-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Pages

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Tak Lagi Kapolri, Listyo Sigit Tegaskan Masih Polisi Aktif hingga 2027

Kamis, 01 Oktober 2026 | Oktober 01, 2026 WIB Last Updated 2026-10-01T11:07:56Z

Tak Lagi Kapolri, Listyo Sigit Tegaskan Masih Polisi Aktif hingga 2027



AK47, Jakarta - Pergantian jabatan tidak membuat Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo meninggalkan institusi Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri).


Meski tongkat komando Kapolri kini berada di tangan Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto, Listyo menegaskan dirinya masih berstatus sebagai anggota Polri aktif. Ia baru akan memasuki masa pensiun pada 2027.


Pernyataan itu disampaikan Listyo seusai dilantik Presiden Prabowo Subianto sebagai Kepala Staf Kepresidenan (KSP) di Istana Negara, Jakarta, Kamis (1/10/2026).


“Statusnya masih aktif. Ya masih lanjut saja. Kan pensiun saya masih 2027,” kata Listyo.


Pernyataan singkat tersebut sekaligus menjawab pertanyaan mengenai statusnya setelah tidak lagi menduduki jabatan sebagai Kapolri.


Kini, Listyo memang tidak lagi berada di pucuk pimpinan Korps Bhayangkara. Namun, perjalanan pengabdiannya belum berakhir. Ia mendapat amanah baru di lingkungan Istana Negara sebagai Kepala Staf Kepresidenan.


Perubahan posisi itu menempatkan Listyo pada babak baru perjalanan kariernya, setelah sebelumnya memimpin institusi Polri sebagai Kapolri.


Tongkat Komando Beralih kepada Suyudi


Di tengah perpindahan jabatan Listyo, Presiden Prabowo juga resmi melantik Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri baru.


Suyudi kini mengemban tanggung jawab sebagai pimpinan tertinggi institusi kepolisian menggantikan Listyo.


Bagi Listyo, pergantian kepemimpinan tersebut merupakan bagian dari perjalanan institusi. Ia pun memberikan ucapan selamat kepada Suyudi sekaligus menyampaikan harapan agar Kapolri baru mampu menjaga kepercayaan yang diberikan kepadanya.


Listyo mengaku cukup mengenal Suyudi. Keduanya pernah berkoordinasi dalam wilayah yang hampir sama.


Namun, ada sejumlah karakter yang menurut Listyo melekat pada sosok Suyudi.


“Saya mengenal beliau karena kebetulan kami pernah berkoordinasi di wilayah yang hampir sama. Namun secara khusus saya mengenal beliau adalah seorang pekerja keras dan tentunya banyak kreativitas serta integritas,” ujar Listyo.


Penilaian tersebut disampaikan Listyo ketika memberikan pandangannya mengenai sosok yang kini meneruskan tugasnya memimpin Polri.


Pesan Listyo untuk Kapolri Baru


Listyo juga menitipkan pesan penting kepada Suyudi.


Menurutnya, kepercayaan sebagai Kapolri merupakan amanah besar yang harus dijaga. Terlebih, tantangan kepolisian ke depan akan terus berkembang seiring perubahan situasi nasional maupun dinamika global.


Karena itu, ia berharap Suyudi dapat terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.


“Jadi saya ucapkan selamat kepada Pak Suyudi sebagai Kapolri yang baru. Kita doakan beliau untuk terus sukses dalam mengemban amanah sebagai pimpinan Polri,” tutur Listyo.


Pesan tersebut sekaligus menjadi penanda transisi kepemimpinan di tubuh Polri. Setelah beberapa tahun berada di posisi teratas, Listyo kini menyerahkan ruang kepemimpinan kepada generasi berikutnya.


Namun, pengabdiannya sebagai anggota Polri belum selesai.


Masih Aktif hingga 2027


Penegasan Listyo mengenai masa pensiun menjadi salah satu poin penting setelah dirinya dilantik sebagai KSP.


Ia memastikan statusnya sebagai anggota Polri masih aktif. Dengan demikian, meski jabatan Kapolri telah beralih kepada Suyudi, Listyo belum berstatus sebagai purnawirawan.


“Kan pensiun saya masih 2027,” tegasnya.


Artinya, posisi baru di lingkungan Istana tidak serta-merta mengakhiri status kedinasannya sebagai anggota Polri.


Listyo kini menghadapi tugas dengan karakter berbeda. Jika sebelumnya ia berada di garis depan dalam memimpin institusi penegak hukum, sebagai KSP ia mendapat mandat dalam lingkungan pemerintahan dan kepresidenan.


Terima Bintang Mahaputera Adipurna


Momentum pergantian jabatan itu juga diwarnai penghargaan negara yang diterima Listyo.


Presiden Prabowo memberikan Tanda Kehormatan Bintang Mahaputera Adipurna kepada Listyo Sigit.


Penghargaan tersebut menjadi bagian dari rangkaian agenda kenegaraan di Istana Negara pada hari yang sama.


Listyo menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo atas penghargaan tersebut. Namun, ia juga menegaskan bahwa perjalanan pengabdiannya tidak terlepas dari dukungan masyarakat dan seluruh elemen bangsa.


“Saya berterima kasih kepada Bapak Presiden dan juga tentunya seluruh masyarakat yang selama ini mendukung kami dalam melaksanakan tugas-tugas,” ujarnya.


Menurut Listyo, dukungan masyarakat menjadi bagian penting dalam pelaksanaan tugas kepolisian.


“Karena tanpa dukungan dari seluruh elemen masyarakat, seluruh elemen bangsa, tentunya kami juga tidak akan mendapatkan anugerah,” sambungnya.


Ia kemudian kembali menyampaikan terima kasih kepada Presiden, rakyat Indonesia, dan keluarga besar Polri.


“Oleh karena itu, sekali lagi saya ucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden dan kepada seluruh rakyat Indonesia dan juga seluruh keluarga besar Polri,” kata Listyo.


Dari Pucuk Polri ke Lingkar Istana


Perjalanan Listyo Sigit kini memasuki fase baru.


Ia tidak lagi menjadi orang nomor satu di institusi Polri. Namun, ia juga belum meninggalkan institusi tersebut karena masa pensiunnya baru akan tiba pada 2027.


Di saat yang sama, tanggung jawab sebagai Kapolri telah resmi berpindah kepada Suyudi Ario Seto.


Pergantian ini membuat peta kepemimpinan di tubuh Polri berubah. Suyudi menghadapi tantangan baru sebagai Kapolri, sementara Listyo membawa pengalaman panjangnya di kepolisian ke jabatan baru sebagai Kepala Staf Kepresidenan.


Dengan status masih sebagai polisi aktif hingga 2027, Listyo kini menjalani babak baru pengabdian bukan lagi dari balik meja pimpinan Mabes Polri, melainkan dari lingkungan Istana Negara.


Satu hal yang ia pastikan: jabatan Kapolri boleh berganti, tetapi pengabdiannya sebagai anggota Polri belum berakhir.


(AK)


#Headline #Polri #Nasional

×
Berita Terbaru Update