
SAR 5 Jurnalis Hilang: Besok Operasi Berakhir, Keluarga Minta Pencarian Jangan Dihentikan
AK47, Banten — Waktu pencarian lima jurnalis dan awak kapal yang hilang kontak di sekitar Gunung Anak Krakatau terus berpacu. Minggu (13/9/2026), sehari sebelum batas akhir operasi SAR, keluarga korban masih menggantungkan harapan pada tim pencarian dan meminta operasi kemanusiaan tersebut diperpanjang.
Harapan itu disampaikan keluarga saat ditemui Gubernur Banten Andra Soni di sebuah penginapan yang berada di sekitar Posko SAR Terpadu, Minggu.
Bagi keluarga, berakhirnya masa operasi pada Senin (14/9/2026) bukanlah akhir dari penantian. Mereka masih ingin pencarian dilanjutkan apabila kelima korban belum ditemukan.
Keluarga juga meminta wilayah pencarian diperluas. Tidak hanya menyisir perairan di sekitar Gunung Anak Krakatau, tetapi juga kembali memeriksa kawasan daratan dan pulau-pulau di sekitarnya.
Salah satu lokasi yang secara khusus diminta untuk kembali disisir adalah Pulau Sebesi.
"Dari obrolan kita tadi, besar harapan keluarga, apabila hari ketujuh nanti belum juga ditemukan, untuk bisa diperpanjang operasi kemanusiaan pencarian dan pertolongan ini," ujar Andra Soni.
Sehari Menjelang Batas Akhir, Harapan Keluarga Belum Padam
Pertemuan tersebut berlangsung ketika operasi SAR memasuki masa yang sangat menentukan.
Sudah beberapa hari tim SAR gabungan melakukan pencarian untuk menemukan lima jurnalis dan awak kapal yang hilang kontak. Namun hingga Minggu, keberadaan mereka masih belum diketahui.
Di tengah ketidakpastian itu, keluarga terus menunggu kabar dari lapangan.
Harapan mereka sederhana: pencarian jangan berhenti sebelum seluruh kemungkinan diperiksa.
Karena itu, keluarga meminta agar apabila hingga Senin korban belum ditemukan, Basarnas mempertimbangkan untuk memperpanjang operasi.
Andra mengatakan, harapan keluarga tersebut akan disampaikan dan menjadi bahan pertimbangan dalam menentukan langkah pencarian selanjutnya.
"Saya juga sebagai Gubernur Banten, juga berharap kepada Basarnas sebagai pemimpin operasi ini bisa mempertimbangkan harapan-harapan ini," jelasnya.
Pulau Sebesi Diminta Kembali Diperiksa
Salah satu poin penting yang disampaikan keluarga adalah permintaan agar kawasan daratan kembali menjadi bagian dari penyisiran.
Pulau Sebesi menjadi salah satu lokasi yang diharapkan dapat diperiksa kembali oleh tim SAR gabungan.
Permintaan tersebut menunjukkan bahwa keluarga berharap pencarian dilakukan seluas mungkin, tidak hanya mengandalkan penyisiran di laut.
"Harapannya bisa disisir kembali Pulau Sebesi dan insyaallah bisa dilakukan," kata Andra.
Dengan wilayah operasi yang berada di kawasan kepulauan dan perairan sekitar Gunung Anak Krakatau, penyisiran membutuhkan koordinasi berbagai unsur SAR serta pemeriksaan terhadap titik-titik yang dinilai berpotensi.
Bagi keluarga, setiap lokasi yang belum diperiksa kembali masih menyimpan kemungkinan untuk menemukan petunjuk mengenai keberadaan para korban.
Operasi Dijadwalkan Berakhir Senin
Operasi SAR terhadap lima korban tersebut dijadwalkan berakhir pada Senin, 14 September 2026.
Batas waktu itu kini menjadi perhatian utama keluarga.
Jika sampai hari ketujuh korban belum ditemukan, keluarga berharap operasi tidak langsung dihentikan.
Mereka meminta tambahan waktu agar tim SAR gabungan dapat kembali memaksimalkan pencarian, baik di wilayah perairan maupun daratan.
Andra pun berharap Basarnas dapat mempertimbangkan permintaan tersebut.
Perpanjangan operasi, menurutnya, akan memberikan kesempatan lebih besar kepada tim SAR untuk melakukan penyisiran secara maksimal dan memastikan wilayah pencarian telah diperiksa secara menyeluruh.
Tim SAR Terus Bergerak
Selama operasi berlangsung, tim SAR gabungan terus melakukan pencarian dengan mengerahkan unsur laut dan darat.
Pencarian dilakukan di kawasan sekitar lokasi hilangnya kontak dengan para korban.
Namun sampai Minggu, belum ada kepastian mengenai keberadaan kelima korban.
Situasi tersebut membuat pencarian menjadi semakin berpacu dengan waktu.
Di satu sisi, tim SAR terus berupaya menemukan para korban. Di sisi lain, keluarga menanti kepastian dan berharap waktu pencarian tidak berhenti pada hitungan hari ketujuh.
Keluarga Menunggu Kepastian
Kini perhatian tertuju pada Senin (14/9/2026).
Jika hingga batas akhir operasi kelima korban belum ditemukan, keputusan Basarnas mengenai kemungkinan perpanjangan operasi akan menjadi sangat penting bagi keluarga.
Mereka tidak hanya meminta tambahan waktu.
Mereka meminta kesempatan agar pencarian dapat kembali diperluas, termasuk menyisir kawasan daratan seperti Pulau Sebesi.
Sebab bagi keluarga, pencarian lima orang yang hingga kini belum diketahui keberadaannya bukan sekadar sebuah operasi SAR.
Ada orang-orang yang masih menunggu di rumah.
Ada keluarga yang belum mendapatkan kepastian.
Dan ada harapan yang masih mereka pertahankan hingga hari ketujuh:
agar pencarian tidak berhenti sebelum kelima korban ditemukan.
(AK)
#Headline #Peristiwa #JurnalisHilang