
Air Bersih Mulai Mengalir Pascabanjir, Perumda Air Minum Kota Padang Terus Kebut Pemulihan Layanan
AK47, Padang — Kabar baik bagi masyarakat Kota Padang. Setelah banjir besar yang melanda pada Senin (3/8/2026) mengganggu operasional sejumlah instalasi pengolahan air, distribusi air bersih kini mulai berangsur pulih. Perumda Air Minum Kota Padang terus mengerahkan seluruh sumber daya untuk memastikan setiap pelanggan kembali menikmati layanan air bersih secepat mungkin.
Perkembangan paling menggembirakan datang dari wilayah Kuranji, di mana aliran air telah kembali mengalir sejak Selasa. Sementara itu, pelanggan yang dilayani IPA Paraku juga mulai menerima pasokan air secara bertahap. Meski demikian, tekanan air di beberapa kawasan pelayanan bagian selatan masih belum maksimal karena sistem distribusi masih dalam proses penyesuaian setelah terdampak banjir.
Berbeda dengan wilayah tersebut, pelayanan di kawasan pusat kota masih menghadapi tantangan. Proses perbaikan pada sistem accelerator di instalasi pengolahan air masih berlangsung sehingga distribusi belum dapat dilakukan secara normal.
Akibat proses pemulihan yang dilakukan bertahap, pola distribusi air di lapangan masih berbeda-beda. Ada wilayah yang hanya memperoleh aliran pada siang hari, ada yang baru mengalir pada malam hari, bahkan masih terdapat beberapa kawasan yang belum mendapatkan pasokan air. Kondisi ini merupakan bagian dari pengaturan distribusi agar air yang tersedia dapat menjangkau lebih banyak pelanggan sambil menunggu seluruh sistem kembali stabil.
Di sisi lain, kondisi IPA Guo terus menunjukkan perkembangan positif. Debit air baku (inflow) telah mencapai 80 liter per detik, tinggi muka air di reservoir berada pada level 70 sentimeter, sementara bukaan distribusi sudah dilakukan hingga 100 persen. Data tersebut menjadi indikator bahwa kapasitas produksi terus meningkat dan proses normalisasi layanan berjalan sesuai target.
Kasubag Humas Perumda Air Minum Kota Padang, Adhie Zein, menegaskan bahwa pemulihan layanan pascabanjir bukan sekadar menghidupkan kembali aliran air, tetapi juga memastikan kualitas air, keamanan instalasi, dan kestabilan tekanan tetap terjaga.
"Kami memahami bahwa air bersih merupakan kebutuhan utama masyarakat. Karena itu, sejak banjir terjadi seluruh tim teknis bekerja siang dan malam untuk membersihkan instalasi, memperbaiki peralatan yang terdampak, serta mengatur distribusi agar pelayanan dapat kembali normal secepat mungkin. Proses ini membutuhkan waktu karena dilakukan dengan mengutamakan aspek keselamatan dan kualitas layanan."
Adhie menjelaskan, pelanggan yang saat ini masih mengalami tekanan air lemah atau belum menerima aliran tidak berarti diabaikan. Sebaliknya, seluruh wilayah terdampak terus menjadi prioritas penanganan sesuai perkembangan kondisi teknis di lapangan.
"Kami mohon kesabaran dan pengertian seluruh pelanggan. Setiap jam kondisi jaringan terus berubah ke arah yang lebih baik. Tim kami terus melakukan pemantauan, membuka jaringan distribusi secara bertahap, dan memastikan setiap wilayah kembali memperoleh layanan. Target kami bukan hanya membuat air mengalir, tetapi memastikan seluruh pelanggan mendapatkan pelayanan yang aman, berkualitas, dan berkelanjutan."
Perumda Air Minum Kota Padang juga mengimbau masyarakat untuk menggunakan air secara bijaksana selama masa pemulihan berlangsung. Dengan semakin membaiknya kondisi instalasi pengolahan dan jaringan distribusi, perusahaan optimistis layanan air bersih di seluruh wilayah Kota Padang akan kembali normal secara bertahap dalam waktu dekat.
(AK)
#Headline #PerumdaAirMinum #Padang #Daerah