-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Pages

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Antisipasi Gangguan Air Bersih, Perumda AM dan Dinas PU Padang Kompak Tata Ulang Jaringan Pipa di Tarandam

Selasa, 16 Juni 2026 | Juni 16, 2026 WIB Last Updated 2026-06-16T15:13:56Z

Antisipasi Gangguan Air Bersih, Perumda AM dan Dinas PU Padang Kompak Tata Ulang Jaringan Pipa di Tarandam



AK47, PADANG Di tengah masifnya pembangunan infrastruktur di Kota Padang, satu hal yang tak boleh terabaikan adalah pelayanan dasar kepada masyarakat. Menjawab tantangan tersebut, Perumda Air Minum (AM) Kota Padang dan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Padang menunjukkan sinergi yang kuat dengan melakukan langkah antisipatif demi memastikan pembangunan tetap berjalan tanpa mengganggu distribusi air bersih bagi warga.


Kolaborasi itu kini diwujudkan dalam pelaksanaan rehabilitasi jaringan drainase di kawasan Tarandam, Kelurahan Sawahan, Kecamatan Padang Timur. Sebelum alat berat bekerja dan proyek pelebaran drainase dimulai secara maksimal, Perumda Air Minum Kota Padang terlebih dahulu bergerak melakukan penataan ulang jaringan pipa yang berada di area pekerjaan.


Langkah cepat ini dilakukan untuk mencegah risiko yang bisa berdampak langsung kepada masyarakat apabila jaringan pipa distribusi air bersih terdampak aktivitas pembangunan.


Humas Perumda Air Minum Kota Padang, Adhie Zein, mengatakan bahwa koordinasi sejak awal menjadi kunci agar pembangunan dan pelayanan publik dapat berjalan berdampingan.


“Di lokasi tersebut akan dilakukan pelebaran drainase. Posisi pipa PDAM berada pada area yang bakal tergerus oleh pelebaran tersebut. Untuk mengantisipasi terjadinya gangguan jika pipa terputus oleh aktivitas pembangunan, maka dilakukan penertiban terlebih dahulu,” ujar Adhie Zein, Selasa (16/6/2026).


Menurutnya, pekerjaan ini bukan sekadar memindahkan pipa, melainkan bagian dari strategi besar untuk menjaga keandalan sistem distribusi air bersih di kawasan tersebut.


Perumda Air Minum Kota Padang memasang pipa baru jenis HDPE DN 80 sepanjang kurang lebih 200 meter atau mengikuti panjang area yang terdampak rehabilitasi drainase. Material HDPE dipilih karena memiliki tingkat ketahanan yang tinggi, fleksibel terhadap pergerakan tanah, tahan korosi, serta memiliki usia pakai yang panjang.


Namun, manfaat yang dihasilkan tidak hanya bersifat sementara selama proyek berlangsung. Penataan jaringan ini justru akan memberikan dampak positif dalam jangka panjang terhadap kualitas pelayanan kepada pelanggan.


“Selain menekan kehilangan air dan memaksimalkan pelayanan kepada pelanggan sekitar, penertiban jaringan tersebut juga menjadikan pipa tersier berada di posisi yang ideal untuk penambahan pelanggan baru, serta rehabilitasi sambungan rumah (SR) nantinya,” jelas Adhie.


Di tengah perkembangan Kota Padang yang terus bergerak maju, koordinasi lintas sektor menjadi kebutuhan yang tak bisa ditawar. Sebab, pembangunan infrastruktur yang tidak disertai perencanaan matang berpotensi menimbulkan persoalan baru bagi masyarakat.


Melalui pendekatan kolaboratif ini, Pemerintah Kota Padang menunjukkan bahwa pembangunan bukan hanya soal membangun fisik semata, tetapi juga memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terjaga.


Kawasan Tarandam sendiri merupakan salah satu titik strategis yang membutuhkan penanganan drainase secara serius guna meningkatkan kapasitas saluran air dan mengurangi potensi genangan ketika curah hujan tinggi melanda kota.


Karena itu, langkah antisipatif yang dilakukan Perumda Air Minum Kota Padang menjadi bagian penting dalam mendukung keberhasilan proyek tersebut. Dengan pekerjaan yang terencana sejak awal, risiko gangguan layanan dapat ditekan seminimal mungkin.


Sinergi antara Perumda Air Minum dan Dinas PU Kota Padang ini pun layak menjadi contoh bagaimana dua institusi dapat berjalan seiring untuk satu tujuan yang sama, yakni menghadirkan pembangunan yang berkelanjutan tanpa mengorbankan kenyamanan masyarakat.


Pada akhirnya, masyarakatlah yang menjadi pihak paling diuntungkan. Pembangunan drainase terus berjalan, distribusi air bersih tetap aman, dan kualitas pelayanan publik pun semakin meningkat.


Di tengah tuntutan pelayanan yang semakin kompleks, kolaborasi semacam ini menjadi bukti bahwa komunikasi yang baik, perencanaan yang matang, dan kerja sama yang solid adalah fondasi utama dalam membangun Kota Padang yang lebih modern, tangguh, dan ramah bagi seluruh warganya.


(AK)


#Headline #PerumdaAirMinum #Padang

×
Berita Terbaru Update