-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Pages

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Misteri Peluru Nyasar di UNP Memanas, Tim Investigasi Turun ke Lapangan Uji Jarak Tembak Pistol G-2 Combat

Jumat, 05 Juni 2026 | Juni 05, 2026 WIB Last Updated 2026-06-06T04:54:32Z

Misteri Peluru Nyasar di UNP Memanas, Tim Investigasi Turun ke Lapangan Uji Jarak Tembak Pistol G-2 Combat



AK47, Padang – Misteri peluru nyasar yang menggemparkan lingkungan Universitas Negeri Padang (UNP) kini memasuki fase krusial. Tim Investigasi menggelar uji balistik lapangan untuk menelusuri kemungkinan asal-usul proyektil yang memicu kegelisahan publik dan menjadi sorotan luas masyarakat Sumatera Barat.


Pengujian dilakukan di Lapangan Tembak Lanud Sutan Sjahrir, Padang, Jumat (5/6/2026), menggunakan Pistol G-2 Combat dengan munisi kaliber 9 mm produksi PT Pindad jenis 1-TJ. Langkah ini dilakukan untuk menguji sejauh mana kemampuan peluru melesat, termasuk kemungkinan lintasan dan titik jatuh yang relevan dengan lokasi kejadian di kawasan kampus UNP.


Dalam pengujian tersebut, tim menerapkan berbagai variasi sudut tembakan guna memperoleh data ilmiah terkait karakteristik proyektil, jarak tempuh efektif, hingga capaian maksimum peluru. Hasilnya akan menjadi salah satu kunci penting dalam mengurai teka-teki yang hingga kini masih menyisakan banyak pertanyaan.


Tim Investigasi tidak hanya mengandalkan keterangan saksi dan hasil olah TKP. Data uji balistik lapangan akan dipadukan dengan pemeriksaan teknis serta bukti-bukti lain yang telah dikumpulkan untuk membangun rekonstruksi kejadian secara utuh dan objektif.


Pemilihan Lanud Sutan Sjahrir sebagai lokasi pengujian dilakukan dengan pertimbangan keamanan dan kelayakan area untuk pelaksanaan uji balistik. Seluruh proses berlangsung di bawah pengawasan personel yang memiliki kompetensi di bidang persenjataan dan investigasi teknis.


Kapendam XX/Tuanku Imam Bonjol, Kolonel Kav Taufiq, S.Sos., M.M., menegaskan bahwa hasil pengujian ini akan menjadi landasan penting dalam penyusunan laporan akhir investigasi.


"Setiap kesimpulan harus dibangun berdasarkan fakta, data ilmiah, dan bukti teknis yang dapat dipertanggungjawabkan," tegasnya.


Kasus peluru nyasar yang terjadi di lingkungan kampus tersebut sebelumnya memicu perhatian publik dan menimbulkan berbagai spekulasi terkait sumber tembakan. Karena itu, hasil investigasi yang tengah berjalan dinilai sangat penting untuk menjawab pertanyaan masyarakat sekaligus memastikan tidak ada ruang bagi asumsi yang tidak berdasar.


Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol memastikan proses investigasi akan dilakukan secara profesional, transparan, dan objektif. Publik kini menanti hasil akhir penyelidikan yang diharapkan mampu mengungkap secara terang dari mana peluru itu berasal, bagaimana lintasannya, dan apa yang sebenarnya terjadi di balik insiden yang menghebohkan dunia pendidikan tersebut.


(AK)


#Headline #Padang #Peristiwa #KodamXXTIB

×
Berita Terbaru Update