keikhlasan.


Allah Swt berfirman:

وَمَا تَوْفِيقِي إِلَّا بِاللَّهِ

“Dan tidak ada taufik bagiku melainkan dengan pertolongan Allah.”
(QS. Hud: 88)


Niat Puasa: Menata Hati Sebelum Fajar


Puasa Ramadan adalah ibadah yang sangat agung. Allah Swt mengkhususkan puasa sebagai ibadah yang langsung Dia balas tanpa perantara.


Dalam hadis qudsi, Allah berfirman:

كُلُّ عَمَلِ ابْنِ آدَمَ لَهُ إِلَّا الصِّيَامَ، فَإِنَّهُ لِي وَأَنَا أَجْزِي بِهِ

“Setiap amal anak Adam adalah untuknya, kecuali puasa. Sesungguhnya puasa itu untuk-Ku dan Aku sendiri yang akan membalasnya.”
(HR. Bukhari dan Muslim)


Niat puasa yang biasa dibaca adalah:

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ لِلهِ تَعَالَى


Namun para ulama menegaskan, niat hakikatnya adalah kehadiran hati, bukan sekadar lafaz di lisan. Dengan niat yang tulus, puasa menjadi sarana penyucian jiwa dan pendekatan diri kepada Allah Swt.


Syakban: Bulan Persiapan Ruhani


Rasulullah SAW memberikan teladan dengan memperbanyak ibadah di bulan Syakban. Aisyah RA berkata:

 

“Aku tidak pernah melihat Rasulullah SAW lebih banyak berpuasa sunah dibandingkan di bulan Syakban.”
(HR. Bukhari dan Muslim)


Syakban menjadi bulan latihan keikhlasan, agar ketika Ramadan datang, jiwa telah siap untuk bersungguh-sungguh dalam ibadah.


Ramadan, Bulan Al-Qur’an dan Ampunan


Allah Swt berfirman:

شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِي أُنْزِلَ فِيهِ الْقُرْآنُ هُدًى لِلنَّاسِ

“Bulan Ramadan adalah bulan yang di dalamnya diturunkan Al-Qur’an sebagai petunjuk bagi manusia.”
(QS. Al-Baqarah: 185)


Karena itu, menyambut Ramadan dengan doa berarti menyambut bulan Al-Qur’an, bulan ampunan, dan bulan pembebasan dari api neraka.


Rasulullah SAW bersabda:

“Barang siapa berpuasa Ramadan dengan iman dan mengharap pahala, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.”
(HR. Bukhari dan Muslim)


Menyambut Ramadan dengan Kerinduan


Doa menjelang Ramadan adalah ungkapan rindu seorang hamba kepada bulan yang penuh cahaya. Ia bukan sekadar rangkaian kata, melainkan jeritan hati yang berharap rahmat dan ampunan Allah Swt.


Semoga Allah Swt membersihkan hati kita, memanjangkan umur kita dalam ketaatan, dan mempertemukan kita dengan Ramadan dalam keadaan iman yang sempurna.

اللَّهُمَّ بَلِّغْنَا رَمَضَانَ وَأَعِنَّا فِيهِ عَلَى الصِّيَامِ وَالْقِيَامِ وَتِلَاوَةِ الْقُرْآنِ

“Ya Allah, sampaikanlah kami ke bulan Ramadan, dan tolonglah kami untuk berpuasa, melaksanakan qiyamul lail, dan membaca Al-Qur’an.”


(*)


#Islami #Religi

×
Berita Terbaru Update