
Dirtek Andri Satria Tinjau Lokasi Pekerjaan Pipa di Gunung Pangilun
AK47, Padang – Upaya peningkatan kualitas layanan air bersih di Kota Padang kembali dilakukan Perusahaan Daerah Air Minum (Perumda AM) Kota Padang melalui pekerjaan koneksi pipa utama berdiameter besar di kawasan Jalan Gajah Mada, Gunung Pangilun, tepatnya di depan MAN 2 Gunung Pangilun. Pekerjaan teknis tersebut dilakukan sejak Jumat (9/1/2026) malam dan resmi dinyatakan selesai pada Minggu (11/1/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari program peningkatan layanan dan penguatan keandalan sistem distribusi air bersih, serta peremajaan jaringan pipa yang telah lama beroperasi. Selain bertujuan memperlancar aliran air ke pelanggan, pekerjaan ini juga ditujukan untuk meminimalkan potensi kebocoran pada sistem pipa eksisting yang selama ini menjadi salah satu penyebab gangguan distribusi.
Direktur Teknik Perumda AM Kota Padang, Andri Satria, melalui Kasubag Humas Perumda AM, Adhie Zein, menjelaskan bahwa pekerjaan koneksi pipa DN 600 GI ke pipa HDPE 200 ini merupakan pekerjaan teknis yang kompleks dan memiliki tingkat risiko cukup tinggi.
“Pekerjaan ini bersifat teknis dan sering kali menyebabkan gangguan distribusi air sementara, seperti air mati atau tekanan mengecil di wilayah terdampak selama proses koneksi berlangsung,” ujar Adhie.
Tantangan: galian seperti kolam dan ruang gerak alat terbatas
Menurutnya, tantangan terbesar muncul karena lokasi pipa berada cukup dalam di bawah permukaan jalan yang padat arus lalu lintas. Selain itu, aliran air yang terus masuk ke lokasi galian membuat lubang galian berubah seperti kolam, ditambah kondisi tanah yang mudah longsor dan dinding galian yang rapuh.
Namun demikian, seluruh kendala tersebut dapat diantisipasi oleh tim teknis lapangan.
“Secara teknik, ini bukan pekerjaan ringan. Pipa berada cukup dalam, air terus masuk, dan ruang gerak alat terbatas. Tapi sulit bukan berarti mustahil,” tegasnya.
Adhie juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat pengguna jalan dan pelanggan air bersih yang sempat terganggu akibat pekerjaan ini.
“Saya memahami, ini mengganggu perjalanan dan distribusi air ke rumah-rumah warga. Kami mohon maaf sebesar-besarnya. Namun kami sedang memperbaiki sesuatu yang lebih mendasar: hak warga untuk mendapatkan air bersih yang layak,” ujarnya.
Tahapan pekerjaan
Pekerjaan koneksi pipa ini dilakukan melalui tiga tahap utama:
- Jumat, 9 Januari 2026 – dimulainya penggalian lokasi dan persiapan area kerja
- Sabtu, 10 Januari 2026 – proses utama koneksi pipa DN 600 GI ke pipa HDPE 200
- Minggu, 11 Januari 2026 – penyelesaian pekerjaan dan penutupan area galian
Usai seluruh rangkaian pekerjaan selesai, Perumda AM Padang menyampaikan bahwa aliran air bersih ke pelanggan mulai kembali normal secara bertahap.
Layanan kembali normal bertahap
Normalisasi distribusi tidak dapat berlangsung seketika karena sistem pipa membutuhkan waktu untuk menstabilkan tekanan dan mengisi jaringan.
Adhie memastikan wilayah pusat kota dan daerah sekitarnya akan memperoleh manfaat langsung dari pekerjaan koneksi pipa utama ini.
“Dengan selesainya pekerjaan ini, distribusi air bersih di wilayah pusat kota akan semakin andal. Tekanan air diharapkan lebih stabil, gangguan berkurang, dan kebocoran jaringan dapat diminimalkan,” pungkasnya.
Perumda AM Padang juga mengimbau pelanggan yang masih mengalami gangguan atau aliran belum stabil untuk melapor melalui layanan pengaduan resmi agar dapat ditangani secara cepat oleh petugas.
(AK)
#PerumdaAirMinum #Padang