
Sestama BNPB Tinjau Langsung Banjir Bandang di Kuranji, Pemko Padang Dorong Percepatan Penanganan dan Rehabilitasi Pascabencana
AK47, Padang — Derasnya hujan yang mengguyur Kota Padang sejak Senin (3/8/2026) meninggalkan luka di berbagai penjuru kota. Permukiman warga terendam, fasilitas pendidikan dipenuhi lumpur, dan sejumlah infrastruktur mengalami kerusakan akibat banjir yang melanda beberapa kecamatan. Di tengah upaya penanganan yang terus dilakukan, Pemerintah Kota Padang mendapat perhatian langsung dari pemerintah pusat melalui kunjungan Sekretaris Utama Badan Penanggulangan Bencana Nasional (Sestama BNPB), Rustian, ke lokasi terdampak banjir bandang di kawasan Lapau Munggu, Kelurahan Kuranji, Kecamatan Kuranji, Selasa (4/8).
Dalam peninjauan tersebut, Rustian didampingi Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir. Turut hadir Kepala Pelaksana BPBD Kota Padang Hendri Zulviton, Camat Kuranji Rozaldi Rosman, beserta jajaran pemerintah daerah dan unsur terkait lainnya.
Kawasan Lapau Munggu menjadi salah satu titik yang mengalami dampak cukup berat. Di lokasi ini, rombongan meninjau langsung kondisi lingkungan yang terdampak, mengamati kerusakan yang ditimbulkan banjir, sekaligus berdialog dengan petugas di lapangan mengenai berbagai kebutuhan mendesak dalam proses penanganan dan pemulihan.
Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir menjelaskan, hujan berintensitas tinggi yang mengguyur Kota Padang menyebabkan banjir di sejumlah wilayah, di antaranya Kecamatan Kuranji, Nanggalo, dan Koto Tangah. Selain menggenangi rumah-rumah warga, banjir juga mengganggu aktivitas masyarakat, merusak sejumlah infrastruktur, serta meninggalkan endapan lumpur di berbagai fasilitas pendidikan yang membutuhkan penanganan segera.
Menurut Maigus, pemerintah kota bergerak cepat bersama BPBD, perangkat daerah, TNI, Polri, relawan, dan masyarakat untuk melakukan penanganan darurat. Namun, besarnya dampak bencana membuat dukungan pemerintah pusat menjadi sangat penting agar proses pemulihan dapat berjalan lebih cepat dan menyeluruh.
"Kami mohon bantuan dari Pak Sestama BNPB agar dapat mendukung penanganan bencana di Kota Padang. Kami juga berharap proses rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana yang ditangani pemerintah pusat akibat bencana hidrometeorologi November 2025 dapat dipercepat, sehingga masyarakat dapat segera merasakan manfaatnya," ujar Maigus Nasir.
Ia menegaskan bahwa percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi tidak hanya bertujuan memperbaiki kerusakan fisik, tetapi juga mengembalikan aktivitas sosial, pendidikan, dan perekonomian masyarakat yang terdampak. Menurutnya, kolaborasi yang kuat antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah akan menjadi faktor penentu dalam mempercepat proses pemulihan.
Sementara itu, Sestama BNPB Rustian menyampaikan bahwa kunjungannya ke Kota Padang merupakan bentuk komitmen BNPB untuk memastikan penanganan bencana dilakukan berdasarkan kondisi nyata di lapangan. Dengan melihat langsung lokasi terdampak, BNPB dapat memetakan kebutuhan prioritas sehingga dukungan yang diberikan benar-benar tepat sasaran.
"Kami akan menginventarisasi kebutuhan di lapangan dan mengoordinasikannya lebih lanjut agar proses penanganan maupun pemulihan pascabencana dapat berjalan dengan baik. BNPB akan terus bersinergi dengan Pemerintah Kota Padang dalam upaya percepatan penanganan dampak bencana," kata Rustian.
Ia menambahkan, hasil peninjauan lapangan akan menjadi bahan evaluasi dan koordinasi lebih lanjut bersama pemerintah daerah untuk menentukan langkah-langkah strategis, baik dalam penanganan darurat maupun program rehabilitasi dan rekonstruksi.
Kunjungan tersebut sekaligus menunjukkan komitmen pemerintah pusat dalam memperkuat sinergi dengan Pemerintah Kota Padang dalam menghadapi bencana hidrometeorologi yang semakin kompleks. Pendekatan yang dilakukan tidak hanya berorientasi pada penanganan saat bencana terjadi, tetapi juga diarahkan untuk memperkuat ketahanan daerah melalui pembangunan kembali infrastruktur yang lebih tangguh dan peningkatan kapasitas mitigasi bencana.
Bagi Pemerintah Kota Padang, kehadiran Sestama BNPB menjadi momentum penting untuk mempercepat berbagai langkah pemulihan. Harapannya, dukungan pemerintah pusat dapat segera diwujudkan sehingga masyarakat yang terdampak dapat kembali menjalani aktivitas secara normal, sementara proses rehabilitasi dan rekonstruksi berjalan lebih cepat, efektif, dan berkelanjutan demi terwujudnya Kota Padang yang semakin tangguh menghadapi bencana.
(AK)
#Headline #Padang #Daerah