-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Pages

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Gembok Dijebol, CCTV Menjawab: Tim Klewang Gulung Pencuri Spesialis Bengkel di Lubeg!

Minggu, 27 September 2026 | September 27, 2026 WIB Last Updated 2026-09-27T15:48:43Z
Gembok Dijebol, CCTV Menjawab: Tim Klewang Gulung Pencuri Spesialis Bengkel di Lubeg!



AK47, Padang -  Sepandai-pandai tupai melompat, akhirnya jatuh juga di tangan Tim Klewang. Aksi teror pencurian yang meresahkan pemilik bengkel di kawasan Gurun Laweh, Kecamatan Lubuk Begalung (Lubeg), Kota Padang, berakhir antiklimaks setelah pelakunya diringkus Tim 1 Klewang Satreskrim Polresta Padang.


Pelaku nekat merusak gembok kedai/bengkel sepeda motor, menguras puluhan onderdil, lalu memasukkannya ke dalam karung bak memanen hasil kebun sendiri. Namun, ia lupa satu hal: kamera pengawas (CCTV) merekam setiap inci pergerakannya tanpa celah.


Terlalu Percaya Diri, Jejak CCTV Jadi Pembuka Jalan


Penyelidikan bergerak cepat setelah rekaman kamera pengawas memperlihatkan detail detik-detik pembobolan tersebut. Berbekal bukti visual tangkapan CCTV, Tim 1 Klewang yang dipimpin Aipda Riki Andi Saputra, S.H., di bawah komando Kanit VI Buser Iptu Adrian, langsung bergerak memburu pelaku.


Tidak butuh waktu lama, persembunyian pelaku di kawasan Gurun Laweh berhasil dibongkar pada Sabtu malam (26/9/2026).


“Pelaku masuk dengan cara merusak gembok pintu kedai. Barang-barang onderdil dikumpulkan satu per satu ke dalam karung lalu dibawa kabur,” tegas Aipda Riki Andi Saputra.


Residivis Bermuka Dua: Ngaku Dua Kali Beraksi


Penangkapan ini sekaligus membongkar rekam jejak kelam pelaku. Dari hasil interogasi awal, pelaku ternyata bukan pemain baru. Ia merupakan residivis kasus serupa yang tidak kapok berurusan dengan hukum.


Di hadapan penyidik, pelaku mengakui setidaknya sudah dua kali melancarkan aksi pencurian di lokasi berbeda. Kendati demikian, Tim Klewang tak lantas percaya begitu saja dan terus mendalami dugaan adanya tempat kejadian perkara (TKP) lain yang menjadi korban kelihaiannya.


Dibanting Murah ke Penampung Rongsokan Pinggir Kali


Fakta miris lain terungkap dari alur distribusi barang bukti. Barang-barang onderdil berharga milik korban tidak dipakai sendiri, melainkan langsung dilempar ke pasar gelap rongsokan.


“Berdasarkan pengakuan pelaku, onderdil hasil curian tersebut dijual ke salah satu penampung besi rongsok di kawasan Padang Timur, tepatnya di sekitar pinggir kali,” beber Aipda Riki Andi.


Kini, fokus kepolisian tidak hanya berhenti pada sang eksekutor. Polisi mulai membidik jaringan penadah besi rongsok yang kerap menjadi 'pelabuhan aman' bagi barang-barang hasil kejahatan di Kota Padang.


Korban Rugi Rp28 Juta, Pelaku Terancam Hukuman Berat


Akibat ulah nekat pelaku, pemilik bengkel menderita kerugian materiil yang tidak sedikit, ditaksir mencapai Rp28 juta.


Saat ini, pelaku beserta barang bukti telah dijebloskan ke sel tahanan Polresta Padang untuk menjalani proses hukum lanjutan. Polisi memastikan akan mengusut tuntas seluruh rantai kejahatan ini mulai dari pembobolan, dugaan TKP lain, hingga pihak penadah hasil curian.


(AK)


#Headline #Pencurian #Kriminal

×
Berita Terbaru Update