-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Pages

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Malam-Malam di Padang Tak Lagi Aman untuk Pembalap Liar, 5 Motor Knalpot Brong Diciduk Patroli Presisi

Sabtu, 12 September 2026 | September 12, 2026 WIB Last Updated 2026-09-13T05:29:27Z

Malam-Malam di Padang Tak Lagi Aman untuk Pembalap Liar, 5 Motor Knalpot Brong Diciduk Patroli Presisi




AK47, Padang Jalanan Kota Padang bukan arena balap. Pesan itu kembali ditegaskan Polresta Padang setelah Tim 1 Patroli Presisi memburu kendaraan yang diduga hendak digunakan untuk aksi balap liar dan menertibkan sepeda motor berknalpot brong yang meresahkan warga.


Dalam patroli yang digelar Minggu malam, 13 September 2026, polisi mengamankan lima unit sepeda motor yang ditemukan menggunakan spesifikasi tidak standar, termasuk knalpot brong.


Kendaraan-kendaraan tersebut langsung dibawa ke Mako Polresta Padang untuk menjalani pendataan dan proses penilangan lebih lanjut.


Penindakan ini menjadi sinyal keras bagi pengendara yang masih menjadikan ruas jalan di Kota Padang sebagai tempat menguji kecepatan, menggeber kendaraan, atau mengganggu ketenangan masyarakat pada malam hari.


Polisi Turun Saat Warga Ingin Tidur Nyenyak


Saat sebagian warga memilih beristirahat, personel Polresta Padang justru bergerak menyisir sejumlah titik yang dinilai rawan gangguan kamtibmas.


Operasi tersebut dipimpin Dantimsus sekaligus Kepala Tim 1 Patroli Presisi, Ipda Ryan, bersama kekuatan Pleton 1.


Patroli dilakukan sebagai langkah preventif sekaligus respons terhadap keresahan masyarakat mengenai aksi balap liar dan penggunaan knalpot brong.


Suara knalpot yang memekakkan telinga bukan sekadar persoalan kebisingan. Ketika dibarengi aktivitas kebut-kebutan, kondisi tersebut dapat berubah menjadi ancaman keselamatan bagi pengguna jalan lainnya.


Karena itu, polisi memilih memperketat patroli dan memastikan keberadaan aparat terasa langsung di tengah masyarakat.


Kapolresta Padang Kombes Pol. Apri Wibowo, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa patroli tersebut merupakan wujud nyata kehadiran kepolisian dalam memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat.


Pengamanan malam, kata dia, akan terus dilakukan secara konsisten.


Satu Laporan, Polisi Bergerak


Menariknya, operasi ini juga tidak terlepas dari peran masyarakat.


Warga yang melihat atau mengetahui adanya gangguan keamanan dapat menyampaikan informasi melalui Command Centre 110.


Laporan masyarakat menjadi bagian penting dalam mempercepat respons petugas. Informasi yang masuk ditindaklanjuti Tim 1 Patroli Presisi dengan bergerak menuju lokasi sasaran.


Artinya, masyarakat tidak harus menunggu situasi semakin buruk untuk bertindak.


Ketika ada aktivitas yang mengganggu keamanan dan ketertiban, informasi cepat dapat menjadi pintu masuk bagi polisi untuk melakukan pencegahan maupun penindakan.


Lima Motor Tak Berkutik


Dalam operasi Pleton 1, petugas akhirnya menemukan lima kendaraan roda dua yang menjadi sasaran penertiban.


Kendaraan tersebut menggunakan spesifikasi yang tidak standar, termasuk knalpot brong. Selain itu, kendaraan-kendaraan tersebut terindikasi kuat akan digunakan untuk aktivitas balap liar.


Kelima motor kemudian diamankan dan digelandang ke Mako Polresta Padang.


Di sana, kendaraan menjalani proses pendataan dan penilangan lebih lanjut.


Tindakan tersebut sekaligus menunjukkan bahwa polisi tidak ingin membiarkan pelanggaran lalu lintas dan gangguan ketertiban berkembang menjadi kebiasaan di jalanan Kota Padang.


Ipda Ryan: Tak Ada Ruang untuk Balap Liar


Ipda Ryan menegaskan patroli presisi tidak berhenti pada satu malam.


Intensitas patroli akan terus ditingkatkan untuk mengantisipasi munculnya kembali aksi balap liar maupun penggunaan kendaraan yang mengganggu masyarakat.


Pesannya tegas: siapa pun yang mencoba menjadikan jalan raya sebagai arena balap harus berhadapan dengan petugas.


Polisi juga mengingatkan para pengendara agar tidak memodifikasi kendaraan secara sembarangan, khususnya pada bagian yang berpotensi mengganggu ketertiban dan kenyamanan pengguna jalan.


Sebab, kebebasan menggunakan kendaraan di jalan umum tetap dibatasi oleh aturan dan keselamatan bersama.


Orang Tua Jangan Anggap Sepele


Polresta Padang juga menyerukan peran orang tua untuk memperketat pengawasan terhadap aktivitas anak-anak mereka, khususnya pada malam hari.


Pengawasan keluarga dianggap penting agar remaja tidak terseret ke dalam aktivitas jalanan yang berisiko.


Balap liar bukan sekadar persoalan siapa yang paling cepat. Di jalan umum, ada pengguna jalan lain yang memiliki hak yang sama untuk merasa aman.


Karena itu, pencegahan tidak hanya menjadi tugas polisi. Keluarga dan lingkungan juga memiliki tanggung jawab untuk mencegah anak-anak terlibat dalam aktivitas yang dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain.


Padang Harus Tetap Aman Setelah Matahari Terbenam


Penertiban lima sepeda motor tersebut menjadi salah satu bukti bahwa pengamanan Kota Padang tidak berhenti ketika aktivitas perkantoran berakhir.


Malam hari tetap menjadi bagian penting dari pengawasan kamtibmas.


Polresta Padang memastikan patroli akan terus ditingkatkan untuk menekan berbagai potensi gangguan, terutama aksi balap liar dan kendaraan dengan knalpot brong yang mengusik ketenangan warga.


Masyarakat pun diminta tidak ragu menyampaikan laporan melalui saluran resmi kepolisian.


Jalan raya adalah ruang bersama, bukan sirkuit pribadi.


Selama masih ada pengendara yang nekat menguji kecepatan dan mengabaikan kenyamanan serta keselamatan orang lain, patroli presisi Polresta Padang akan terus bergerak.


Malam di Kota Padang harus menjadi waktu untuk beristirahat dan beraktivitas dengan aman bukan panggung bagi aksi kebut-kebutan yang mempertaruhkan keselamatan.


(AK)


#BalapLiar #Padang #Headline #Daerah  #PolrestaPadang

×
Berita Terbaru Update