Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Pages

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Gangguan Distribusi Air di Koto Tangah, Perumda AM Padang Lakukan Perbaikan Pipa Bocor DN 250

Jumat, 01 Mei 2026 | Mei 01, 2026 WIB Last Updated 2026-05-01T07:41:03Z

Gangguan Distribusi Air di Koto Tangah, Perumda AM Padang Lakukan Perbaikan Pipa Bocor DN 250



AK47, PADANG Warga di sejumlah kawasan Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, dihadapkan pada gangguan distribusi air bersih menyusul pekerjaan perbaikan kebocoran pipa utama berdiameter besar (DN 250 PVC) di wilayah Kampung Jambak, Batipuh Panjang, Jumat (1/5/2026).


Pekerjaan ini dilakukan oleh Perumda Air Minum Kota Padang sebagai respons atas terdeteksinya kebocoran yang berpotensi menimbulkan kerugian air (non-revenue water) sekaligus menurunkan kualitas pelayanan kepada pelanggan jika tidak segera ditangani.


Kebocoran pada pipa distribusi utama seperti DN 250 tergolong krusial karena menjadi jalur suplai air bagi ribuan pelanggan. Dampaknya tidak hanya berupa penurunan tekanan air, tetapi juga bisa menyebabkan aliran terhenti total di wilayah tertentu selama proses perbaikan berlangsung.


Selama pekerjaan berlangsung, pelanggan di sejumlah kawasan terdampak dipastikan mengalami gangguan berupa tekanan air yang melemah hingga tidak mengalir sama sekali. Wilayah yang terdampak meliputi Komplek Jihad Persada 2, Komplek Lubuk Gading 5, Komplek Mutiara Putih, Kampung Jambak, Lubuk Buaya, serta Padang Sarai dan sekitarnya.


Perumda Air Minum Kota Padang belum menetapkan batas waktu pasti penyelesaian pekerjaan, namun memastikan bahwa perbaikan dilakukan secara intensif hingga tuntas demi memulihkan layanan secara normal.


Kasubag Humas Perumda Air Minum Kota Padang, Adhie Zein, menjelaskan bahwa langkah perbaikan ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menjaga kontinuitas dan kualitas distribusi air bersih kepada masyarakat.


“Pipa DN 250 ini termasuk jaringan utama yang melayani cukup banyak pelanggan. Ketika terjadi kebocoran, penanganannya tidak bisa ditunda karena dampaknya luas. Kami memilih melakukan perbaikan secepat mungkin agar kerugian air tidak semakin besar dan pelayanan bisa segera kembali normal,” ujarnya kepada Aksara47.com, Jumat (1/5/2026).


Adhie juga menegaskan bahwa pihaknya telah menurunkan tim teknis berpengalaman ke lokasi untuk mempercepat proses perbaikan, sekaligus meminimalisir durasi gangguan yang dirasakan pelanggan.


Ia turut mengimbau masyarakat untuk bersikap antisipatif selama pekerjaan berlangsung.


“Kami mengimbau pelanggan untuk menampung air sebagai cadangan sebelum tekanan benar-benar turun. Ini penting agar aktivitas rumah tangga tetap berjalan meski suplai terganggu sementara,” tambahnya.


Lebih lanjut, Adhie menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pelanggan. Menurutnya, gangguan seperti ini merupakan konsekuensi dari upaya perbaikan infrastruktur yang justru bertujuan meningkatkan kualitas layanan ke depan.


“Setiap pekerjaan perbaikan memang berpotensi menimbulkan gangguan sementara. Namun ini adalah investasi pelayanan jangka panjang agar distribusi air lebih stabil, tekanan lebih merata, dan kebocoran bisa ditekan,” katanya.


Perumda Air Minum Kota Padang juga memastikan akan terus memberikan pembaruan informasi kepada masyarakat terkait perkembangan pekerjaan di lapangan. Warga diimbau untuk tetap mengikuti informasi resmi dan segera melapor jika terjadi gangguan berkepanjangan setelah pekerjaan dinyatakan selesai.


Dengan langkah cepat ini, diharapkan distribusi air bersih di wilayah Koto Tangah dapat segera pulih dan kembali melayani kebutuhan masyarakat secara optimal.


(AK)


#PerumdaAirMinum #Padang #Headline

×
Berita Terbaru Update