-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Pages

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Prabowo 'Semprot' BUMN: Selama Ini Jadi Sumber Korupsi, "Hentikan! Kembalikan Uang Rakyat!"

Minggu, 12 Juli 2026 | Juli 12, 2026 WIB Last Updated 2026-07-12T15:38:46Z

Prabowo 'Semprot' BUMN: Selama Ini Jadi Sumber Korupsi, "Hentikan! Kembalikan Uang Rakyat!"



AK47, JakartaPresiden Prabowo Subianto melontarkan pernyataan paling keras sejak menjabat terkait praktik korupsi di lingkungan Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Di hadapan ribuan peserta peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 di Indonesia Arena, Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Minggu (12/7/2026), Prabowo secara terbuka menyebut bahwa selama ini BUMN telah menjadi salah satu sumber korupsi yang menggerogoti keuangan negara.


Pernyataan tersebut langsung menyita perhatian publik. Tanpa basa-basi, Prabowo menegaskan pemerintah tidak akan lagi membiarkan perusahaan-perusahaan pelat merah menjadi tempat berkembangnya praktik penyalahgunaan wewenang, kebocoran anggaran, maupun permainan yang merugikan negara.


"BUMN-BUMN itu akan kita tertibkan. Selama ini BUMN-BUMN itu sumber korupsi. Saudara ingin presidenmu bicara apa adanya kan?" tegas Prabowo, disambut riuh tepuk tangan hadirin.


Pernyataan itu menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah akan memperketat pengawasan sekaligus melakukan pembenahan menyeluruh terhadap tata kelola BUMN. Prabowo menegaskan, perusahaan milik negara harus kembali menjalankan fungsi utamanya sebagai penggerak ekonomi nasional dan penghasil keuntungan bagi negara, bukan menjadi ruang yang dimanfaatkan segelintir pihak untuk memperkaya diri.


Tak berhenti di situ, Prabowo juga mengirimkan peringatan keras kepada para pelaku korupsi. Dengan nada tinggi dan penuh penekanan, ia meminta mereka segera menghentikan praktik-praktik yang selama ini merampas hak rakyat.


"Saya menegaskan lagi, sekali lagi, untuk sekian kali lagi saya bicara dari dahulu. Hei para koruptor, sadar diri! Hentikan praktik-praktik kau! Hentikan! Rakyat tidak bodoh! Hentikan!" serunya.


Menurut Prabowo, uang negara yang dikorupsi bukan sekadar angka dalam laporan keuangan. Di balik setiap rupiah yang hilang terdapat hak masyarakat yang ikut dirampas hak anak-anak memperoleh pendidikan yang layak, hak masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan yang berkualitas, hingga hak rakyat menikmati pembangunan yang merata.


Karena itu, ia meminta seluruh kekayaan negara yang telah dicuri segera dikembalikan.


"Kembalikan kekayaan rakyat, kembalikan dengan baik. Kita bangsa pemaaf, tetapi rakyat butuh keadilan, rakyat butuh kesejahteraan," ujar Presiden.


Prabowo menilai pemberantasan korupsi merupakan syarat mutlak untuk mewujudkan Indonesia yang lebih maju. Dana negara yang selama ini bocor akibat praktik korupsi, kata dia, semestinya dapat digunakan untuk membangun sekolah yang lebih baik, meningkatkan kualitas rumah sakit, memperbaiki infrastruktur, hingga menaikkan kesejahteraan para guru, tenaga kesehatan, aparatur sipil negara (ASN), serta prajurit TNI dan anggota Polri.


"Rakyat butuh sekolah yang baik. Guru-guru butuh gaji yang baik. Dokter-dokter, perawat-perawat butuh gaji yang baik. Tentara dan polisi butuh gaji yang baik supaya mereka tidak meras dari rakyat. Pegawai negeri butuh gaji yang baik supaya mereka enggak korupsi," katanya.


Pidato tersebut menegaskan bahwa pemerintahan Prabowo ingin mengirim pesan yang jelas: tidak boleh ada lagi ruang aman bagi koruptor, termasuk di lingkungan BUMN. Penertiban terhadap perusahaan-perusahaan pelat merah diproyeksikan menjadi bagian penting dari agenda reformasi tata kelola negara demi menutup celah korupsi dan memastikan setiap uang rakyat kembali kepada rakyat.


Pesan yang disampaikan Prabowo bukan sekadar kritik terhadap kondisi yang ada, melainkan juga peringatan bahwa era pembiaran harus diakhiri. BUMN dituntut menjadi pilar pembangunan dan mesin pertumbuhan ekonomi nasional, bukan lagi identik dengan skandal, kebocoran anggaran, atau praktik korupsi yang menggerus kepercayaan publik.


(AK)


#Headline #BUMN #Korupsi #Nasional

×
Berita Terbaru Update