Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Air Bersih Mengalir di Tengah Perubahan Alam: Perjuangan Perumda AM Kota Padang Distribusikan Air Pasca Bencana

Senin, 19 Januari 2026 | Januari 19, 2026 WIB Last Updated 2026-01-20T04:14:50Z



AK47, Padang - Di tengah perubahan bentang alam pasca bencana yang melanda sejumlah wilayah di Kota Padang, air bersih menjadi kebutuhan paling mendesak bagi warga. Sungai-sungai yang selama ini menjadi sumber kehidupan kini mengalami pendangkalan, bahkan peralihan aliran. Tak sedikit sumur resapan milik warga yang mengering, membuat akses terhadap air bersih semakin terbatas.

Dalam kondisi tersebut, Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Kota Padang terus menunjukkan komitmennya untuk hadir di tengah masyarakat. Hingga saat ini, pendistribusian air bersih melalui mobil tangki masih terus dilakukan, baik untuk pelanggan terdampak maupun warga non pelanggan yang turut merasakan dampak krisis air pasca bencana.

Sejak bencana terjadi, armada mobil tangki Perumda AM Kota Padang tak henti bergerak menyusuri permukiman warga, menyalurkan air bersih langsung ke titik-titik yang mengalami kesulitan pasokan. Upaya ini tidak berjalan sendiri. Terhitung sejak 15 Januari, sejumlah instansi turut bergabung membantu proses distribusi, di antaranya Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), serta Palang Merah Indonesia (PMI).

Kasubag Humas Perumda Air Minum Kota Padang, Adhie Zein, menegaskan bahwa seluruh air bersih yang didistribusikan oleh mobil-mobil tangki bantuan tersebut berasal dari sumber air milik Perumda AM Kota Padang.

“Air yang didistribusikan melalui mobil-mobil tangki bantuan BPBD, BNPB, dan PMI seluruhnya berasal dari air bersih Perumda Air Minum Kota Padang. Pengambilannya dilakukan di intake Palukahan dan Sikayan yang kualitas airnya tetap terjaga,” ujar Adhie Zein.


Ia menjelaskan, perubahan kondisi alam pasca bencana memberikan tantangan besar bagi sistem penyediaan air bersih. Pendangkalan sungai dan perubahan alur aliran air berdampak langsung pada ketersediaan sumber air baku. Situasi tersebut diperparah dengan mengeringnya sumur-sumur resapan warga yang selama ini menjadi alternatif pasokan air bersih.

Namun demikian, Perumda AM Kota Padang memastikan pelayanan kemanusiaan tetap menjadi prioritas utama.

“Dalam kondisi darurat seperti ini, kami tidak membedakan antara pelanggan dan non pelanggan. Prinsip kami adalah memastikan seluruh warga Kota Padang tetap mendapatkan akses air bersih untuk kebutuhan dasar sehari-hari,” lanjut Adhie.


Berdasarkan data Perumda AM Kota Padang, sejak pasca bencana hingga hari ini, total volume air bersih yang telah didistribusikan melalui mobil tangki mencapai 24.876,75 meter kubik. Angka tersebut mencerminkan besarnya upaya dan konsistensi yang dilakukan untuk menjawab kebutuhan masyarakat di tengah situasi sulit.

Distribusi air bersih ini melibatkan berbagai instansi terkait, termasuk BPBD Kota Padang dan sejumlah pihak lainnya, yang bekerja secara terpadu di lapangan. Sinergi antarinstansi menjadi kunci agar bantuan air bersih dapat menjangkau wilayah-wilayah yang paling terdampak.

Di akhir pernyataannya, Direksi dan Manajemen Perumda Air Minum Kota Padang menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam kepada seluruh pihak yang hingga kini masih terus membantu proses pendistribusian air bersih kepada warga.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh instansi dan pihak yang telah berkolaborasi bersama Perumda AM Kota Padang. Bantuan dan dukungan ini sangat berarti bagi masyarakat Kota Padang yang sedang berjuang memulihkan diri pasca bencana,” tutup Adhie Zein.


Di tengah keterbatasan dan perubahan alam yang tak terelakkan, air bersih yang mengalir dari mobil-mobil tangki tersebut bukan sekadar pemenuhan kebutuhan dasar, melainkan juga simbol kepedulian, solidaritas, dan harapan bagi warga Kota Padang untuk bangkit kembali.

(AK)

#Padang #PerumdaAirMinum

×
Berita Terbaru Update