
Presiden ke-7 RI Joko Widodo atau Jokowi
AK47, Solo - Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi), kembali menegaskan sikap politiknya menjelang dinamika awal Pilihan Presiden (Pilpres) 2029. Jokowi secara terbuka membantah isu yang menyebut putranya, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, bakal maju sebagai calon presiden secara terpisah pada kontestasi politik mendatang.
Di kediaman pribadinya di Kelurahan Sumber, Kota Solo, Jawa Tengah, Jumat (30/1/2026), Jokowi menegaskan bahwa dukungannya tetap solid kepada pasangan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka untuk melanjutkan kepemimpinan hingga dua periode.
“Kan sudah saya sampaikan, Prabowo–Gibran dua periode,” ujar Jokowi singkat namun tegas kepada awak media.
Pernyataan tersebut sekaligus menjadi penegasan atas berbagai spekulasi yang belakangan berkembang di ruang publik, termasuk isu potensi “pecah kongsi” antara Prabowo dan Gibran atau skenario keduanya saling berhadapan pada Pilpres 2029. Jokowi menepis seluruh rumor itu tanpa memberikan ruang interpretasi lanjutan.
“Sudah, itu saja,” katanya, mengakhiri pernyataan dengan nada menutup ruang spekulasi.
Dukungan Jokowi Bukan Sikap Baru
Lebih jauh, Jokowi menekankan bahwa sikap politiknya mendukung duet Prabowo–Gibran dua periode bukanlah sikap yang muncul belakangan. Ia mengaku telah menyampaikan arahan tersebut sejak awal pemerintahan Prabowo–Gibran berjalan.
Bahkan, Jokowi secara terbuka mengakui telah memerintahkan para relawan setianya untuk mengarahkan dukungan politik mereka kepada pasangan Prabowo–Gibran hingga 2029.
Hal itu disampaikannya dalam kesempatan terpisah pada Jumat (19/9/2025), juga di kediamannya di Solo.
“Sejak awal sudah saya sampaikan kepada seluruh relawan untuk itu,” ungkap Jokowi.
Menurut Jokowi, perintah tersebut bahkan telah diberikan sebelum Pilpres 2024 digelar, menandakan bahwa arah dukungan politiknya telah dipersiapkan jauh hari.
“Ya memang sejak awal saya perintahkan seperti itu, untuk mendukung pemerintahan Pak Presiden Prabowo–Gibran dua periode,” jelasnya.
Respons atas Pertanyaan Relawan
Jokowi juga mengungkapkan bahwa pernyataan dukungan itu disampaikannya sebagai respons atas pertanyaan para relawan mengenai sikap politiknya menjelang Pilpres 2029.
“Saya sampaikan itu ke relawan karena mereka bertanya ke saya,” kata Jokowi.
Pernyataan ini menegaskan posisi Jokowi sebagai figur sentral yang masih memiliki pengaruh besar terhadap arah dukungan politik relawan dan konstituen akar rumput, meskipun ia tidak lagi menjabat sebagai presiden.
Sinyal Politik Awal Menuju 2029
Sikap tegas Jokowi ini dibaca banyak kalangan sebagai sinyal kuat bahwa konfigurasi politik menuju Pilpres 2029 telah mulai dipetakan sejak dini. Dukungan eksplisit terhadap Prabowo–Gibran dua periode juga berpotensi meredam spekulasi dini tentang manuver politik Gibran sebagai kandidat presiden alternatif.
Dengan pernyataan ini, Jokowi seolah ingin memastikan stabilitas politik pemerintahan Prabowo–Gibran sekaligus menegaskan bahwa kesinambungan kepemimpinan nasional masih menjadi prioritas utamanya.
Di tengah suhu politik yang mulai menghangat pasca-Pilpres 2024, pernyataan Jokowi ini menjadi penanda penting bahwa dinamika menuju 2029 tidak lagi sekadar wacana, melainkan telah memasuki fase konsolidasi kekuatan.
(AK)
#Jokowi #Nasional #Politik