
Skandal Perselingkuhan Guncang Nagari Mungo, Mantan Kepala Jorong Diduga Rebut Istri Orang hingga Seret Nama ASN RSUD
AK47, Pasaman - Nagari Mungo kembali digegerkan skandal panas yang kini menjadi bahan gunjingan warga. Seorang mantan kepala jorong berinisial A yang dulu dikenal sebagai tokoh masyarakat, kini justru diterpa isu dugaan perselingkuhan dengan seorang wanita bersuami berinisial M.
Hubungan terlarang yang disebut-sebut sudah berlangsung sejak Agustus 2025 itu kini mulai terbongkar ke publik dan memicu kemarahan banyak pihak. Warga menilai dugaan tindakan tersebut bukan hanya merusak rumah tangga orang lain, tetapi juga mencoreng nama baik tokoh masyarakat yang pernah diberi amanah memimpin lingkungan jorong.
Informasi yang beredar di tengah masyarakat menyebut hubungan keduanya diduga sudah melampaui batas kewajaran. Dugaan perselingkuhan itu bahkan disebut menjadi pemicu retaknya rumah tangga M dengan suami sahnya.
Suami M dikabarkan naik pitam setelah mengetahui dugaan hubungan gelap tersebut. Ia disebut merasa dikhianati dan dipermalukan. Pihak keluarga pun dikabarkan tengah mengumpulkan bukti dan mempertimbangkan membawa persoalan ini ke jalur hukum.
“Ini bukan lagi isu biasa. Kalau memang benar, sangat memalukan karena yang terlibat mantan pejabat lingkungan yang dulu dipercaya masyarakat,” ujar seorang warga.
Skandal ini semakin panas setelah muncul kabar bahwa A diduga kabur ke Pasaman dan tinggal di kampung istri pertamanya yang berinisial RH. RH diketahui disebut-sebut bekerja sebagai ASN PPPK di RSUD Lubuk Sikaping.
Di tengah memanasnya isu perselingkuhan, nama RH ikut terseret setelah beredar dugaan adanya konten asusila yang dikaitkan dengan suaminya. Persoalan tersebut bahkan telah dilaporkan oleh kelompok yang mengatasnamakan Masyarakat Peduli Integritas Publik kepada Direktur RSUD Lubuk Sikaping, bagian kepegawaian, hingga komite etik rumah sakit.
Mereka mendesak pihak rumah sakit tidak tutup mata terhadap polemik yang kini sudah menjadi konsumsi publik.
“Kami meminta pihak RSUD jangan diam dan jangan seolah membiarkan persoalan ini. Institusi harus bersikap tegas jika memang ada dugaan pelanggaran etik,” tegas perwakilan kelompok tersebut.
Kabar dugaan perselingkuhan ini kini menyebar luas dari mulut ke mulut hingga media sosial. Banyak warga menyayangkan munculnya dugaan skandal yang menyeret mantan aparat lingkungan dan ASN karena dianggap memberi contoh buruk di tengah masyarakat.
Hingga saat ini, belum ada klarifikasi resmi dari A, M, maupun RH terkait tuduhan yang beredar. Namun tekanan publik terus menguat agar seluruh pihak terkait segera buka suara sebelum isu berkembang semakin liar dan memicu kegaduhan yang lebih besar di tengah masyarakat.
(AK)
#Perselingkuhan #Asusila #Headline #Daerah #KabupatenPasaman