
Loker di Facebook Berujung Petaka, Mahasiswi di Makassar Disekap dan Diperkosa Selama 3 Hari
AK47, Makassar - Nasib tragis menimpa MA (21), seorang mahasiswi di Kota Makassar. Niat hati mencari pekerjaan lewat Facebook, korban justru masuk ke perangkap mengerikan yang diduga telah disiapkan seorang pria berinisial FR (30).
Korban diduga disekap selama tiga hari di sebuah rumah kontrakan di Kelurahan Barombong, Kecamatan Tamalate. Selama berada di dalam rumah itu, korban juga diduga mengalami tindak pemerkosaan.
Peristiwa memilukan itu baru terbongkar ketika pemilik rumah datang mengecek kontrakan karena masa sewa sudah habis. Tak lama setelah pintu diketuk, suasana langsung berubah mencekam.
Korban muncul dalam kondisi menangis histeris dengan tangan masih terikat. Dengan suara gemetar, korban meminta tolong kepada warga yang berada di sekitar lokasi.
Warga yang syok melihat kondisi korban langsung menghubungi polisi. Saat petugas Polsek Tamalate tiba di lokasi, korban ditemukan masih berada di dalam rumah dalam keadaan trauma. Sementara pelaku diduga sudah kabur lebih dulu.
Kanit Reskrim Polsek Tamalate, Abd Latif, membenarkan penemuan korban di dalam rumah kontrakan tersebut.
“Petugas langsung menuju lokasi setelah menerima laporan warga. Saat tiba di TKP, benar ditemukan seorang perempuan dalam kondisi tangannya terikat,” ujarnya, Rabu (13/5/2026).
Berdasarkan keterangan awal korban, semuanya bermula dari tawaran kerja yang ia temukan di media sosial Facebook. Setelah dinyatakan diterima bekerja, korban diminta datang ke rumah tersebut dan bahkan diminta menginap.
Namun tawaran pekerjaan itu diduga hanya jebakan. Polisi kini mendalami dugaan bahwa rumah kontrakan tersebut memang sengaja disewa pelaku untuk melancarkan aksinya.
“Ada juga dugaan tindak pemerkosaan berdasarkan keterangan awal korban,” kata Latif.
Korban telah menjalani visum dan mendapatkan pendampingan untuk proses hukum lebih lanjut. Sementara itu, aparat kepolisian masih memburu FR yang menghilang sesaat sebelum penggerebekan dilakukan.
Kasus ini menjadi peringatan keras bagi masyarakat, khususnya perempuan muda pencari kerja, agar tidak mudah percaya dengan lowongan kerja dari media sosial tanpa identitas dan alamat yang jelas.
(AK)
#Perkosaan #Kriminal #Headline