-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Pages

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Pasca Banjir, Perumda Air Minum Kota Padang Bergerak Cepat Pulihkan IPA Gunung Pangilun, Distribusi Air Baku Jadi Prioritas

Senin, 03 Agustus 2026 | Agustus 03, 2026 WIB Last Updated 2026-08-04T04:45:38Z

Pasca Banjir, Perumda Air Minum Kota Padang Bergerak Cepat Pulihkan IPA Gunung Pangilun, Distribusi Air Baku Jadi Prioritas



AK47, Padang Sehari setelah banjir yang melanda Kota Padang pada Senin (3/8/2026) kemarin, membawa material lumpur, batu, kayu, dan sampah ke sejumlah aliran sungai, Perumda Air Minum Kota Padang bergerak cepat melakukan pemulihan pada intake Guo di Kampung Koto yang menjadi sumber air baku bagi Instalasi Pengolahan Air (IPA) Gunung Pangilun.


Pekerjaan perbaikan yang dilaksanakan oleh tim HK difokuskan pada pembersihan dan pengurasan endapan lumpur di mulut kanal intake. Material yang terbawa derasnya arus banjir menimbun area pengambilan air baku sehingga menghambat masuknya debit air menuju instalasi pengolahan.


Sejak pagi, petugas diterjunkan untuk menyingkirkan tumpukan lumpur, pasir, bebatuan, ranting pohon, hingga berbagai material lain yang menyumbat saluran intake. Proses ini dilakukan secara bertahap dengan mengutamakan keselamatan pekerja mengingat kondisi di sekitar sungai masih labil pascabanjir.


Keberadaan IPA Gunung Pangilun memiliki peran vital dalam sistem penyediaan air bersih Kota Padang. Apabila saluran pengambilan air baku terganggu, maka kapasitas produksi IPA Gunung Pangilun ikut menurun dan berpotensi memengaruhi kontinuitas distribusi air kepada pelanggan.


Karena itu, percepatan normalisasi menjadi langkah penting agar aliran air baku kembali lancar dan proses pengolahan dapat berjalan optimal. Tim teknis juga terus memantau kondisi sungai untuk mengantisipasi kemungkinan datangnya material susulan apabila hujan kembali turun di wilayah hulu.


Selain melakukan pengurasan lumpur di mulut kanal intake, petugas turut membersihkan area sekitar bangunan pengambilan air agar seluruh sistem dapat kembali beroperasi secara maksimal. Upaya ini merupakan bagian dari komitmen Perumda Air Minum Kota Padang dalam menjaga keandalan pelayanan meskipun dihadapkan pada kondisi cuaca ekstrem.


Kasubag Humas Perumda Air Minum Kota Padang, Adhie Zein, menegaskan bahwa respons cepat dilakukan agar dampak banjir terhadap pelayanan air bersih dapat ditekan semaksimal mungkin.


"Banjir memang meninggalkan tantangan yang tidak ringan. Material yang terbawa arus mengendap di mulut kanal intake sehingga menghambat masuknya air baku ke instalasi pengolahan. Karena itu, tim teknis langsung bergerak melakukan pengurasan dan pembersihan agar sistem dapat kembali berfungsi normal secepatnya," ujar Adhie Zein.


Ia menambahkan bahwa keberhasilan menjaga pasokan air bersih tidak hanya bergantung pada teknologi, tetapi juga pada kecepatan respons petugas di lapangan.


"Di balik setiap tetes air yang mengalir ke rumah pelanggan, ada kerja keras petugas yang berjibaku di lapangan, bahkan di tengah sisa-sisa banjir. Kami terus berupaya memastikan pelayanan tetap terjaga, sembari memohon pengertian masyarakat apabila di beberapa wilayah masih terjadi gangguan sementara akibat proses pemulihan ini. Kami optimistis, dengan kerja cepat dan kolaborasi seluruh tim, kondisi akan segera kembali normal," tutup Adhie Zein.


(AK)


#Headline #Padang #PerumdaAirMinum #Daerah #Banjir #Peristiwa

×
Berita Terbaru Update