
Intake Guo Tersumbat Diterjang Arus Deras, Distribusi Air Perumda Air Minum Kota Padang ke Sejumlah Wilayah Kuranji Terhenti Sementara
AK47, Padang – Hujan deras yang mengguyur wilayah hulu sungai mengakibatkan gangguan serius terhadap sistem penyediaan air bersih Perumda Air Minum Kota Padang. Pada Kamis, 30 Juli 2026, derasnya arus sungai disertai meningkatnya debit air menyebabkan mulut Intake Guo tertutup material yang terbawa banjir, sehingga aliran air baku menuju Instalasi Pengolahan Air (IPA) Guo terhenti total.
Akibat kondisi tersebut, IPA Guo tidak dapat dioperasikan, sehingga distribusi air bersih kepada ribuan pelanggan di wilayah pelayanan Kuranji terpaksa dihentikan untuk sementara waktu hingga kondisi kembali normal.
Gangguan ini dipicu oleh tingginya intensitas hujan yang terjadi sejak malam sebelumnya. Material berupa kayu, ranting, bebatuan, serta sampah yang terbawa arus deras menumpuk di area intake dan menyumbat jalur masuk air baku. Kondisi tersebut membuat pasokan air menuju instalasi pengolahan tidak dapat mengalir sebagaimana mestinya.
Hingga Kamis pagi, arus sungai di sekitar Intake Guo masih sangat deras. Selain membahayakan keselamatan petugas, derasnya arus juga menyebabkan akses menuju lokasi intake belum dapat dilalui, sehingga proses pembersihan maupun penanganan belum bisa dilakukan secara maksimal.
Perumda Air Minum Kota Padang terus memantau perkembangan kondisi di lapangan dan telah menyiagakan tim teknis. Begitu debit sungai mulai menurun dan lokasi dinyatakan aman, petugas akan segera melakukan pembersihan material penyumbat agar Intake Guo dapat kembali berfungsi dan IPA Guo segera dioperasikan.
Adapun wilayah pelanggan yang terdampak penghentian sementara distribusi air meliputi:
- Belimbing
- Bukit Belimbing Indah
- Taruko I dan II
- Kalumbuk
- Balai Baru
- Wahana VI
- Buana Indah III
- Rimbo Tarok
- Tarok Indah I dan II
Perumda Air Minum Kota Padang mengimbau seluruh pelanggan di wilayah terdampak agar menggunakan cadangan air yang masih tersedia secara bijaksana selama proses penanganan berlangsung. Normalisasi distribusi akan dilakukan segera setelah kondisi intake dinyatakan aman dan Instalasi Pengolahan Air Guo kembali beroperasi.
Perusahaan juga menyampaikan permohonan maaf atas terganggunya pelayanan yang terjadi akibat faktor alam yang berada di luar kendali operasional.
Gangguan ini menjadi pengingat bahwa infrastruktur penyediaan air bersih sangat bergantung pada kondisi daerah aliran sungai. Curah hujan ekstrem tidak hanya meningkatkan risiko banjir, tetapi juga membawa material yang dapat menghambat operasional intake, sehingga berdampak langsung terhadap kontinuitas pelayanan air minum kepada masyarakat.
Perumda Air Minum Kota Padang memastikan seluruh upaya penanganan akan dilakukan secepat mungkin dengan tetap mengutamakan keselamatan personel di lapangan. Masyarakat diminta tetap tenang, bersabar, dan mengikuti informasi resmi terkait perkembangan proses pemulihan distribusi air hingga pelayanan kembali normal.
(AK)
#Headline #PerumdaAirMinum #Daerah #Padang