
Bukan Cuma Satu Motor! Tim Klewang Bekuk 3 Pemuda, Puluhan TKP Curanmor di Padang Mulai Terkuak
AK47, Padang — Satu laporan kehilangan sepeda motor ternyata menjadi pintu masuk bagi polisi untuk membongkar dugaan jaringan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang beraksi di sejumlah wilayah Kota Padang.
Tim Klewang Satreskrim Polresta Padang berhasil meringkus tiga pria yang diduga terlibat dalam aksi curanmor. Mereka adalah RLF (22), ZASZ (21), dan MR (23).
Ketiganya diamankan pada Sabtu malam, 12 September 2026, sekitar pukul 21.00 WIB.
Yang membuat kasus ini menjadi sorotan, polisi menduga perkara tersebut tidak berhenti pada satu sepeda motor yang dicuri.
Dari hasil pengembangan, ketiga pria tersebut diduga berkaitan dengan puluhan kasus pencurian sepeda motor di wilayah hukum Polresta Padang.
Jejak mereka mulai terbuka setelah polisi membongkar kasus pencurian Yamaha Nmax di kawasan Jalan Dr. M. Hatta, Kelurahan Kapalo Koto, Kecamatan Pauh.
CCTV Bongkar Jejak Pelaku
Kasus bermula dari laporan pencurian sepeda motor Yamaha Nmax yang terjadi di sebuah rumah kos di kawasan Pauh pada Jumat, 11 September 2026.
Motor yang berada di teras rumah kos itu raib.
Namun, pelaku diduga tidak menyadari bahwa gerak-geriknya terekam kamera pengawas.
Tim Klewang Satreskrim Polresta Padang yang dipimpin Kanit Opsnal Iptu Adrian Afandi bersama Kasubnit Opsnal Ipda Ryan Fermana kemudian memeriksa rekaman CCTV.
Dari rekaman tersebut, penyelidikan polisi mengarah kepada ZASZ.
Petunjuk itu langsung ditindaklanjuti.
Tim bergerak ke kawasan Ujung Tanah, Kecamatan Lubuk Begalung. Di sebuah tempat kos, polisi berhasil mengamankan ZASZ bersama RLF.
Dua orang diamankan.
Tetapi penyelidikan belum berhenti.
Polisi kemudian melakukan pemeriksaan dan pengembangan untuk mengetahui kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat.
Dari informasi yang diperoleh penyidik, muncul nama MR.
Tim Klewang kembali bergerak.
MR akhirnya berhasil diringkus di kawasan Teluk Bayur, Kecamatan Lubuk Begalung.
Tiga orang kini berada dalam penguasaan polisi.
Satu Laporan Buka Tabir Puluhan Kasus
Penangkapan ketiga tersangka kemudian berkembang menjadi penyelidikan yang jauh lebih besar.
Kasat Reskrim Polresta Padang Kompol Yasin mengungkapkan, berdasarkan hasil penyelidikan dan pengembangan, para tersangka diduga tidak hanya melakukan pencurian di satu lokasi.
"Ketiga tersangka yang kami amankan masing-masing berinisial RLF (22), ZASZ (21), dan MR (23). Dari hasil penyelidikan dan pengembangan, para pelaku ini tidak hanya beraksi di satu tempat, melainkan terlibat dalam puluhan kasus pencurian sepeda motor di wilayah hukum Polresta Padang," ujar Kompol Yasin.
Keterangan tersebut membuat penyidik kini harus mengurai satu per satu dugaan TKP yang berkaitan dengan ketiga tersangka.
Polisi mencocokkan pengakuan tersangka dengan laporan masyarakat, barang bukti, serta informasi lain yang dikumpulkan dalam proses penyidikan.
Dengan demikian, satu kasus pencurian Yamaha Nmax di Pauh kini berkembang menjadi pintu masuk untuk mengungkap dugaan rentetan curanmor lainnya.
Nama DPO Ikut Muncul
Pengembangan kasus juga mengarah kepada seorang pria berinisial AKL.
Nama AKL disebut oleh tersangka MR sebagai rekan yang diduga ikut melakukan pencurian.
Polisi kini telah menetapkan AKL sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO) dan masih melakukan pengejaran.
Salah satu perkara yang dikaitkan dengan MR dan AKL terjadi di wilayah Kecamatan Koto Tangah. Perkara tersebut tercantum dalam laporan polisi tertanggal 13 September 2026, dengan barang bukti satu unit Honda PCX.
Keberadaan AKL kini menjadi salah satu fokus pengembangan polisi untuk mengungkap lebih jauh kemungkinan jaringan yang terlibat.
Nmax hingga PCX Diduga Hasil Curanmor
Bukti-bukti yang diamankan polisi juga memperlihatkan jenis kendaraan yang diduga berkaitan dengan perkara tersebut.
Dari tangan para tersangka, petugas mengamankan:
• Yamaha Nmax tahun 2022 warna hijau, terkait dugaan pencurian di Pauh.
• Honda PCX warna putih.
• Honda Beat warna hitam tanpa pelat nomor.
Selain kendaraan, polisi juga mengamankan pakaian yang diduga digunakan ketika melakukan aksi, berupa topi hijau-krem, kaos putih, dan celana jeans biru.
Barang bukti tersebut kini diamankan di Mapolresta Padang untuk kepentingan penyidikan dan pembuktian lebih lanjut.
Jejak Juga Mengarah ke Nanggalo
Belum selesai mengurai perkara di Pauh dan Koto Tangah, polisi kembali menemukan dugaan keterkaitan dengan kasus lain.
Berdasarkan pengakuan MR dan ZASZ, mereka juga diduga terlibat dalam pencurian Yamaha Nmax di kawasan Jalan Sei Delli Ujung, Kecamatan Nanggalo.
Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa, 8 September 2026.
Keterangan para tersangka kini menjadi bahan bagi penyidik untuk mencocokkan dugaan keterlibatan mereka dengan sejumlah laporan kehilangan kendaraan yang terjadi sebelumnya.
Polisi masih melakukan pendalaman untuk memastikan peran masing-masing tersangka dalam setiap perkara.
Kerugian Korban Puluhan Juta
Rentetan dugaan pencurian tersebut membuat korban mengalami kerugian yang tidak sedikit.
Dalam sejumlah kejadian, kerugian ditaksir mencapai belasan hingga puluhan juta rupiah per kasus, bergantung pada jenis kendaraan yang hilang.
Bagi korban, kehilangan sepeda motor bukan hanya persoalan kehilangan kendaraan.
Sepeda motor bagi sebagian warga merupakan kendaraan utama untuk bekerja dan memenuhi kebutuhan keluarga. Karena itu, maraknya dugaan curanmor menjadi persoalan yang sangat meresahkan masyarakat.
Kini, polisi berupaya memastikan apakah seluruh perkara tersebut benar-benar memiliki keterkaitan dengan ketiga tersangka.
Tiga Dibekuk, Satu Masih Diburu
Tiga tersangka telah diamankan.
Namun, perkara ini belum berakhir.
AKL masih buron, sementara penyidik terus mengembangkan kasus untuk mengungkap kemungkinan adanya pelaku lain yang terlibat.
Polisi juga masih mendalami dugaan jaringan yang lebih luas, termasuk kemungkinan adanya pihak lain yang berkaitan dengan keberadaan kendaraan hasil pencurian.
Tim Klewang kini memiliki pekerjaan lanjutan: mengurai puluhan dugaan TKP, mengembalikan kendaraan kepada pemilik yang berhak, serta memburu orang-orang yang masih bersembunyi.
Kasus ini bermula dari sebuah motor yang raib di kawasan Pauh.
Tetapi dari sana, polisi menemukan dugaan jejak panjang pencurian kendaraan bermotor yang menjalar ke sejumlah wilayah Kota Padang.
Dan perburuan belum selesai.
Satu nama masih masuk daftar buruan polisi.
(AK)
#Headline #Pencurian #Kriminal