-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Pages

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Di Tengah Harapan Damai, Langit Gaza Kembali Membara: Delapan Warga Palestina, Termasuk Anak-Anak, Tewas Digempur Serangan Israel

Minggu, 02 Agustus 2026 | Agustus 02, 2026 WIB Last Updated 2026-08-02T11:04:06Z

Di Tengah Harapan Damai, Langit Gaza Kembali Membara: Delapan Warga Palestina, Termasuk Anak-Anak, Tewas Digempur Serangan Israel



AK47, Gaza  — Ketika secercah harapan akan terwujudnya gencatan senjata mulai menyala, dentuman bom kembali memecah langit Jalur Gaza. Serangkaian serangan udara yang dilancarkan militer Israel pada Minggu (2/8/2026) mengubah kawasan permukiman menjadi lokasi kehancuran, merenggut sedikitnya delapan nyawa warga Palestina, termasuk dua anak, serta melukai sejumlah warga lainnya.


Serangan yang menghantam Khan Younis, Deir al-Balah, hingga Kota Gaza terjadi di tengah pengumuman mengenai kelanjutan tahap berikutnya dari rencana gencatan senjata. Namun, alih-alih menghadirkan ketenangan, warga kembali dihadapkan pada suara ledakan, kepulan asap, dan kepanikan yang menyelimuti lingkungan tempat tinggal mereka.


Satu Keluarga Tewas di Khan Younis


Di kawasan Al-Qarara, barat laut Khan Younis, sebuah apartemen milik keluarga Al-Hams luluh lantak setelah dihantam serangan udara. Menurut sumber medis di Rumah Sakit Nasser dan keterangan para saksi, tiga anggota keluarga ditemukan meninggal dunia di bawah reruntuhan bangunan.


Korban terdiri atas Mahmoud Zaki Al-Hams (38), istrinya Fatima Al-Hams (37), serta putri mereka yang masih kecil. Tiga warga lainnya mengalami luka-luka dan langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.


Tak berselang lama, artileri Israel kembali menggempur kawasan Dar Al-Salam, pusat Khan Younis. Hingga kini belum ada laporan resmi mengenai korban dari serangan tersebut, namun warga dilaporkan bergegas meninggalkan wilayah yang terus diguyur tembakan.


Pasangan Lansia Tak Selamat


Di wilayah Deir al-Balah, Gaza tengah, sebuah rumah di kawasan Al-Mashaala menjadi sasaran serangan dari helikopter Israel.


Serangan itu mengakhiri hidup pasangan lansia Kamal Abu Muailiq (68) dan istrinya Huda (59). Informasi mengenai korban diperoleh dari sumber medis dan para saksi yang berada di lokasi. Rumah yang mereka tempati dilaporkan mengalami kerusakan parah akibat hantaman serangan.


Kota Gaza Kembali Berduka


Duka yang sama juga menyelimuti Kota Gaza. Sebuah apartemen di Menara Al-Sousi, dekat kawasan pelabuhan, menjadi sasaran serangan udara yang menewaskan satu keluarga.


Menurut sumber medis di Rumah Sakit Al-Shifa, korban adalah Abdullah Abu Taif (33), istrinya Abeer Anan (29), dan putra mereka yang baru berusia lima tahun, Azzam.


Kematian satu keluarga tersebut kembali menambah panjang daftar korban sipil dalam konflik yang terus berlangsung dan belum menunjukkan tanda-tanda akan segera berakhir.


Gencatan Senjata yang Kembali Dipertanyakan


Serangan terbaru ini terjadi di tengah upaya melanjutkan proses gencatan senjata yang sebelumnya diharapkan dapat mengurangi eskalasi konflik. Namun, rentetan ledakan yang kembali mengguncang Gaza membuat harapan itu kembali dipertanyakan.


Hingga berita ini diturunkan, belum ada penjelasan resmi mengenai rincian operasi militer tersebut maupun perkembangan terbaru terkait implementasi tahap lanjutan gencatan senjata.


Sementara itu, tim medis masih berjibaku merawat para korban, sedangkan warga terus mengevakuasi mereka yang terjebak di bawah reruntuhan bangunan. Di tengah kehancuran yang terus bertambah, masyarakat sipil kembali menjadi pihak yang paling merasakan dampak dari konflik yang belum menemukan jalan penyelesaian.


(AK)


#Headline #Internasional #AgresiIsrael

×
Berita Terbaru Update