
Digerebek Polisi! Tiga Orang Diciduk Bersama Sabu-Ganja di Payakumbuh, Salah Satunya Petugas Keamanan Terminal
AK47, Payakumbuh — Peredaran narkotika kembali terbongkar di Kota Payakumbuh. Satuan Reserse Narkoba Polres Payakumbuh menggerebek sebuah rumah di Kelurahan Bulakan Balai Kandi, Kamis (20/8/2026), dan mengamankan tiga orang yang diduga terlibat dalam tindak pidana narkotika.
Dari lokasi, polisi menemukan sabu dan ganja. Tak tanggung-tanggung, barang bukti yang diamankan terdiri dari tiga paket sabu dengan berat kotor 2,61 gram serta dua paket ganja kering dengan berat kotor 4,06 gram.
Tiga orang yang diamankan masing-masing berinisial YN (50), SP (59), dan MB (36).
Penangkapan ini menjadi sorotan karena MB diketahui merupakan pegawai outsourcing pada Dinas Perhubungan Provinsi Sumatera Barat yang ditugaskan di Terminal Bus Kota Payakumbuh untuk menjaga keamanan aset kantor.
Namun, terkait status dan keterlibatan MB dalam perkara narkotika tersebut, kepolisian masih melakukan pemeriksaan. Polisi belum menyimpulkan peran masing-masing terduga pelaku sebelum proses penyidikan dan pembuktian lebih lanjut rampung.
Rumah yang Dicurigai Akhirnya Digerebek
Pengungkapan kasus tersebut bermula dari informasi yang diterima polisi mengenai dugaan aktivitas penyalahgunaan narkotika di lokasi.
Informasi itu tidak langsung berujung pada penangkapan. Personel Satres Narkoba terlebih dahulu melakukan penyelidikan untuk memastikan dugaan aktivitas narkotika tersebut.
Setelah informasi dianggap cukup, petugas bergerak menuju lokasi dan mendapati ketiga terduga pelaku berada di dalam rumah.
Penggeledahan pun dilakukan.
Dari pemeriksaan tersebut, petugas menemukan sejumlah barang yang diduga merupakan narkotika jenis sabu dan ganja.
Temuan itu membuat perkara berkembang dari sekadar informasi masyarakat menjadi pengungkapan kasus narkotika dengan sejumlah barang bukti yang kini diamankan polisi.
Ada Bong hingga Timbangan Digital
Polisi tidak hanya menemukan paket narkotika.
Di lokasi, petugas juga menyita satu set alat hisap sabu atau bong, dua pak kertas papir merek Royo, timbangan digital, serta sejumlah barang bukti pendukung lainnya.
Keberadaan sejumlah barang tersebut kini menjadi bagian dari pendalaman penyidik.
Polisi harus mengurai secara terang bagaimana barang-barang tersebut berada di lokasi dan siapa yang menguasai atau menggunakannya.
Temuan bong juga menjadi salah satu petunjuk yang tengah didalami untuk mengungkap dugaan aktivitas penggunaan sabu di lokasi tersebut.
Namun, kepolisian tetap berhati-hati dan belum menetapkan kesimpulan mengenai peran masing-masing terduga pelaku hanya berdasarkan temuan awal.
Bukan Sekadar Menangkap, Polisi Kejar Asal Barang
Kapolres Payakumbuh AKBP Irwan Andeta, S.I.K., M.H., melalui Kasat Narkoba AKP Gusmanto, S.H., M.H., membenarkan penangkapan tersebut.
“Ketiga terduga pelaku diamankan beserta sejumlah barang bukti narkotika jenis sabu dan ganja. Saat ini masih dilakukan pemeriksaan dan pendalaman untuk mengetahui peran masing-masing serta asal-usul barang tersebut,” ujar AKP Gusmanto.
Pernyataan tersebut menjadi penegasan bahwa penyidikan tidak berhenti pada tiga orang yang telah diamankan.
Polisi kini berupaya menjawab sejumlah pertanyaan penting dalam perkara ini: siapa pemilik sebenarnya barang tersebut, dari mana narkotika diperoleh, untuk siapa barang itu disiapkan, dan apakah masih ada pihak lain yang berada di balik peredarannya.
Jika dalam pemeriksaan ditemukan fakta baru, kasus tersebut berpotensi dikembangkan lebih jauh.
Tak Ada Ruang bagi Peredaran Narkotika
Satres Narkoba Polres Payakumbuh menegaskan komitmennya untuk terus memburu pelaku penyalahgunaan maupun peredaran narkotika.
Narkotika, menurut kepolisian, bukan hanya persoalan hukum, tetapi juga ancaman serius terhadap keamanan masyarakat dan masa depan generasi muda.
Karena itu, polisi memastikan penindakan akan terus dilakukan berdasarkan informasi masyarakat, hasil penyelidikan, serta alat bukti yang ditemukan.
Dalam kasus Bulakan Balai Kandi ini, tiga orang telah diamankan. Sabu dan ganja telah disita. Namun, satu pekerjaan besar masih berada di tangan penyidik: membongkar seluruh mata rantai perkara hingga ke sumber barang tersebut.
Sebab, menangkap orang di lokasi hanyalah awal.
Pertanyaan besarnya kini adalah: siapa yang memasok narkotika itu, dan apakah penggerebekan ini akan membuka pintu menuju jaringan yang lebih besar di Payakumbuh?
(AK)
#Headline #GanjaKering #Sabu #Narkoba