-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Pages

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Challenge Al-Qur’an Dibayar Miras Berujung Polisi: Dua Orang Diamankan, Kasus Mengarah ke Penyidikan

Rabu, 12 Agustus 2026 | Agustus 12, 2026 WIB Last Updated 2026-08-12T14:20:23Z

Challenge Al-Qur’an Dibayar Miras Berujung Polisi: Dua Orang Diamankan, Kasus Mengarah ke Penyidikan



AK47, Jakarta — Sebuah aksi yang awalnya berlangsung di tengah hiruk-pikuk festival musik kini berubah menjadi perkara hukum.


Challenge hafalan Al-Qur’an dengan imbalan minuman keras (miras) yang digelar di sebuah booth sponsor saat The Sounds Project di Ecopark, Ancol, Pademangan, Jakarta Utara, memantik kontroversi besar. Video aksi tersebut viral di media sosial, menuai kecaman, hingga akhirnya menyeret persoalan itu ke meja penyelidikan polisi.


Tak berhenti pada pemeriksaan saksi, polisi kini telah mengamankan dua orang, masing-masing perempuan berinisial R dan laki-laki berinisial E.


Keduanya diperiksa di Polres Metro Jakarta Utara terkait dugaan tindak pidana penistaan.


Plh Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Oki Waskito mengatakan, penyidik saat ini tengah mendalami peran kedua orang tersebut serta rangkaian kejadian yang melatarbelakangi munculnya challenge kontroversial itu.

 

“Pelaku penistaan saat ini sudah diamankan di Polres Metro Jakarta Utara. Seorang perempuan berinisial R dan laki-laki berinisial E,” ujar Oki kepada wartawan, Rabu (12/8/2026).


Bukan Sekadar Konten Viral


Peristiwa tersebut kini tidak lagi dipandang polisi sebagai sekadar aksi spontan yang kemudian menjadi bahan perbincangan di media sosial.


Penyidik tengah menguji apakah tindakan tersebut mengandung unsur pidana.


Oki menyebut perkara tersebut mengarah ke tahap penyidikan. Namun, kepastian peningkatan status perkara masih harus diputuskan melalui gelar perkara.

 

“Dua yang kita arah penyidikan,” tegas Oki.


Gelar perkara dijadwalkan dilakukan Rabu malam. Polisi memberikan batas waktu hingga Kamis (13/8/2026) untuk menentukan apakah perkara tersebut resmi ditingkatkan dari penyelidikan menjadi penyidikan.

 

“Kita rencananya nanti malam akan digelarkan, paling lambat besok. Karena waktu 24 jam dari tadi pagi untuk menentukan peningkatan menjadi proses sidik,” jelasnya.


Artinya, dalam hitungan jam, arah kasus yang telah menyedot perhatian publik ini akan semakin jelas.


Polisi Bongkar Awal Mula Challenge


Sementara itu, Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol Iman Imanuddin mengungkap fakta awal mengenai bagaimana challenge tersebut bisa muncul.


Dari penyelidikan sementara, polisi menduga aksi itu tidak tercantum sebagai agenda resmi penyelenggara festival.


Challenge tersebut diduga bermula ketika seorang pengunjung mengambil mikrofon yang tersedia di lokasi. Dengan menggunakan mikrofon tersebut, ia kemudian menantang pengunjung lain untuk melafalkan ayat Al-Qur’an dengan imbalan minuman beralkohol.


Aksi itu direkam dan kemudian menyebar di media sosial.


Dalam waktu singkat, potongan video tersebut menjadi viral dan memicu reaksi keras dari masyarakat.

 

“Berdasarkan informasi yang diperoleh dari hasil penyelidikan kami, yang bersangkutan diduga merupakan pengunjung yang datang. Pengunjung tersebut kemudian mengambil mikrofon dan secara spontan melakukan challenge,” ujar Iman.


Polisi mengaku telah mengantongi identitas orang yang diduga melakukan challenge.


Namun, penyidik masih harus memastikan apakah tindakan tersebut benar-benar dilakukan secara spontan atau terdapat rangkaian peristiwa lain di baliknya.


Sponsor dan Penyelenggara Ikut Diperiksa


Untuk membongkar persoalan secara menyeluruh, polisi tidak hanya mengejar sosok yang diduga melakukan challenge.


Pihak manajemen, penyelenggara acara, pemilik brand minuman, hingga pengunjung yang mengetahui kejadian turut dimintai keterangan.


Pemeriksaan terhadap mereka diperlukan untuk menjawab sejumlah pertanyaan penting: bagaimana mikrofon bisa digunakan oleh pengunjung, siapa yang berada di booth saat kejadian, apakah ada petugas yang mengetahui aksi tersebut, serta bagaimana challenge tersebut berlangsung hingga akhirnya direkam dan menyebar luas.


Iman mengatakan pemeriksaan terhadap pihak penyelenggara dan pemilik brand telah dilakukan sejak Selasa malam.

 

“Tadi malam kami sudah melakukan pemeriksaan dan mengambil keterangan dari pihak penyelenggara maupun pemilik brand. Kami juga sudah mengidentifikasi pihak yang melakukan challenge tersebut,” katanya.


Dari Panggung Hiburan ke Meja Penyidik


Kasus ini menunjukkan bagaimana sebuah aksi yang mungkin awalnya dianggap sebagai candaan atau hiburan dapat berubah menjadi persoalan serius ketika menyentuh simbol dan nilai keagamaan.


Persoalannya bukan semata-mata tentang sebuah video yang viral. Polisi kini harus mengurai siapa melakukan apa, dalam kapasitas apa, dengan sepengetahuan siapa, serta apakah rangkaian tindakan tersebut memenuhi unsur tindak pidana.


Di sisi lain, pihak-pihak yang diperiksa juga belum otomatis dinyatakan bersalah. Status hukum mereka masih bergantung pada hasil penyelidikan, alat bukti, serta keputusan penyidik setelah gelar perkara.


Publik Menunggu Jawaban Polisi

Kasus challenge hafalan Al-Qur’an berhadiah miras ini kini berada di titik krusial.


Dua orang telah diamankan. Identitas orang yang diduga melakukan challenge telah dikantongi. Penyelenggara dan pemilik brand telah diperiksa. Polisi juga tengah mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi di lokasi.


Selanjutnya, gelar perkara akan menjadi pintu penentu.


Jika bukti dinilai cukup, perkara dapat naik ke tahap penyidikan. Sebaliknya, jika unsur pidana belum terpenuhi, polisi harus menentukan langkah hukum berikutnya berdasarkan fakta yang ditemukan.


Satu hal yang jelas, video yang semula hanya beredar di media sosial kini telah berubah menjadi perkara yang ditangani aparat penegak hukum.


Dan publik kini menunggu satu jawaban: siapa yang harus bertanggung jawab atas challenge yang mempertemukan hafalan Al-Qur’an dengan hadiah minuman keras tersebut?


(AK)


#Headline #PenistaanAgama #Peristiwa #Viral

×
Berita Terbaru Update