-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Pages

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Kualitas Air Baku Sungai Paraku Jadi Sorotan, Dirut Perumda AM Padang Bergerak Cepat Gandeng HKI dan BPJN Sumbar Cari Solusi Permanen

Rabu, 05 Agustus 2026 | Agustus 05, 2026 WIB Last Updated 2026-08-06T03:53:07Z

Kualitas Air Baku Sungai Paraku Jadi Sorotan, Dirut Perumda AM Padang Bergerak Cepat Gandeng HKI dan BPJN Sumbar Cari Solusi Permanen



AK47, Padang – Menjaga keberlangsungan pasokan air bersih bagi masyarakat tidak hanya bergantung pada instalasi pengolahan air, tetapi juga pada kualitas sumber air baku. Berangkat dari komitmen tersebut, Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Padang Hendra Pebrizal turun langsung ke Intake Lubuk Paraku, Kamis (6/8/2026), bersama tim dari PT Hutama Karya Infrastruktur (HKI) dan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumatera Barat untuk membahas sekaligus meninjau persoalan kekeruhan air baku Sungai Paraku.


Peninjauan lapangan itu dilakukan sebagai langkah cepat dalam mencari akar persoalan yang menyebabkan meningkatnya tingkat kekeruhan air baku, terutama setelah tingginya intensitas hujan yang melanda Kota Padang dalam beberapa waktu terakhir. Kondisi tersebut berpotensi meningkatkan kandungan lumpur dan sedimen yang masuk ke aliran sungai sehingga berdampak pada proses produksi air bersih.


Di lokasi intake, rombongan melakukan pengamatan terhadap kondisi aliran sungai, daerah sekitar sumber air, hingga infrastruktur yang berkaitan dengan pengambilan air baku. Sejumlah aspek teknis menjadi fokus pembahasan, termasuk kemungkinan adanya perubahan kontur aliran sungai, sedimentasi, serta dampak pembangunan infrastruktur di sekitar kawasan tersebut.


Bagi Perumda Air Minum Kota Padang, persoalan ini tidak hanya menyangkut kualitas air baku, tetapi juga menyangkut keberlangsungan pelayanan kepada puluhan ribu pelanggan. Semakin tinggi tingkat kekeruhan air, semakin besar tantangan dalam proses pengolahan agar air yang didistribusikan tetap memenuhi standar kualitas yang ditetapkan.


Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Padang, Hendra Pebrizal, menegaskan bahwa langkah yang dilakukan bukan sekadar penanganan sesaat, melainkan bagian dari upaya membangun solusi yang berkelanjutan.

 

"Air baku merupakan fondasi utama pelayanan kami. Ketika kualitas sumber air mengalami penurunan, seluruh proses produksi akan ikut terdampak. Karena itu kami memilih turun langsung bersama HKI dan BPJN Sumbar agar persoalan ini dapat dipetakan secara menyeluruh, kemudian dirumuskan solusi yang tepat, cepat, dan berkelanjutan. Tujuan akhirnya hanya satu, memastikan masyarakat tetap memperoleh pelayanan air bersih yang berkualitas."


Menurut Hendra, tantangan penyediaan air bersih ke depan semakin kompleks seiring meningkatnya perubahan cuaca dan risiko bencana hidrometeorologi. Oleh sebab itu, koordinasi lintas sektor menjadi kebutuhan yang tidak bisa ditawar.

 

"Persoalan seperti ini tidak bisa diselesaikan sendiri. Dibutuhkan sinergi antarlembaga agar setiap langkah yang diambil memiliki dampak nyata. Kami ingin penanganan dilakukan berdasarkan kajian teknis yang matang, sehingga solusi yang dihasilkan benar-benar efektif dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat dalam jangka panjang."


Ia menambahkan, Perumda Air Minum Kota Padang akan terus melakukan pemantauan intensif terhadap kondisi Sungai Paraku sekaligus memperkuat langkah-langkah mitigasi agar gangguan terhadap pelayanan dapat ditekan seminimal mungkin.

 

"Kepercayaan masyarakat adalah tanggung jawab yang harus kami jaga. Karena itu kami tidak ingin hanya menyelesaikan persoalan hari ini, tetapi juga membangun sistem yang lebih tangguh menghadapi berbagai tantangan di masa mendatang. Kolaborasi yang terjalin hari ini menjadi bukti bahwa pelayanan publik yang berkualitas lahir dari kerja sama, bukan bekerja sendiri."


Melalui peninjauan dan pembahasan tersebut, Perumda Air Minum Kota Padang bersama HKI dan BPJN Sumbar berharap dapat segera merumuskan langkah-langkah teknis yang dapat mengurangi tingkat kekeruhan air baku Sungai Paraku. Dengan sumber air yang lebih terjaga, proses produksi air bersih akan semakin optimal sehingga pelayanan kepada masyarakat Kota Padang tetap berlangsung secara aman, berkualitas, dan berkesinambungan.


(AK)


#Headline #PerumdaAirMinum #Padang #Daerah

×
Berita Terbaru Update