
Mantan Bupati Dharmasraya AG Diduga Lakukan Hubungan Sesama Jenis (Dok: Ist)
AK47, Padang — Warga Kota Padang dihebohkan dengan beredarnya video berdurasi sekitar satu menit yang memperlihatkan seorang pria yang disebut-sebut sebagai mantan Bupati Dharmasraya, berinisial AG, tengah diamankan oleh sekelompok warga di sebuah penginapan pada Sabtu malam (25/10/2025).
Video tersebut dengan cepat menyebar luas melalui grup WhatsApp dan berbagai platform media sosial, hingga menjadi topik panas di kalangan masyarakat Sumatera Barat, terutama di Dharmasraya — daerah tempat AG pernah memimpin.
Malam Ricuh di Penginapan
Dalam video yang beredar, suasana tampak mencekam. Beberapa warga terlihat mengerumuni seorang pria berkaus polos yang diduga kuat adalah AG. Dari rekaman itu, terdengar suara warga yang berteriak-teriak menuding bahwa pria tersebut tertangkap basah sedang bersama seseorang yang berjenis kelamin sama di dalam kamar penginapan.
Beberapa orang tampak mencoba menenangkan situasi, namun emosi massa terlanjur memuncak. Suara kecaman dan kemarahan terdengar bersahut-sahutan, menciptakan suasana tegang di lokasi kejadian.
Belum diketahui secara pasti bagaimana awal mula peristiwa itu terjadi. Namun sejumlah saksi menyebutkan, warga mendatangi penginapan tersebut setelah menerima laporan mencurigakan dari seseorang yang melihat AG masuk bersama seorang pria muda.
Reaksi Publik: Antara Kaget dan Tidak Percaya
Tak butuh waktu lama, video penangkapan tersebut menyebar di berbagai grup WhatsApp dan platform media sosial seperti Facebook, X (Twitter), dan Instagram. Nama AG sontak menjadi trending topic di sejumlah ruang diskusi daring masyarakat Sumatera Barat.
Sebagian warganet mengaku tidak percaya dan menilai video itu perlu diverifikasi lebih lanjut. Mereka menilai, tuduhan semacam itu terlalu berat untuk langsung disimpulkan tanpa keterangan resmi dari pihak berwenang.
Namun, tak sedikit pula yang mengekspresikan rasa kecewa dan kemarahan, mengingat sosok AG selama ini dikenal sebagai tokoh politik senior yang memiliki pengaruh besar di daerahnya. “Sulit dipercaya, tapi kalau benar, ini sangat mencoreng nama baik Dharmasraya,” tulis salah satu pengguna media sosial.
Belum Ada Keterangan Resmi dari Kepolisian
Hingga Minggu malam (26/10/2025), pihak kepolisian belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait insiden ini. Kapolresta Padang ketika dikonfirmasi beberapa media hanya menyebut pihaknya masih menelusuri kebenaran video yang beredar dan memastikan apakah benar sosok dalam rekaman tersebut adalah AG, mantan kepala daerah Dharmasraya.
Sementara itu, redaksi Aksara47 telah berupaya menghubungi AG melalui nomor pribadinya serta beberapa orang dekatnya untuk meminta klarifikasi. Namun hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak AG maupun keluarganya.
Sejumlah tokoh politik lokal juga memilih berhati-hati dalam memberikan komentar. “Kita tunggu dulu penjelasan resmi dari aparat. Jangan sampai opini publik terbentuk dari isu yang belum tentu benar,” ujar salah seorang anggota DPRD Sumbar yang enggan disebutkan namanya.
Profil Singkat AG
AG dikenal sebagai salah satu tokoh politik berpengaruh di Dharmasraya. Ia pernah menjabat sebagai bupati selama satu periode dan dikenal dengan sejumlah program pembangunan di bidang infrastruktur serta pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Setelah tak lagi menjabat, AG masih aktif di dunia politik dan kerap hadir dalam berbagai kegiatan sosial di Sumatera Barat. Reputasinya sebagai figur publik yang disegani membuat kabar penangkapan ini terasa mengguncang dan sulit dipercaya bagi sebagian warga.
Pandangan Islam terhadap Hubungan Sesama Jenis
Kasus dugaan yang melibatkan AG juga memunculkan diskusi lebih luas di kalangan masyarakat, terutama soal pandangan agama terhadap hubungan sesama jenis yang disebut-sebut menjadi latar dari peristiwa tersebut.
Dalam ajaran Islam, hubungan sesama jenis atau yang disebut liwath merupakan perbuatan yang dilarang keras dan digolongkan sebagai dosa besar. Larangan ini bersumber dari berbagai hadis Nabi Muhammad ﷺ yang menegaskan beratnya hukuman bagi pelaku perbuatan tersebut.
Rasulullah ﷺ bersabda:
“Barang siapa yang kalian dapati melakukan perbuatan kaum Luth (hubungan sesama jenis), maka bunuhlah pelaku dan pasangannya.”
(HR. Abu Dawud, At-Tirmidzi, dan Ibnu Majah)
Dalam hadis lain disebutkan:
“Allah melaknat siapa saja yang melakukan perbuatan kaum Luth.”
(HR. Ahmad, Tirmidzi, dan Nasa’i)
Ajaran Islam memandang bahwa perilaku semacam itu bertentangan dengan fitrah manusia dan merusak tatanan moral masyarakat. Umat Islam diajarkan untuk menjauhi perbuatan tersebut serta menegakkan nilai-nilai kesucian dan kehormatan diri.
Menanti Klarifikasi dan Kepastian
Masyarakat kini menunggu penjelasan resmi dari pihak berwenang untuk mengetahui kebenaran di balik video viral tersebut. Apakah benar pria dalam rekaman itu adalah AG, dan apa konteks sebenarnya dari kejadian di penginapan itu?
Kasus ini menjadi sorotan besar karena menyangkut figur publik yang pernah dipercaya memimpin daerah. Publik berharap, penyelidikan dilakukan secara objektif, transparan, dan berdasarkan bukti yang sah, bukan sekadar berdasarkan desas-desus yang berkembang di dunia maya.
Redaksi Aksara47 akan terus memantau perkembangan kasus ini dan akan menyajikan informasi terbaru segera setelah keterangan resmi diperoleh dari pihak berwenang.
(AK)
#Gay #Homoseksual #Perisriwa #Viral

Tidak ada komentar:
Posting Komentar