![]() |
| Ilustrasi Gedung KPK |
AK47, DEPOK — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menggelar operasi tangkap tangan (OTT). Kali ini, operasi senyap lembaga antirasuah tersebut mengguncang wilayah Depok, Jawa Barat, pada Kamis (5/2/2026).
Informasi krusial ini dikonfirmasi langsung oleh Wakil Ketua KPK, Fitroh Rohcahyanto. Tanpa banyak kata, ia membenarkan adanya giat penindakan yang tengah berlangsung.
“Benar,” kata Fitroh singkat saat dikonfirmasi.
Konfirmasi tersebut menegaskan bahwa OTT masih berjalan dan tim KPK saat ini tengah melakukan pemeriksaan intensif terhadap pihak-pihak yang diamankan. Hingga sore hari, KPK masih menutup rapat detail operasi, termasuk jumlah orang yang ditangkap, lokasi spesifik penangkapan, serta perkara yang menjadi sasaran.
Depok Jadi Titik Panas Penindakan KPK
OTT di Depok menambah daftar daerah yang menjadi target operasi senyap KPK. Sejumlah sumber menyebutkan, tim KPK bergerak cepat dan terukur, menandakan indikasi kuat adanya dugaan transaksi korupsi yang tertangkap tangan.
Sesuai mekanisme hukum, KPK memiliki waktu 1 x 24 jam untuk menentukan status hukum para pihak yang diamankan, apakah akan ditetapkan sebagai tersangka atau dilepaskan.
OTT Beruntun, KPK Tancap Gas di Awal Tahun
Operasi di Depok ini bukan kejadian tunggal. Dalam sepekan terakhir, KPK tercatat maraton melakukan OTT di berbagai wilayah strategis:
- Jakarta, terkait dugaan korupsi di lingkungan Bea Cukai
- Banjarmasin, Kalimantan Selatan, dalam perkara restitusi pajak
Rangkaian OTT tersebut menunjukkan KPK tancap gas di awal tahun 2026, sekaligus mengirimkan sinyal keras bahwa praktik korupsi baik di pusat maupun daerah masih menjadi fokus utama penindakan.
KPK: Tunggu Pengumuman Resmi
KPK memastikan akan menyampaikan konstruksi perkara secara utuh setelah pemeriksaan awal selesai. Publik diminta bersabar menunggu konferensi pers resmi yang akan mengungkap:
- Identitas pihak-pihak yang diamankan
- Barang bukti yang disita
- Dugaan pasal yang disangkakan
- Peran masing-masing pihak dalam perkara
OTT di Depok ini kembali menegaskan bahwa operasi senyap KPK masih menjadi senjata paling efektif dalam membongkar praktik korupsi yang dilakukan secara tertutup.
Perkembangan lebih lanjut akan kami sampaikan.
(AK)
#OTTKPK #KPK #Korupsi
