Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Basarnas Pastikan Seluruh Korban Pesawat ATR 42-500 Telah Ditemukan, Operasi SAR Belum Resmi Ditutup

Jumat, 23 Januari 2026 | Januari 23, 2026 WIB Last Updated 2026-01-23T13:40:34Z

Kepala Basarnas RI Marsekal Madya TNI Mohamad Syafii update informasi kecelakaan pesawat ATR



AK47, Pangkep — Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) memastikan seluruh korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 rute Yogyakarta–Makassar telah ditemukan dan dievakuasi dari lokasi jatuhnya pesawat di lereng Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan. Meski demikian, operasi pencarian dan pertolongan (SAR) belum secara resmi ditutup.


Kepastian tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Basarnas RI, Marsekal Madya TNI Mohamad Syafii, saat memberikan keterangan pers di Posko Disaster Victim Identification (DVI) Polda Sulawesi Selatan, Jumat (23/1/2026).


Syafii menjelaskan, hingga hari ketujuh pelaksanaan operasi SAR, tim gabungan yang terdiri dari Basarnas, TNI-Polri, relawan, serta unsur terkait lainnya telah berhasil menemukan dan mengevakuasi seluruh korban dari medan ekstrem Pegunungan Bulusaraung.

 

“Dalam pelaksanaan operasi nasional sesuai aturan yang berlaku, pada hari ketujuh dilakukan evaluasi. Hingga hari ini, seluruh korban telah ditemukan dan dievakuasi,” ujar Syafii.


Operasi Dimulai Sejak Pesawat Hilang Kontak


Operasi SAR dimulai sejak Basarnas menerima laporan hilang kontak pesawat ATR 42-500 pada Sabtu (17/1/2026) siang. Pesawat yang membawa penumpang dan awak itu dilaporkan kehilangan komunikasi saat mendekati wilayah Sulawesi Selatan, sebelum akhirnya ditemukan dalam kondisi hancur di kawasan pegunungan yang sulit dijangkau.


Cuaca buruk, kabut tebal, serta kontur medan terjal menjadi tantangan besar bagi tim SAR gabungan. Proses evakuasi dilakukan secara bertahap dengan mengandalkan jalur darat ekstrem dan dukungan udara terbatas.


Evaluasi Penutupan Operasi Masih Berjalan


Syafii menegaskan, sesuai ketentuan, operasi SAR dapat dihentikan sebelum hari ketujuh apabila seluruh korban telah ditemukan. Namun, keputusan tersebut tidak bisa diambil secara sepihak dan harus melalui mekanisme evaluasi bersama seluruh pemangku kepentingan.

 

“Memungkinkan operasi itu dihentikan sebelum hari ketujuh apabila seluruh korban ditemukan. Hari ini kami telah menyerahkan tujuh bodypack kepada tim DVI,” ungkapnya.


Terkait kemungkinan perpanjangan atau penghentian sementara operasi, Basarnas akan menggelar rapat evaluasi bersama DVI dan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).

 

“Kami akan meminta konfirmasi dari tim DVI apakah jumlah bodypack yang diserahkan sudah mewakili jumlah korban. Dari situlah akan diputuskan apakah operasi dihentikan sementara atau dilanjutkan,” jelas Syafii.


Operasi Pencarian Belum Ditutup Sepenuhnya


Meski seluruh korban utama telah ditemukan, Syafii menegaskan bahwa operasi SAR belum ditutup secara resmi. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan ditemukannya body part atau potongan tubuh korban yang masih tertinggal di lokasi kejadian.

 

“Operasi tidak ditutup. Jika ada temuan, operasi akan dilanjutkan dalam bentuk operasi evakuasi, bukan lagi operasi pencarian. Yang bisa dilakukan adalah menghentikan sementara operasi SAR and Rescue,” terangnya.


Dengan kata lain, status operasi bisa berubah dari pencarian aktif menjadi evakuasi lanjutan apabila ada temuan tambahan di kemudian hari.


Menunggu Hasil Identifikasi DVI


Hingga saat ini, total 11 bodypack telah diserahkan kepada Tim DVI Polda Sulsel untuk proses pemeriksaan dan identifikasi. Basarnas masih menunggu hasil resmi untuk memastikan kecocokan data korban.

 

“Kami masih menunggu hasil pemeriksaan dan identifikasi dari DVI. Namun saya pastikan bahwa tujuh bodypack yang kami serahkan itu dalam bahasa saya adalah jenazah,” pungkas Syafii.


Proses identifikasi korban menjadi tahap krusial sebelum jenazah diserahkan kepada pihak keluarga. Basarnas dan DVI memastikan seluruh prosedur dilakukan secara profesional dan humanis, mengingat besarnya duka yang dialami para keluarga korban.

(AK)

#Peristiwa #Basarnas #PesawatHilangKontak

×
Berita Terbaru Update